Juventus Terancam Cuma Punya Satu Pemain Italia di Starting XI Saat Lawan Sassuolo, Kok Bisa?

Juventus berpotensi hanya menurunkan satu pemain Italia di markas Sassuolo, Senin (14/9) dini hari WIB. Vicario diprediksi starter, sembilan pemain absen.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 11 September 2026, 21:00 WIB
Bek asal Italia yang bermain untuk Juventus, Federico Gatti (nomor punggung 4), merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan AC Milan di Allianz Stadium, Turin, pada 7 September 2026. (Isabella BONOTTO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Juventus menghadapi situasi tidak biasa menjelang lawatan ke markas Sassuolo pada pekan ke-4 Serie A 2026/2027. Bianconeri berpotensi hanya memiliki satu pemain Italia dalam starting XI di MAPEI Stadium, Senin (14/9) dini hari WIB.

Guglielmo Vicario diperkirakan menjadi satu-satunya pemain Italia yang tampil sejak menit awal untuk Juventus. Kondisi tersebut tidak lepas dari badai cedera yang membuat sejumlah pemain lokal harus menepi.

Advertisement

Juventus saat ini memiliki sembilan pemain yang tidak dapat diturunkan. Beberapa di antaranya merupakan pemain Italia, termasuk Andrea Cambiaso, Jeff Ekhator, dan Manuel Locatelli.

Situasi tersebut menjadi kontras dengan tradisi Juventus yang selama bertahun-tahun dikenal mengandalkan pemain Italia. Jika prediksi ini terwujud, komposisi starting XI Bianconeri akan memperlihatkan perubahan mencolok dibandingkan era sebelumnya.


Krisis Cedera Paksa Juventus Andalkan Pemain Asing

Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengamati jalannya pertandingan pada laga fase liga Liga Champions antara Monaco vs Juventus di Monaco, Rabu, 28 Januari 2026. (AP Photo/Philippe Magoni)

Laporan Gazzetta menyebut Vicario menjadi satu-satunya pemain Italia yang diprediksi masuk starting XI Juventus saat menghadapi Sassuolo. Kiper yang dipinjam dari Tottenham tersebut berpeluang mengisi posisi penjaga gawang dalam pertandingan di MAPEI Stadium.

Juventus tidak diperkirakan menurunkan pemain Italia berposisi non-kiper sejak awal pertandingan. Situasi tersebut terjadi karena sejumlah pemain mengalami cedera, sementara beberapa pemain Italia lainnya belum menjadi pilihan utama.

Federico Gatti dan Daniele Rugani kemungkinan harus memulai pertandingan dari bangku cadangan. Kondisi serupa juga diperkirakan dialami Augusto Owusu, gelandang berusia 21 tahun yang dipromosikan dari skuad NextGen untuk menambah opsi di lini tengah.

Badai cedera membuat Juventus harus memaksimalkan pemain yang tersedia untuk menghadapi Sassuolo. Kondisi ini sekaligus menciptakan fakta unik karena klub yang identik dengan banyak pemain Italia berpotensi hanya menempatkan satu pemain lokal dalam starting XI.


Kontras dengan Tradisi Juventus

Bek Juventus Federico Gatti merayakan suksesnya ketika mencetak gol kemenangan timnya atas Monza di lanjutan Liga Italia 2023/2024 hari Sabtu (02/12/2023) dini hari WIB. (Marco BERTORELLO / AFP)

Minimnya pemain Italia dalam starting XI menjadi perubahan mencolok jika dibandingkan dengan sejarah Juventus. Klub asal Turin tersebut memiliki banyak pemain Italia yang memainkan peran penting dalam kesuksesan klub sekaligus tim nasional.

Gazzetta menyoroti bagaimana pemain-pemain Italia pernah memainkan peran besar dalam berbagai pencapaian bersejarah. Mereka turut menjadi bagian dari generasi yang membantu Italia meraih Piala Dunia 2006 dan Euro 2020.

Situasi berbeda terjadi ketika Juventus meraih Scudetto pertama pada era pasca-Calciopoli di bawah Antonio Conte. Saat itu, Bianconeri bahkan memiliki delapan pemain Italia dalam susunan pemain utama.

Kini, perubahan komposisi skuad membuat jumlah tersebut turun drastis. Jika prediksi untuk laga melawan Sassuolo terwujud, Juventus akan memiliki satu pemain Italia dalam starting XI.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait