Potensi Besar Sumbang Emas Asian Games 2026, Timnas e-Football Indonesia Andalkan Simulasi dan Strategi Matang

Pelatih Timnas e-Football optimis anak asuhnya raih medal emas pada ajang Asian Games 2026.

BolaCom | Farrel Mido DestianoDiterbitkan 11 September 2026, 21:15 WIB
Atlet Indonesia Football e-League Juara eFootball di China

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, menilai e-Football menjadi salah satu nomor dengan peluang terbesar menyumbangkan medali emas bagi Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

"Yang paling berpeluang menyumbang emas berdasarkan data kami adalah e-Football," ujar Richard di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Advertisement

Optimisme tersebut didasarkan pada pengumpulan data performa serta pemetaan kekuatan tim-tim Asia yang menjadi calon lawan Indonesia. Persiapan dan simulasi juga terus dilakukan untuk menyusun strategi terbaik menghadapi persaingan.

Peluang e-Football juga dipengaruhi format pertandingan yang cukup unik. Setiap pertemuan akan terdiri dari dua laga, yakni pertandingan menggunakan perangkat mobile dan konsol.

Karena itu, para pemain harus memiliki kemampuan serta adaptasi yang baik di kedua perangkat untuk memaksimalkan peluang Indonesia meraih emas.


Tantangan

Konami luncurkan eFootball sebagai pengganti PES. (Twitter/eFootball)

Persaingan e-Football di Asian Games 2026 diprediksi sangat ketat. Setiap grup hanya dihuni tiga negara dan hanya juara grup yang berhak melaju ke fase gugur.

Kondisi tersebut membuat setiap kesalahan menjadi sangat krusial. Satu hasil buruk bisa langsung mengancam peluang Indonesia untuk lolos.

Richard Permana memberikan gambaran mengenai ketatnya format agregat yang digunakan. Jika Indonesia menang 3-0 pada laga pertama menggunakan perangkat mobile, kekalahan 0-4 pada pertandingan kedua di konsol akan membuat Indonesia tersingkir karena kalah dalam agregat gol.

Karena itu, konsistensi menjadi kunci utama bagi Timnas Esports Indonesia untuk menjaga peluang melaju ke fase berikutnya.


Peluang Emas

Persaingan e-Football Asian Games 2026 diprediksi semakin ketat. Indonesia berpotensi masuk grup berat bersama negara-negara Asia yang memiliki kekuatan relatif berimbang.

Tim pelatih pun telah menyiapkan berbagai skenario melalui simulasi komposisi grup dan strategi pertandingan. Richard Permana menyebut peluang Indonesia akan semakin terbuka jika hasil undian mempertemukan mereka dengan lawan yang berada di bawah level skuad Garuda.

Namun, kewaspadaan tetap menjadi prioritas. Indonesia harus tampil konsisten sejak fase grup untuk menjaga peluang lolos sekaligus memburu medali emas.

Secara keseluruhan, Indonesia akan tampil di delapan nomor esports dengan kekuatan 33 atlet. Target yang diusung adalah satu emas, tiga perak, dan empat perunggu.

Selain e-Football, tujuh nomor lainnya adalah Mobile Legends: Bang Bang, Honor of Kings, Identity V, Naraka: Bladepoint, Pokémon UNITE, Gran Turismo 7, dan PUBG Mobile.

Sumber: Antara

Berita Terkait