Bola.com, Tangerang - Dewa United mengonfirmasi bahwa Taisei Marukawa sedang menjalani proses naturalisasi untuk menjadi Warga Negara Indonesia atau WNI.
Marukawa, yang lahir di Higashihiroshima, Jepang, pada 30 Januari 1997, berupaya untuk mendapatkan paspor Indonesia melalui jalur tinggal lima tahun di Indonesia.
Marukawa memang sudah lima tahun menetap di Indonesia sejak membela Persebaya Surabaya pada 2021-22, PSIS Semarang pada 2022-2024, dan Dewa United pada 2024 sampai dengan sekarang.
"Kami tentu berharap proses naturalisasi Taisei bisa berjalan dengan lancar. Sebagai klub, kami tentu akan mendukung proses tersebut," ujar Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/9/2026).
Bisa Bahasa Indonesia
Jika proses naturalisasinya selesai, Marukawa berpeluang untuk memperkuat Timnas Indonesia. Selain itu, ia akan terhitung sebagai pemain lokal di kompetisi.
"Dia sudah lima tahun tinggal dan berkarier di Indonesia, jadi secara lingkungan dan kehidupan sehari-hari dia juga sudah sangat dekat dengan Indonesia," ucap Ardian.
"Bahkan kita bisa melihat Taisei sudah bisa berbahasa Indonesia dengan cukup percaya diri. Itu menunjukkan bagaimana dia sudah beradaptasi dengan baik selama berada di sini," ungkapnya.
Marukawa menjadi satu dari sedikit legiun impor yang awet berkarier di Indonesia. Winger berusia 29 tahun itu pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga 1 2021/2022 ketika masih membela Persebaya.
Dorongan Dewa United
Dewa United mendorong Marukawa untuk bisa bermain dengan Timnas Indonesia. Ardian menilai bahwa pemain jebolan Liga Malta itu punya kualitas yang mumpuni untuk berbaju Merah Putih.
"Taisei juga sudah punya pengalaman yang cukup panjang bermain di Liga Indonesia. Dia memahami karakter kompetisi dan sudah menghadapi banyak situasi selama bermain di Indonesia," terang Ardian.
"Kami berharap pengalaman, kecepatan, kreativitas, dan eksplosivitas yang dia miliki nantinya bisa memberikan kontribusi positif apabila dia mendapat kesempatan untuk memperkuat Timnas Indonesia," ungkap Ardian.