Barcelona 5-1 Feyenoord: Dominasi Lini Tengah Jadi Kunci

Barcelona menang 5-1 atas Feyenoord di Liga Champions 2026-27. Rodri, Pedri, dan Dani Olmo berperan penting di lini tengah.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 10 September 2026, 06:29 WIB
Pemain Barcelona Dani Olmo (kiri) mendapat kartu kuning dari wasit Sven Jablonski dalam laga Liga Champions antara Barcelona vs Feyenoord di Barcelona, Spanyol, Rabu, 9 September 2026. (AP Photo/Emilio Morenatti)

Bola.com, Jakarta - Barcelona membuka perjalanan di Liga Champions 2026-27 dengan kemenangan telak 5-1 atas Feyenoord di Camp Nou, Rabu (9/9/2026) malam WIB. Selain produktif di depan gawang, Barcelona juga tampil dominan berkat kemampuan lini tengah dalam mengatur tempo pertandingan.

Rodri, Pedri, dan Dani Olmo menjalankan fungsi berbeda di area tengah Barcelona. Ketiganya membantu tim menjaga aliran bola, mengontrol ruang, serta mendukung transisi cepat ketika Barcelona beralih dari bertahan ke menyerang.

Advertisement

Struktur tersebut membuat Barcelona mampu mempertahankan tekanan terhadap Feyenoord sepanjang pertandingan. Raphinha menjadi pemain paling produktif dengan dua gol, sedangkan Karim Adeyemi, Lamine Yamal, dan Gabriel Jesus masing-masing mencetak satu gol.


Rodri Jadi Fondasi di Lini Tengah

Pemain Barcelona, Rodrigo, beraksi dalam pertandingan Liga Spanyol melawan Athletic Bilbao di Barcelona, Spanyol, Jumat (28/8/2026). (AP Photo/Joan Monfort)

Rodri memainkan peran penting sebagai gelandang paling dalam dalam skema Barcelona. Kehadirannya memberikan perlindungan di depan lini belakang sekaligus memungkinkan pemain lain bergerak lebih bebas ketika tim menguasai bola.

Posisi tersebut membuat Pedri dapat mengambil peran lebih ofensif tanpa membuat Barcelona kehilangan keseimbangan. Rodri juga aktif membantu tim mendapatkan kembali bola setelah serangan terputus.

Kehadiran gelandang asal Spanyol itu membuat struktur Barcelona tetap solid ketika banyak pemain naik membantu serangan. Ia menjadi penghubung antara pertahanan dan lini tengah sekaligus menjadi titik awal dalam membangun serangan dari area bawah.


Pedri Jadi Penggerak Serangan

Gelandang Real Madrid asal Inggris #05, Jude Bellingham, menantang gelandang Barcelona asal Spanyol #08, Pedri, dalam pertandingan final Copa del Rey (Piala Raja) antara FC Barcelona dan Real Madrid CF di Stadion La Cartuja, Sevilla, pada 26 April 2025.Josep LAGO / AFP

Pedri mendapatkan ruang untuk bermain lebih agresif berkat keberadaan Rodri di belakangnya. Gelandang asal Kepulauan Canary itu memanfaatkan kebebasan tersebut dengan terus bergerak mencari ruang di antara lini Feyenoord.

Pergerakannya turut membantu Barcelona menciptakan peluang dari area tengah. Salah satu kontribusi terpenting Pedri hadir pada menit ke-57 ketika umpannya menghasilkan gol kedua Raphinha.

Assist tersebut menggambarkan pengaruh Pedri dalam membangun serangan Barcelona. Kemampuannya menemukan celah membuat permainan tuan rumah tidak hanya bergantung pada serangan dari sisi lapangan.


Olmo Lengkapi Kontrol Barcelona

Pemain Feyenoord Tijme Wessels berebut bola dengan pemain Barcelona Dani Olmo dalam laga Liga Champions antara Barcelona vs Feyenoord di Barcelona, Spanyol, Rabu, 9 September 2026. (AP Photo/Emilio Morenatti)

Dani Olmo melengkapi komposisi lini tengah Barcelona dalam pertandingan tersebut. Ia dipercaya menjadi starter setelah Fermin Lopez tampil impresif pada awal musim.

Olmo tidak terlalu menonjol dalam hal ancaman langsung ke gawang Feyenoord. Namun, pergerakannya dan kemampuannya mengalirkan bola membantu Barcelona mempertahankan kendali permainan.

Peran Rodri, Pedri, dan Olmo akhirnya menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan besar Barcelona. Dengan lini tengah yang mampu mengontrol pertandingan, Barcelona dapat menjaga tekanan sekaligus memaksimalkan kualitas para pemain di lini depan.

Sumber: Barca Universal


Klasemen

Berita Terkait