Bek Asing Persebaya Bidik 3 Poin Pertama saat Menjamu PSIM di BRI Super League

Bek asal Brasil, Jefferson Silva, memastikan persiapan Persebaya Surabaya berjalan sesuai dengan rencana.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 12 September 2026, 22:15 WIB
Pemain asing Persebaya Surabaya, Jefferson Silva, di BRI Super League 2025/2026. (Dok.Instagram Persebaya)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya mendapat kesempatan untuk menebus hasil kurang maksimal pada laga pembuka BRI Super League 2026/2027. Bermain di hadapan Bonek, Bajul Ijo membidik kemenangan sekaligus menjadikan Stadion Gelora Bung Tomo sebagai saksi perjuangan awal musim.

Tim asal Kota Pahlawan itu mulai memanaskan mesin menjelang pertandingan kandang perdana di Super League 2026/2027. Mereka dijadwalkan menghadapi PSIM Jogjakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026) malam.

Advertisement

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi skuad asuhan Bernardo Tavares untuk memburu kemenangan pertama musim ini. Sebelumnya, Persebaya harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 ketika bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Hasil itu langsung menjadi bahan evaluasi tim pelatih. Bernardo Tavares bersama jajaran stafnya kemudian menggeber persiapan agar permainan Persebaya mengalami peningkatan saat kembali turun ke lapangan.


Sangat Siap

Pemain Persebaya Surabaya, Jefferson Silva (kiri), berduel memperebutkan bola dengan pemain Persib Bandung, Balsa Sekulic, pada laga final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Kedua tim tampil ngotot sepanjang pertandingan yang berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu, sebelum Persebaya memastikan gelar juara usai menang 6-5 lewat adu tendangan penalti. (KapanLagi.com/Budy Santoso)

Bek asal Brasil, Jefferson Silva, memastikan persiapan Persebaya Surabaya berjalan sesuai dengan rencana. Pemain berusia 29 tahun itu menyebut seluruh pemain berusaha memenuhi tuntutan yang diberikan Tavares selama sesi latihan.

“Persiapan kami sudah sangat baik. Kami menjalani latihan dengan maksimal dan melakukan semua yang diminta pelatih. Jadi, saya rasa kami sudah memiliki semua yang dibutuhkan untuk pertandingan melawan PSIM,” ujar Jefferson.

Bagi Jefferson, pembenahan tidak hanya menjadi tanggung jawab tim secara keseluruhan. Setiap pemain juga harus terus meningkatkan kualitas individu agar mampu memberikan kontribusi ketika kesempatan bertanding datang.

“Fokus kami selalu sama, yakni terus meningkatkan performa, baik sebagai tim maupun secara individu. Dalam setiap pertandingan dan sesi latihan, kami selalu berusaha menjadi lebih baik,” jelas pemain asal Brasil itu.


3 Poin Harga Mati

Bonek memenuhi tribune Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya untuk mendukung tim kebanggaannya. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Kini, target Persebaya sudah jelas. Bermain di kandang sendiri membuat Bajul Ijo tidak ingin kembali kehilangan angka, terlebih pertandingan akan berlangsung di depan ribuan Bonek dan Bonita yang siap memberikan dukungan dari tribune GBT.

Jefferson menilai faktor kandang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Sejak peluit awal ditiup, Persebaya ingin tampil agresif dan memberikan tekanan kepada PSIM agar lawan tidak leluasa mengembangkan permainan.

“Bagi kami, bermain di kandang berarti tidak boleh kehilangan poin. Kami harus selalu mengincar kemenangan. Sejak pertandingan dimulai, kami harus memberikan tekanan kepada lawan dan berusaha mengamankan tiga poin,” tegasnya.


Berharap Dukungan Bonek

Dukungan suporter menjadi salah satu hal yang paling dinantikan Jefferson. Setelah merasakan atmosfer pertandingan tandang di Lampung, bek asal Brasil itu berharap energi dari Bonek dan Bonita di GBT bisa menjadi tambahan kekuatan bagi Persebaya.

Tidak mengherankan jika Jefferson kemudian menyampaikan ajakan khusus kepada suporter. Menurutnya, kehadiran Bonek dan Bonita bukan sekadar memenuhi stadion, tetapi juga dapat memberikan suntikan motivasi ketika pertandingan berjalan ketat.

“Pesan saya untuk Bonek dan Bonita, datanglah ke stadion dan dukung kami. Kehadiran kalian sangat berarti untuk membantu tim meraih kemenangan besok. Saya yakin bisa mengandalkan Bonek dan Bonita karena dukungan mereka luar biasa,” tutup Jefferson.

Dengan modal persiapan yang disebut semakin matang, Persebaya kini tinggal menerjemahkan kerja keras di latihan ke dalam pertandingan.

Tiga poin atas PSIM bukan hanya akan menjadi kemenangan kandang pertama, tetapi juga momentum bagi Green Force untuk membangun kepercayaan diri dalam perjalanan panjang Super League 2026/2027.

Berita Terkait