Bola.com, Jakarta - Arsenal mengirim pemandu bakat untuk memonitor perkembangan dua pemain Sevilla pada musim ini. Nama Lucien Agoume dan Kike Salas kini masuk radar The Gunners.
Keduanya tampil penuh dalam laga Sevilla musim ini dan menjadi sorotan tim rekrutmen Arsenal. Agoume berposisi sebagai gelandang bertahan, sementara Salas berperan di jantung pertahanan.
Sampai saat ini, Arsenal disebut masih menilai situasi keduanya sebelum mengambil langkah lanjutan. Di sisi lain, kebutuhan utama Mikel Arteta justru mengarah pada sektor ofensif.
Arsenal dan Fulham Ikuti Performa Agoume dan Salas
Arsenal dan Fulham memantau langsung Agoume serta Salas saat Sevilla menghadapi Spanyol. Partai tersebut berakhir 1-1, dengan kedua pemain bermain penuh selama 90 menit.
Agoume adalah gelandang bertahan berusia 24 tahun. Ia sempat bergabung sebagai pemain pinjaman dari Inter Milan sebelum kemudian dipermanenkan oleh Sevilla. Sejauh ini, ia menorehkan 90 penampilan untuk klub Andalusia tersebut, termasuk 36 pertandingan pada musim lalu. Nilai pasarnya diperkirakan sebesar €15 juta atau sekitar £13 juta.
Kike Salas berposisi bek tengah dan merupakan produk akademi Sevilla. Pemain berusia 23 tahun itu sudah mencatatkan 102 penampilan dan terikat kontrak hingga 2029. Estimasi nilai pasarnya berada di kisaran €14 juta atau sekitar £12 juta. Meski keduanya masuk radar Arsenal dan Fulham, belum ada pendekatan maupun penawaran resmi untuk saat ini.
Prioritas Arsenal: Kedalaman Sayap Kiri
Kehadiran Ezri Konsa memperkuat lini belakang Arsenal, sementara Bruno Guimaraes menambah kualitas di sektor tengah yang sudah solid. Dengan kondisi tersebut, menambah gelandang bertahan atau bek tengah baru bukan fokus utama Mikel Arteta saat ini.
Prioritas yang perlu ditangani adalah kedalaman lini serang, khususnya di sisi kiri. Pada bursa transfer musim panas, The Gunners sempat menjajaki sejumlah nama besar namun gagal mengamankan Vinicius Junior, Julian Alvarez, maupun Morgan Rogers.
Itu sebabnya, Agoume dan Salas lebih realistis diposisikan sebagai proyek jangka panjang ketimbang target utama. Dengan ambisi bersaing di Premier League dan Liga Champions, penguatan sektor ofensif dinilai lebih penting daripada menambah pemain di area yang sudah memiliki kedalaman memadai.