Andoni Iraola Ungkap Biang Kerok Kegagalan Liverpool Tundukkan Fulham

Manajer Liverpool, Andoni Iraola, mengakui timnya kehilangan kebugaran setelah hanya mampu bermain 0-0 melawan Fulham di Anfield, Sabtu (13/9/2026).

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 13 September 2026, 05:45 WIB
Pelatih Liverpool Andoni Iraola berteriak kepada para pemainnya pada babak kedua laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026. (AP Photo/George Walker IV)

Bola.com, Jakarta - Manajer Liverpool, Andoni Iraola, mengakui timnya kehilangan kebugaran setelah hanya mampu bermain 0-0 melawan Fulham di Anfield, Sabtu (13/9/2026).

The Reds gagal melanjutkan momentum positif setelah meraih kemenangan atas Atletico Madrid pada laga tengah pekan di Liga Champions. Iraola menilai jeda yang sangat singkat antara kedua pertandingan turut memengaruhi penampilan Liverpool, terutama di lini serang.

Advertisement

"Saya pikir kami jelas kekurangan kebugaran. Kami tidak bisa menyembunyikannya," ujar Iraola, seperti dikutip dari BBC

"Ini mungkin menjadi jeda pemulihan terburuk. Saya pikir hanya sekitar 60 jam antara kedua pertandingan setelah kami menjalani laga yang sangat berat beberapa hari lalu."

Meski demikian, Iraola menyadari kondisi seperti ini akan kembali dihadapi Liverpool sepanjang musim. Menurutnya, tim harus mampu beradaptasi dengan jadwal padat, meski terkadang hanya memiliki waktu pemulihan yang sangat terbatas.

"Ini akan terjadi lagi beberapa kali. Mungkin nanti kami memiliki tambahan satu hari, tetapi terkadang situasinya akan sama sepanjang musim dan kami harus beradaptasi dengan keadaan tersebut," lanjutnya.

 


Liverpool Kurang Tajam

Kiper Liverpool Alisson Becker (kiri) lakukan penyelamatan pada laga melawan Fulham dalam lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Anfield, Sabtu (12/9/2026). (AFP/Paul Ellis)

Iraola menilai Liverpool sebenarnya membutuhkan momen spesial untuk membongkar pertahanan Fulham yang tampil terorganisasi dengan baik. Gol bisa saja lahir melalui situasi bola mati, tembakan dari luar kotak penalti, atau aksi individu pemain depan.

Namun, hal tersebut tidak terlihat sepanjang pertandingan.

"Ini adalah jenis pertandingan yang terkadang harus dimenangkan melalui bola mati, tembakan dari luar kotak penalti, atau momen brilian dari pemain-pemain ofensif. Hari ini kami tidak mendapatkannya," kata Iraola.

Ia mengakui Liverpool tampil di bawah standar jika dibandingkan dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya.

"Kami jelas tidak tampil sebaik biasanya dalam hal permainan ofensif," tegasnya.

Sumber: BBC


Yuk Tengok Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait