Bola.com, Jakarta - Barcelona mengawali perjalanan di Liga Champions 2026-27 dengan kemenangan besar atas Feyenoord. Bermain di Camp Nou pada Rabu (9/9/2026), Blaugrana menang 5-1 berkat penampilan efektif para pemain depan.
Raphinha menjadi aktor utama dengan mencetak dua gol, sedangkan Karim Adeyemi, Lamine Yamal, dan Gabriel Jesus masing-masing menyumbangkan satu gol. Produktivitas tersebut memperlihatkan bahwa Barcelona memiliki banyak sumber ancaman ketika memasuki area pertahanan lawan.
Tidak hanya soal jumlah gol, setiap pemain depan memberikan karakter berbeda dalam permainan. Raphinha menawarkan ketenangan dalam penyelesaian akhir, Adeyemi mengandalkan tembakan jarak jauh, sementara Yamal dan Jesus memberikan kontribusi penting pada fase akhir pertandingan.
Raphinha Kembali Jadi Penentu
Raphinha hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk membawa Barcelona unggul atas Feyenoord. Kapten Barcelona itu mampu melepaskan diri dari kawalan dua pemain sebelum menyelesaikan peluang dengan tenang.
Pemain Brasil tersebut kembali mencetak gol pada menit ke-57 setelah menerima umpan dari Pedri. Pergerakannya di area depan sekaligus menjadi bukti bahwa Barcelona tetap memiliki sumber gol berbahaya meski tidak mengandalkan penyerang tengah murni.
Adeyemi Beri Variasi Serangan
Karim Adeyemi menjalani debutnya di Liga Champions bersama Barcelona dengan cara yang ideal. Ia mencetak gol pada menit ke-22 melalui tembakan jarak jauh yang melengkung dan sulit dihentikan penjaga gawang Feyenoord.
Pemain sayap tersebut tidak hanya berkontribusi lewat gol, tetapi juga mampu membangun koneksi dengan pemain depan lainnya. Kehadiran Adeyemi memberikan Barcelona opsi serangan yang lebih langsung, terutama melalui ancaman tembakan dari luar kotak penalti.
Yamal dan Jesus Tutup Laga
Lamine Yamal sempat kesulitan mendapatkan peluang langsung karena pertahanan Feyenoord memberikan penjagaan ketat. Meski demikian, pemain muda tersebut tetap aktif membantu pembangunan serangan sebelum mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit ke-77.
Yamal kemudian menjadi kreator gol kelima Barcelona setelah mengirimkan umpan silang melengkung kepada Gabriel Jesus. Jesus yang baru masuk sebagai pemain pengganti langsung menyambut bola dengan sundulan pada sentuhan pertamanya sekaligus mencetak gol perdananya untuk Barcelona.
Feyenoord sempat memperkecil ketertinggalan lewat Sem Steijn pada menit ke-82. Namun, Barcelona sudah terlalu jauh meninggalkan lawannya dan akhirnya menutup matchday pertama dengan kemenangan 5-1.
Sumber: Barca Universal