Bola.com, Jakarta - Enzo Maresca mengawali pekerjaannya sebagai manajer Manchester City dengan hasil yang meyakinkan. Menggantikan Pep Guardiola, sosok legendaris yang meninggalkan warisan besar di Etihad Stadium, bukanlah tugas mudah, tetapi Maresca mampu melewati fase awal tersebut dengan tenang.
Empat kemenangan dari empat pertandingan Premier League menempatkan Manchester City di puncak klasemen bersama Arsenal. Persaingan kedua klub itu pun mulai diprediksi kembali menjadi pertarungan utama dalam perebutan gelar juara.
Kemenangan paling penting Maresca sejauh ini terjadi saat City mengalahkan Manchester United 1-0 di Old Trafford pada Minggu. Hasil tersebut terasa semakin istimewa karena City harus bermain dengan 10 pemain untuk sebagian besar pertandingan setelah Phil Foden mendapat kartu merah.
Start positif Maresca membuatnya mulai dibandingkan dengan David Moyes, yang pernah ditunjuk sebagai penerus Sir Alex Ferguson di Manchester United pada 2013. Namun, perkembangan awal di City menunjukkan Maresca memiliki peluang lebih besar untuk menghindari kegagalan yang dialami Moyes.
Maresca Bawa Ketenangan ke Manchester City
Manchester City tidak hanya meraih kemenangan ketika menghadapi Manchester United, tetapi juga memperlihatkan ketenangan dalam situasi sulit. Sikap para pemain tersebut dianggap mencerminkan karakter Maresca yang mampu menjaga tim tetap fokus meski harus bermain dengan 10 orang.
Kemenangan 1-0 di Old Trafford menjadi bukti penting bahwa City tidak mudah kehilangan kendali. Maresca berhasil membuat timnya tetap disiplin dan tidak terburu-buru ketika pertandingan menuntut konsentrasi tinggi.
Hasil tersebut melanjutkan momentum positif yang dibangun City setelah kekalahan 0-3 dari Arsenal pada ajang Community Shield. Setelah itu, The Citizens meraih lima kemenangan beruntun, termasuk kemenangan di Liga Champions atas Porto.
Empat kemenangan dari empat pertandingan Premier League juga membuat City berada di posisi teratas bersama Arsenal. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa transisi dari era Guardiola menuju Maresca sejauh ini berjalan lebih mulus daripada yang diperkirakan.
Tidak Ingin Mengulang Nasib David Moyes
Perbandingan dengan David Moyes tidak bisa dihindari karena keduanya sama-sama menggantikan manajer legendaris di klub besar Inggris. Moyes mengambil alih Manchester United setelah Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013, tetapi hanya bertahan selama 10 bulan sebelum dipecat.
Dalam konferensi pers perkenalannya, Maresca sempat menyebut Ferguson dan Arsene Wenger ketika membahas tantangan yang muncul setelah klub ditinggalkan manajer berusia panjang. Ia mengatakan klub biasanya mengalami sedikit kesulitan setelah kehilangan sosok yang telah lama memimpin.
Namun, Maresca menunjukkan respons berbeda terhadap tantangan tersebut. Ia menyebut pekerjaannya di Manchester City sebagai sebuah tantangan sekaligus kehormatan untuk meneruskan jejak Guardiola.
Maresca juga telah memperkirakan bahwa nama Guardiola akan terus muncul dalam pembicaraan publik. Meski demikian, mantan manajer Chelsea dan Leicester itu menegaskan bahwa hal tersebut tidak memberikan tekanan pada dirinya.
Maresca tetap harus mempertahankan performa positifnya agar keraguan publik tidak kembali muncul. Apalagi, ia disebut sebagai satu-satunya kandidat yang diincar Manchester City untuk mengisi posisi manajer setelah Guardiola.
Sumber: BBC Sport