Fabio Capello Yakin Como Bisa Jadi Kandidat Juara Liga Italia 2026/2027

Mantan pelatih AC Milan dan Juventus, Fabio Capello, menilai Como 1907 punya kualitas untuk menjadi kekuatan baru di Serie A.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 12 September 2026, 20:15 WIB
Fabio Capello dikenal sebagai pelatih yang melarang bumbu bagi pemainnya. Ia juga menghapus cokelat, saus tomat, dan mentega dari daftar menu makanannya saat melatih Timnas Inggris. Hasilnya cukup impresif. The Three Lions berhasil meriah 28 kemenangan dari 42 pertandingan. (AFP/Kirill Kudryavtsev)

Bola.com, Jakarta - Mantan pelatih AC Milan dan Juventus, Fabio Capello, menilai Como 1907 punya kualitas untuk menjadi kekuatan baru di Serie A.

Como membuat gebrakan pada matchday pertama fase liga Liga Champions dengan menghancurkan RB Leipzig 4-1 di Giuseppe Sinigaglia, Kamis (10/9/2026).

Advertisement

Hasil tersebut semakin mempertegas perkembangan pesat Como di bawah arahan Fabregas. Capello mengaku sangat percaya dengan proyek yang sedang dibangun mantan gelandang Barcelona tersebut.

"Saya benar-benar percaya kepada tim ini, kepada Fabregas dan para pemainnya. Namun, saya ingin melihat Como bermain cepat seperti musim lalu," ujar Capello kepada Gazzetta, seperti dikutip Football Italia, Sabtu (12/9/2026). 

Bukan hanya hasil pertandingan yang membuat Capello terkesan. Ia juga memberikan pujian khusus kepada Fabregas karena mampu menunjukkan fleksibilitas dalam menerapkan strategi.

 

 


Kekuatan Cesc Fabregas

Pelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Menurut Capello, Fabregas tidak terpaku pada satu gaya bermain. Ia berani mengubah pendekatan ketika situasi pertandingan menuntutnya.

"Dia mengubah taktik. Dia tidak mengatakan kepada para pemain, 'Inilah kami, kami hanya bermain seperti ini.' Tidak," kata Capello.

"Ketika dia melihat membutuhkan pemain bertahan, dia memasukkannya dan tidak malu melakukannya. Itu merupakan tanda kecerdasan," lanjutnya.

Bagi Capello, kemampuan membaca pertandingan dan beradaptasi tersebut menjadi salah satu kekuatan utama Fabregas sebagai pelatih.

Assane Diao Jadi Bintang yang Mencuri PerhatianSelain Fabregas, Capello juga terpikat dengan performa Assane Diao.

Winger Como tersebut menjadi salah satu pemain yang paling menonjol saat menghadapi RB Leipzig. Capello bahkan menempatkan Diao bersama Andy Diouf dari Inter Milan sebagai dua pemain Serie A yang paling membuatnya terkesan pada matchday pertama Liga Champions.

"Diao dan Diouf paling membuat saya terkesan di Como dan Inter. Mereka memiliki perubahan tempo, kualitas, dan kecepatan," ujar Capello.

Pujian tersebut bukan kali pertama dilontarkan Capello kepada Diao. Ia sebelumnya juga sudah memberikan apresiasi kepada sang pemain setelah Como meraih kemenangan atas Leipzig.

 


Como Bisa Rebut Scudetto?

Assane Diao merayakan gol Como pada debut di Liga Champions (AFP)

Performa Como pada awal musim ini memang mengundang perhatian.

Mereka belum terkalahkan dalam empat pertandingan di seluruh kompetisi, dengan catatan tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Selain tampil meyakinkan di Serie A, Como juga langsung membuat pernyataan besar di Liga Champions.

Capello bahkan tidak ragu menyebut Como memiliki peluang untuk ikut meramaikan persaingan perebutan Scudetto.

"Saya pikir begitu," ujar Capello ketika ditanya apakah Como bisa bersaing untuk gelar juara Serie A.

Namun, Capello memberikan catatan. Como harus mampu mempertahankan konsistensi hingga penghujung musim dan membuktikan bahwa mereka benar-benar memiliki kedalaman skuad untuk bersaing dengan klub-klub besar Italia.

"Setelah mereka kembali memastikan tiket Liga Champions, pada tahap akhir musim mereka harus membuktikan bahwa mereka cukup kompetitif untuk membuat tim-tim lain kesulitan," lanjutnya.

Sumber: Football Italia

 

Berita Terkait