Seperti Como, PSIM Berencana Beri Tiket Kehormatan untuk Suporter Loyal

PSIM Yogyakarta punya cara tersendiri dalam memberikan apresiasi kepada sosok-sosok yang berjasa bagi klub.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 11 September 2026, 18:15 WIB
Suporter PSIM saat menyaksikan laga kandang perdana Laskar Mataram melawan Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026). (Bola.com/Ana Dewi)

Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta punya cara tersendiri dalam memberikan apresiasi kepada sosok-sosok yang berjasa bagi klub. Salah satunya dengan menyediakan tiket kehormatan untuk para legenda Laskar Mataram.

Program tersebut sudah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Pada musim lalu, misalnya, dua tiket diberikan kepada legenda hidup PSIM, Melius Mau dan Siswadi Gancis.

Advertisement

Media Officer PSIM, Irza Triamanda, mengatakan penyediaan tiket untuk legenda merupakan bentuk apresiasi klub kepada mereka yang pernah membela panji Laskar Mataram.

"Alokasi tiket buat para legend ini sebenarnya bentuk komitmen kami di PSIM untuk terus mengapresiasi orang-orang yang pernah berjuang untuk Laskar Mataram. Jadi musim ini, ruang dan tempat untuk para legend di stadion tetap kami sediakan," ujar Irza pada Jumat (11/9/2026).


Tak Hanya Legenda Pemain

Bek PSIM Yogyakarta asal Republik Ceko, Ondrej Rudzan (Dok PSIM)

Belakangan, konsep serupa jadi sorotan setelah Como memberikan kursi milik sejumlah petinggi klub kepada suporter senior saat menjalani debut di Liga Champions melawan RB Leipzig, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB.

Namun, Irza menjelaskan rencana memperluas tiket kehormatan bukan karena mengikuti langkah klub Serie A itu. Gagasan tersebut sudah dipikirkan manajemen PSIM sebelumnya.

"Ke depannya kami mau coba kembangkan konsep ini supaya lebih luas. Jadi dedikasi itu tidak hanya kami lihat dari pemain legend di lapangan saja seperti tahun-tahun lalu, tapi juga buat sosok legend lain misalnya kitman atau suporter yang loyalitasnya luar biasa. Konsep ini masih akan terus kami matangkan," katanya.

"Kami dari manajemen sebetulnya sudah ada kepikiran untuk memberikan alokasi tiket kepada suporter yang loyal. Kami mikirnya malah enggak cuma suporter, tapi kitman juga. Nah, ini enggak sengaja ternyata ada terobosan juga dari Como," lanjut Irza.

 


Bentuk Apresiasi

Bek PSIM Yogyakarta asal Republik Ceko, Ondrej Rudzan (kanan). (Dok PSIM)

Langkah PSIM memberikan ruang khusus kepada legenda klub juga menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan dengan orang-orang yang memiliki jasa besar terhadap Tim Naga Jawa.

Bagi PSIM, apresiasi tidak hanya ditujukan kepada pemain yang pernah berseragam Laskar Mataram. Sosok di balik layar hingga suporter dengan loyalitas tinggi juga punya peran penting dalam perjalanan klub.

Di sisi lain, PSIM telah melakoni pertandingan perdana BRI Super League 2026/2027 dengan menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (5/9/2026).

Skuad asuhan Jean-Paul van Gastel itu bermain imbang 1-1 dalam pertandingan tersebut dan kini menempati posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi satu poin.

Berita Terkait