Andoni Iraola Ungkap Alasan Liverpool Mandul saat Hadapi Fulham

Andoni Iraola menilai Liverpool tumpul saat imbang 0-0 vs Fulham: 14 tembakan, hanya 3 on target. Ia juga menyoroti jeda pemulihan sekitar 60 jam.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 13 September 2026, 10:34 WIB
Manajer Liverpool, Andoni Iraola, memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat laga Premier League antara Newcastle United dan Liverpool di St James' Park, Newcastle, 23 Agustus 2026. (Paul Ellis / AFP)

Bola.com, Jakarta - Andoni Iraola mengakui Liverpool kesulitan menciptakan peluang berbahaya saat ditahan Fulham 0-0 di Anfield pada pekan keempat Liga Inggris 2026/2027, Sabtu (12/9/2026). Hasil ini membuat The Reds harus berbagi angka di kandang.

Liverpool mendominasi jalannya laga dengan membukukan 14 tembakan. Namun hanya tiga yang tepat sasaran, sehingga tidak ada gol tercipta hingga peluit akhir.

Advertisement

Imbang ini menggagalkan upaya Liverpool meraih kemenangan ketiga beruntun di semua ajang. Mereka kini mengoleksi enam poin dari empat pertandingan, dengan catatan satu kemenangan dan tiga hasil imbang.

Untuk sementara, Liverpool menempati posisi keenam klasemen. Iraola menilai ada sejumlah faktor yang menurunkan ancaman ofensif timnya dibanding laga-laga sebelumnya.


Iraola Soroti Tumpulnya Serangan Liverpool

Kiper Liverpool Alisson Becker (kiri) lakukan penyelamatan pada laga melawan Fulham dalam lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Anfield, Sabtu (12/9/2026). (AFP/Paul Ellis)

Iraola menyebut problem utama Liverpool pada pertandingan ini berada di area penyerangan. Untuk pertama kalinya sejak ia menangani tim, peluang yang mereka ciptakan tak cukup untuk mengubah hasil.

"Saya pikir apa yang kurang cukup jelas. Saya pikir ini adalah pertandingan pertama sejak saya berada di sini ketika kami mengalami masalah dalam menciptakan peluang untuk mencetak gol, untuk membuat perbedaan secara ofensif," kata Iraola.

Ia menekankan dominasi permainan saja tidak cukup untuk mengamankan tiga poin. Minimnya ketajaman di sepertiga akhir menjadi alasan The Reds gagal memecah kebuntuan.

"Itulah alasan utama mengapa kami tidak bisa menciptakan sebanyak peluang yang kami inginkan. Kami tidak mencetak gol dan itulah mengapa kami hanya mendapatkan satu poin," lanjut Iraola.


Iraola Akui Jadwal Padat Pengaruhi Liverpool

Pelatih Liverpool Andoni Iraola berteriak kepada para pemainnya pada babak kedua laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026. (AP Photo/George Walker IV)

Iraola juga menyoroti jeda pemulihan yang sangat singkat, sekitar 60 jam dari laga sebelumnya. Ia mengakui kondisi pemain tidak sesehat biasanya, meski situasi seperti ini berpeluang berulang sepanjang musim.

"Saya pikir ada kekurangan kesegaran, tentu saja - kami tidak bisa menyembunyikannya. Saya pikir ini adalah jeda terburuk dalam hal waktu, hanya 60-an jam di antara pertandingan, setelah pertandingan yang sangat besar beberapa hari sebelumnya," ujar Iraola.

Menurutnya, Liverpool harus cepat beradaptasi saat menghadapi agenda padat. Dalam momen seperti ini, ia berharap tim bisa menemukan cara lain untuk mencetak gol.

"Namun, ini akan terjadi lebih sering. Mungkin dengan tambahan satu hari, tetapi terkadang situasinya akan sama sepanjang musim. Kami harus beradaptasi dengan keadaan seperti ini. Dalam pertandingan seperti inilah Anda terkadang harus menang melalui bola mati, terkadang melalui tembakan dari tepi kotak penalti, terkadang melalui momen brilian dari pemain ofensif, dan kami tidak memilikinya hari ini. Kami jelas tidak sebaik secara ofensif seperti pada pertandingan-pertandingan lainnya," tegas Iraola.

Sumber: Liverpool


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Berita Terkait