Bola.com, Jakarta - Todd Boehly berada di ambang meninggalkan Chelsea setelah menyepakati rencana penjualan sahamnya di klub asal London tersebut.
Boehly bersama dua koleganya, Mark Walter dan Hansjorg Wyss, dikabarkan akan menjual total 38,5 persen saham Chelsea kepada Clearlake Capital. Transaksi tersebut disebut akan memberi mereka keuntungan kecil dibandingkan nilai investasi awal.
Jika kesepakatan rampung, kepemilikan Clearlake yang saat ini berada di angka 61,5 persen bakal melonjak menjadi 99,9 persen.
Menurut laporan The Telegraph, Jumat (11/9/2026), proses kesepakatan antara kedua pihak kini sudah mendekati tahap final.
Boehly merupakan sosok yang menjadi wajah utama konsorsium saat mengambil alih Chelsea pada 2022. Ia bahkan sempat menjalankan peran sebagai direktur olahraga interim setelah akuisisi tersebut.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, peran Boehly di Stamford Bridge mulai berkurang. Sebaliknya, Behdad Eghbali, salah satu pemilik Clearlake, lebih banyak terlibat dalam aktivitas operasional klub sehari-hari.
Hubungan Boehly dan Eghbali Memanas
Situasi kepemilikan Chelsea memang tidak selalu berjalan mulus. Berdasarkan ketentuan akuisisi pada 2022, anggota konsorsium hanya diperbolehkan menjual saham kepada sesama anggota selama 10 tahun pertama kepemilikan klub.
Pembicaraan mengenai kemungkinan Boehly atau Eghbali membeli saham milik satu sama lain telah berlangsung sejak 2024. Hubungan keduanya juga disebut semakin renggang dalam beberapa waktu terakhir.
Kini, setelah Walter memutuskan ingin keluar dari investasi tersebut, Boehly justru menjadi pihak yang kemungkinan besar akan meninggalkan Stamford Bridge.
Juru bicara Walter mengatakan kepada Bloomberg bahwa transaksi potensial tersebut akan memberikan nilai premium terhadap saham Walter dibandingkan investasi awalnya.
"Transaksi potensial ini menilai saham Mark Walter di Chelsea Football Club dengan nilai premium dibandingkan investasi awalnya dan menjadi investasi olahraga yang sukses lainnya baginya," ujar sang juru bicara.
"Setelah keluar dari Chelsea, Mr. Walter berniat melakukan investasi baru di bidang olahraga."
Beli Chelsea pada 2022
Konsorsium Boehly-Clearlake mengakuisisi Chelsea pada 2022 dengan nilai 2,5 miliar poundsterling. Selain itu, mereka juga berkomitmen menggelontorkan tambahan 1,75 miliar poundsterling untuk investasi di klub.
Belum diketahui secara pasti berapa nilai yang akan diterima Boehly, Walter, dan Wyss dari penjualan saham mereka. Masing-masing diketahui memiliki sekitar 12,83 persen saham Chelsea.
Setelah transaksi selesai, kendali penuh Chelsea akan berada di tangan Eghbali dan mitra bisnisnya, Jose E. Feliciano.
Meski berada di ambang meninggalkan Chelsea, Boehly masih terlihat menghadiri pertandingan The Blues. Ia bahkan hadir di Emirates Stadium pekan lalu ketika Chelsea kalah 1-2 dari Arsenal.
Boehly memiliki portofolio bisnis olahraga yang cukup besar. Ia merupakan salah satu pemilik klub Major League Baseball (MLB), Los Angeles Dodgers, serta memiliki saham di tim WNBA Los Angeles Sparks bersama Walter.
Sementara itu, Walter tengah menjadi sorotan di Amerika Serikat. Ia dilaporkan sedang diperiksa kantor kejaksaan AS terkait dugaan pelanggaran keuangan.
Pada Agustus lalu, Walter juga melepas kepemilikan Los Angeles Lakers dalam transaksi senilai sekitar 9,2 miliar poundsterling, hanya 10 bulan setelah membeli klub NBA tersebut dari keluarga Buss.
Sumber: The Sun