Bola.com, Jakarta - Kylian Mbappe angkat bicara mengenai kritik yang menyebut dirinya kurang berkontribusi dalam membantu pertahanan Real Madrid.
Penyerang asal Prancis tersebut menilai para pengkritiknya cenderung lebih fokus terhadap hal-hal yang tidak dilakukannya ketimbang melihat kontribusi yang sudah diberikan di lapangan.
Mbappe menjadi salah satu kandidat peraih Ballon d'Or 2026 setelah tampil impresif bersama Real Madrid. Namun, performanya tetap tidak lepas dari kritik, terutama terkait etos kerjanya ketika tim kehilangan bola.
"Saya rasa itu tidak normal, tetapi itulah kehidupan seseorang yang selama bertahun-tahun berada di level tertinggi," ujar Mbappé kepada France Football ketika ditanya mengenai kritik karena dianggap tidak cukup sering membantu pertahanan, seperti dilansir ESPN, Jumat (11/9/2026).
"Kalau saya tidak mencetak gol, orang-orang akan bertanya mengapa saya tidak mencetak gol. Semua orang sudah tahu apa yang mampu saya lakukan selama bertahun-tahun. Menurut saya, di situlah sisi manusia muncul. Secara alami, manusia selalu fokus pada apa yang tidak dilakukan seseorang," lanjutnya.
"Jadi, saya tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang personal."
Tujuan Mbappe: Mencetak Gol
Mbappe memang menjadi mesin gol utama Real Madrid. Musim lalu, ia keluar sebagai top scorer La Liga dengan 25 gol dalam 31 pertandingan.
Ketajamannya juga terlihat bersama Timnas Prancis. Mbappe kini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Les Bleus dengan 66 gol. Rekor tersebut ia capai pada usia 27 tahun di Piala Dunia 2026.
Musim ini, Mbappe juga menjadi pencetak gol terbanyak Real Madrid dengan torehan lima gol dari lima pertandingan.
Menurutnya, kritik soal kontribusi bertahan tidak akan mengubah gaya bermainnya. Ia menilai tugas utama seorang pemain depan tetap membantu tim mencetak gol.
"Setiap orang punya pandangannya masing-masing, tetapi menurut saya tujuan sepak bola adalah mencetak gol, mencetak satu gol lebih banyak daripada lawan," kata mantan pemain Paris Saint-Germain itu.
"Seorang pemain yang mencetak gol tidak akan pernah menjadi masalah bagi sebuah tim, karena saya belum pernah melihat tim memenangkan gelar dengan mencetak nol gol."
Tak Takut dengan Kritik
Mbappe juga menegaskan dirinya sudah terbiasa menghadapi berbagai bentuk kritik sepanjang kariernya.
Ia membedakan kritik yang membangun dengan komentar yang menurutnya tidak masuk akal. Baginya, kritik bukan alasan untuk ragu ketika harus mengambil keputusan di atas lapangan.
"Saya pikir hubungan saya dengan kritik cukup sehat. Ada kritik yang membangun dan ada juga kritik yang agak absurd," tuturnya.
"Itu bukan sesuatu yang membuat saya takut ketika harus mengambil keputusan. Saya tidak berpikir, 'Saya akan dikritik'. Saya terus maju tanpa ragu."
Mbappe kini mengincar target yang lebih besar bersama Real Madrid. Selain mempertahankan ketajamannya, striker berusia 27 tahun itu juga membidik trofi Liga Champions sebagai salah satu ambisi terbesarnya musim ini.
Sumber: ESPN