Transformasi Ajaib Como 1907 di Tangan Grup Djarum dan Cesc Fabregas: Nilai Klub Meroket, dari Rp20 Miliar Jadi Rp20 Triliun

Begini perjalanan transformasi Como di bawah naungan Grup Djarum sejak 2019.

Bola.com, Jakarta - Julukan sepak bola terindah di lokasi terindah yang tertera pada profil media sosial Como 1907 bukan sekadar omongan.

Klub yang bermarkas di tepi Danau Como ini tidak hanya berhasil menyajikan permainan paling memikat di Serie A, tetapi juga mencatatkan lonjakan nilai investasi yang fantastis.

Di bawah naungan Grup Djarum sejak 2019, nilai klub yang semula kurang dari 1 juta euro (Rp20,4 miliar) kini diproyeksikan mampu menembus angka 1 miliar euro (Rp20,4 triliun).

Perjalanan transformasi ini berawal dari ide sederhana jajaran eksekutif Mola TV dari anak perusahaan Grup Djarum yang ingin membuat dokumenter sepak bola di Italia.

Perwakilan pemilik klub, Mirwan Suwarso, menemukan Como sebagai pilihan unik ketika melintas di Milan.

Seperti dikutip dari Goal Internasional, Jumat (11/9/2026), meski saat itu Como baru promosi ke Serie C1 dengan infrastruktur yang sangat memprihatinkan dan dua kali mengalami kebangkrutan, potensi besar klub di kawasan wisata kelas dunia tersebut langsung terlihat.

Langkah strategis awal dimulai dengan menunjuk mantan penggawa Chelsea, Dennis Wise, untuk membenahi seluruh aspek operasional klub dari bawah.

Tanpa fasilitas latihan mandiri dan akademi yang sempat terhenti, Wise merajut kembali kekuatan tim melalui strategi peminjaman pemain yang efisien.

Fondasi ini secara bertahap membawa Como kembali merangkak naik hingga berhasil menembus Serie B pada 2021.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kehadiran Cesc Fabregas Jadi Titik Balik

Titik balik ambisi besar klub terjadi pada musim panas 2022 saat mantan bintang dunia, Cesc Fabregas, resmi bergabung sebagai pemain sekaligus pemegang saham.

Kehadiran Fabregas yang kemudian bertransisi menjadi pelatih kepala berhasil membawa Como promosi ke Serie A pada 2024.

Fabregas tidak hanya membawa filosofi permainan menyerang yang menghibur, tetapi juga menjadi magnet utama dalam menarik minat talenta top internasional ke Giuseppe Sinigaglia.

Untuk bersaing di level tertinggi, manajemen Como menerapkan strategi investasi agresif dengan prinsip speculate to accumulate atau berinvestasi untuk mengumpulkan keuntungan.

Meski mencatatkan beban operasional dan biaya transfer yang cukup tinggi dalam beberapa musim terakhir, strategi ini terbayar tuntas.

Secara mengejutkan, Fabregas mampu membawa Como mengakhiri musim di peringkat empat besar Serie A sekaligus mengamankan tiket debut di Liga Champions musim ini.

Lonjakan prestasi di lapangan hijau diimbangi dengan strategi bisnis yang brilian dengan memanfaatkan nama besar Danau Como.

Manajemen sukses mengintegrasikan klub sepak bola dengan industri pariwisata internasional, layaknya konsep taman hiburan.

Pendekatan eksklusif ini terbukti ampuh menarik perhatian berbagai selebritas papan atas Hollywood yang secara sukarela datang menyaksikan pertandingan langsung di stadion.

Berawal Dari Serie D hingga ke Liga Champions

Peningkatan nilai aset klub juga terlihat jelas dari lonjakan nilai pasar skuad Como yang kini diperkirakan mencapai ratusan juta euro.

Kehadiran rekrutan baru berkelas serta rencana modernisasi Stadion Sinigaglia menjadi pendukung utama dalam menggenjot pendapatan klub.

Direktur Advisory Football Benchmark, Antonio Di Cianni, menilai bahwa meski target nilai 1 miliar euro merupakan ambisi jangka panjang, arah perkembangan klub saat ini sudah berada di jalur yang tepat.

Keberhasilan menembus Liga Champions tidak hanya memberikan suntikan dana segar puluhan juta euro dari partisipasi kompetisi, tetapi juga memperkuat posisi merek Como di pasar global.

Ekspansi toko resmi dan penjualan merchandise yang telah menjangkau ratusan titik di seluruh provinsi hingga pasar internasional seperti Amerika Serikat menjadi bukti nyata pertumbuhan bisnis yang pesat.

Dengan mendorong prestasi olahraga, pengelolaan keuangan yang terukur, dan daya tarik wisata dunia, Como 1907 telah bertransformasi dari klub gurem menjadi salah satu aset paling bernilai di sepak bola Eropa.

Jika konsistensi permainan dan pertumbuhan bisnis ini dapat dipertahankan, impian menjadikan Como sebagai salah satu raksasa sepak bola Italia bernilai 1 miliar euro bukanlah hal yang mustahil.

Sumber: Goal.com

 

Video Populer

Foto Populer