Bola.com, Jakarta - Noel Gallagher mengaku sangat bangga melihat kedua putranya ikut merasakan atmosfer panas derbi Manchester ketika Manchester City menghadapi Manchester United di Old Trafford.
Musisi Oasis sekaligus pendukung fanatik Man City itu menyaksikan langsung pertandingan dari tribune tandang.
Man City akhirnya menang 1-0 berkat gol kontroversial Erling Haaland, meski harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari satu jam.
Bagi Gallagher, pertandingan tersebut menjadi momen spesial karena kedua putranya, Sonny dan Donovan, untuk pertama kalinya menyaksikan derbi Manchester di kandang lawan.
Keduanya bahkan terlihat menggoda suporter MU dari tribun dengan gestur vulgar.
Gallagher mengaku senang melihat putra-putranya ikut terbawa suasana pertandingan.
"Ada suatu titik sebagai seorang ayah ketika Anda melihat anak-anak dan berpikir, 'Ya Tuhan, saya membesarkan kalian dengan baik.' Ketika mereka bisa merasakan hal yang sama seperti Anda dan benar-benar memahaminya," ujar Gallagher kepada Andy Goldstein dan mantan kiper MU, Ben Foster, dalam program "talkSPORT DriveTime".
Gallagher Bangga
Menurut Gallagher, suasana di tribune tandang juga membuat persaingan antarsuporter terasa makin kuat.
Ia mengatakan pendukung Man City yang berada di tribune tandang tidak hanya memberikan dukungan kepada tim, tetapi juga mendapat respons langsung dari suporter MU.
"Jangan lupa, ketika Anda berada di tribune tandang dan suporter United berada di depan Anda, mereka memberikan tekanan kepada Anda sama seperti Anda memberikannya kepada mereka," lanjutnya.
Gallagher kemudian mengungkapkan kebanggaannya setelah Sonny dan Donovan ikut terlibat dalam atmosfer tersebut.
Ia bahkan menyebut aksi kedua putranya menjadi pemberitaan.
"Dia masuk surat kabar hari ini dan hati saya penuh kebanggaan kepada putra-putra saya yang benar-benar ikut terlibat kemarin, termasuk dengan para suporter United," tuturnya.
Sebenarnya Enggan Datang ke Old Trafford
Gallagher mengakui dirinya biasanya tidak terlalu ingin datang ke Old Trafford. Menurutnya, perjalanan keluar masuk stadion bisa menjadi cukup panas.
Namun, keinginan Sonny dan Donovan untuk menyaksikan derbi tandang pertama mereka membuat Gallagher akhirnya datang ke stadion.
"Biasanya saya tidak akan pergi. Saya tidak suka pergi ke Old Trafford karena keluar masuknya bisa sedikit panas, tetapi mereka ada di sana," katanya.
"Mereka sangat ingin pergi karena belum pernah ke sana, jadi saya sebenarnya pergi untuk mereka, dan mereka benar-benar ikut merasakan atmosfernya. Itu hari yang sangat, sangat menyenangkan," tambah musisi berusia 59 tahun itu.
Seputar Gol Haaland
Gallagher menikmati kemenangan Man City yang diraih dalam situasi sulit. Man City bermain dengan 10 pemain setelah Phil Foden mendapat kartu merah karena melakukan tendangan kepada Bruno Fernandes.
Gol Haaland pada awalnya dianulir karena offside sebelum akhirnya disahkan. Gallagher mengaku sempat mengira penyerang asal Norwegia tersebut memang berada dalam posisi offside.
"Tentu saja kami merayakannya seperti orang gila selama sekitar lima detik setelah gol Haaland yang awalnya dianulir karena offside. Bahkan pagi ini kami merasa dia terlihat offside," ujar Gallagher.
"Saya menonton Match of the Day. Di televisi dia terlihat offside, jadi semua orang mengira itu offside. Namun, ternyata hanya ujung kuku sepatu," lanjutnya.
Meski begitu, Gallagher justru memuji penyelesaian Haaland. Ia menilai gol tersebut tetap luar biasa, terlebih karena Man City harus menjalankan strategi berbeda setelah bermain dengan 10 orang.
"Tidak ada yang membicarakan penyelesaiannya. Bagaimana dia melakukannya dan mengarahkan bola ke sisi lain gawang benar-benar luar biasa," katanya.
"Fakta bahwa semuanya berjalan sesuai keinginan kami dan seluruh strategi kami dengan 10 pemain bisa berhasil, itu luar biasa," ucap kakak Liam Gallagher itu.
Oasis Kembali Tur
Selain membahas derbi Manchester, Gallagher berbicara mengenai rencana terbaru Oasis setelah reuni besar mereka pada 2025.
Oasis dijadwalkan kembali menjalani tur pada 2027 dengan 38 pertunjukan di Eropa dan Amerika Utara.
Satu di antara agenda terbesar mereka adalah tampil sebanyak 11 kali di Etihad Stadium, markas Man City.
Oasis juga akan kembali menggelar pertunjukan di Knebworth, lokasi konser legendaris mereka pada 1996.
Sumber: Talksport