2 Kekalahan Beruntun, Pieter Huistra Ungkap Masalah PSS di BRI Super League

PSS gagal menang dalam dua pertandingan beruntun BRI Super League 2026/2027.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 15 September 2026, 16:00 WIB
PSS Sleman pada laga BRI Super League melawan Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12-9-2026). PSS kalah dengan skor 1-3. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Sleman - PSS Sleman mengawali kiprah di BRI Super League 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Super Elja menelan dua kekalahan beruntun dari dua laga yang dijalani.

Terbaru, PSS takluk 1-3 dari Madura United pada pekan kedua di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12-9-2026). Sebelumnya, mereka kalah 1-2 dari Bali United pada partai pembuka.

Advertisement

Pelatih PSS, Pieter Huistra, menyadari situasi tersebut tidak ideal. Apalagi, tim asuhannya baru saja kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

"Ya, tidak pernah menyenangkan memulai musim dengan, terutama saat Anda baru saja promosi, memulai dengan dua kekalahan. Itu tidak bagus," ujar Huistra.

 


Punya Kualitas

PSS Sleman saat menghadapi Madura United pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/9/2026). (Bola.com/Ana Dewi)

Kendati hasil awal belum sesuai harapan, pelatih asal Belanda itu menyebut PSS memiliki kualitas yang cukup untuk berkembang sepanjang musim.

"Saya pikir ada cukup kualitas dalam tim. Saya pikir tim ini akan memiliki banyak ruang untuk berkembang. Saya pikir pelatih lawan juga sangat jelas mengatakan bahwa mereka beruntung hari ini bisa menang seperti ini," katanya.

Namun, Huistra tidak ingin PSS hanya berpegang pada penilaian tersebut. Menurutnya, Super Elja harus segera melakukan pembenahan agar lebih kompetitif di Super League.

"Tapi, ya, kami tidak bisa berpatokan pada hal itu saja. Kami hanya harus memastikan kami berkembang, kami menjadi lebih efisien. Itulah Liga Super, ini berbeda dari Liga 2," lanjutnya.

 


Kesalahan Harus Diminimalkan

Pelatih PSS, Pieter Huistra, pada sesi konferensi pers setelah pertandingan melawan Madura United dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/9/2026). (Bola.com/Ana Dewi)

Huistra menilai perbedaan level Liga 2 dan Super League membuat kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, PSS perlu memperbaiki performa, terutama ketika bertahan.

"Jika membuat kesalahan di Liga Super, mereka akan menghukum Anda karena kesalahan itu. Jadi, kami harus meningkatkan terutama dalam situasi bertahan ini. Kami harus lebih efektif juga dalam mencetak gol," tutur Huistra.

Dari dua pertandingan, PSS baru mencetak dua gol melalui Melvyn Lorenzen dan Matheus Fornazari. Sebaliknya, gawang Super Elja sudah kebobolan lima kali.

Saat ini, PSS berada di posisi ke-15 klasemen sementara tanpa poin. Mereka jadi satu di antara klub promosi yang belum meraih kemenangan bersama Isen Mulang FC dan Garudayaksa.

PSS selanjutnya menghadapi ujian tandang. Super Elja akan melawat ke markas Dewa United pada pekan ketiga Super League di Banten International Stadium, Minggu (20-9-2026).

Berita Terkait