Presiden Barcelona Kirim Peringatan kepada Jose Mourinho: Jangan Melewati Batas!

Presiden Barcelona, Joan Laporta, melontarkan peringatan kepada pelatih Real Madrid, Jose Mourinho.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 11 September 2026, 09:45 WIB
Aksi Jose Mourinho pada laga Real Madrid lawan Espanyol pada pekan ke-2 La Liga 2026/2027 di RCDE Stadium - AP Photo/Joan Monfort

Bola.com, Jakarta - Presiden Barcelona, Joan Laporta, melontarkan peringatan kepada pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, terkait keluhan mengenai keputusan wasit yang belakangan disuarakan kubu Los Blancos.

Laporta menegaskan Barcelona tidak ingin ikut terseret dalam polemik yang melibatkan tim lain. Namun, ia meminta semua pihak tetap menjaga rasa hormat dan hubungan baik antarklub.

Advertisement

Pernyataan tersebut disampaikan Laporta menjelang laga Barcelona menghadapi Feyenoord pada laga Liga Champions, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB.

Barcelona tengah menikmati start impresif pada musim 2026/2027. Blaugrana menyapu bersih lima pertandingan di semua kompetisi dengan kemenangan, sebuah catatan yang membuat Laporta sangat puas.

 


Barcelona Bidik Semua Gelar

Presiden Barcelona, Joan Laporta. (Pau BARRENA / AFP)

Di tengah start sempurna tersebut, Laporta menegaskan Barcelona tidak ingin berhenti hanya dengan performa positif di awal musim.

Target mereka sangat jelas, yaitu mempertahankan gelar La Liga, kembali berjaya di ajang Copa del Rey, memenangi Piala Super, dan tentu saja mengakhiri penantian panjang di Liga Champions.

"Kami ingin memenangi liga untuk kali ketiga secara beruntun. Itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa," ujar Laporta seperti dikutip Marca. 

"Kami juga ingin terus menjadi raja di ajang piala. Kami ingin memenangi Piala Super untuk memberikan pukulan di tengah musim dan menunjukkan bahwa kami ada di sini untuk memenangkan La Liga."

"Dan tentu saja, tahun ini kami ingin memenangi Liga Champions. Itulah tujuan terbesar kami," imbuh Laporta. 


Laporta Singgung Mourinho

Presiden FC Barcelona, ​​Joan Laporta, meninggalkan gedung pengadilan Ciutat de la Justicia di Barcelona pada 12 Desember 2025 setelah menyatakan diri sebagai saksi dalam kasus korupsi wasit sepak bola "Negreira". (Manaure Quintero/AFP)

Laporta kemudian mendapat pertanyaan mengenai keluhan Mourinho terhadap wasit dalam beberapa pertandingan terakhir.

Presiden Barcelona itu memilih tidak terlalu memusingkan aktivitas Real Madrid. Fokusnya hanya tertuju pada proyek yang sedang dibangun Barcelona bersama Direktur Olahraga Deco, Bojan Krkic, Alejandro Balde, serta pelatih Hansi Flick.

"Kami sibuk melihat tim yang telah dibangun oleh Deco, Bojan, Alejandro, dan Hansi Flick," kata Laporta.

"Kami pada prinsipnya tidak peduli dengan apa yang dilakukan tim lain, selama mereka tidak melampaui batas rasa hormat dan keharmonisan institusional yang harus dijaga di antara kedua klub."

Laporta kemudian mengeluarkan peringatan yang terdengar cukup tegas kepada Mourinho dan Real Madrid.

"Biarkan tim lain melakukan apa yang mereka anggap tepat. Kami menghormatinya, selama mereka tidak melewati batas hubungan yang normal antarklub," tegasnya. 

Pernyataan tersebut berpotensi kembali memanaskan rivalitas Barcelona dan Real Madrid, terlebih kedua klub sama-sama mengusung ambisi besar pada musim 2026/2027.

Sumber: Marca, Barcanews Network

Berita Terkait