Javier Tebas Punya Jagoan Berbeda untuk Ballon d'Or 2026: Bukan Lamine Yamal atau Kylian Mbappe

Javier Tebas menjagokan Rodri untuk Ballon d'Or 2026, mengungguli Kylian Mbappe dan Lamine Yamal. Ia merujuk performa Rodri di Piala Dunia, meski ada isu cedera

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 16 September 2026, 17:21 WIB
Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas, berbicara kepada media di Ciudad del Futbol di Las Rozas, di luar Madrid, pada 16 Desember 2024. (OSCAR DEL POZO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Persaingan menuju Ballon d'Or 2026 semakin menarik perhatian. Ketika Lamine Yamal dan Kylian Mbappe masuk dalam daftar nama yang banyak dibicarakan, Javier Tebas justru mengarahkan dukungannya kepada pemain lain.

Presiden La Liga itu memilih Rodri sebagai kandidat yang menurutnya layak kembali memenangkan penghargaan individu bergengsi tersebut. Penilaian Tebas tidak lepas dari kontribusi sang gelandang bersama timnas Spanyol di Piala Dunia FIFA 2026.

Advertisement

Yamal sendiri mendapat dukungan kuat dari Barcelona. Klub tersebut bahkan menjalankan kampanye humas untuk memperkuat pencalonan pemain mudanya dalam perebutan Ballon d'Or.

Di sisi lain, Rodri membawa modal penting dari penampilannya bersama Spanyol. Bagi Tebas, performa sang gelandang di Piala Dunia menjadi faktor yang membuat namanya tetap pantas diperhitungkan dalam persaingan.


Dukungan Terbaru Javier Tebas untuk Rodri

Rodri mencium trofi penghargaaan pemain terbaik Euro 2024 setelah membawa Spanyol menjuarai turnamen sepak bola Eropa di Spanyol itu, Senin (15/7/2024) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Tebas kembali menyampaikan dukungannya kepada Rodri dalam perebutan Ballon d'Or 2026. Ia secara khusus menyoroti kontribusi gelandang tersebut selama memperkuat Spanyol di Piala Dunia.

"Melihat apa yang telah dilakukan Rodri di Piala Dunia, dia layak mendapatkannya lagi," ujar Tebas kepada El Chiringuito.

Rodri tampil menonjol sepanjang turnamen tersebut. Kepemimpinan, ketenangan, dan pengaruhnya di lini tengah menjadi bagian penting dari perjalanan Spanyol hingga mengangkat trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010.

Dukungan Tebas membuat Rodri memiliki alasan kuat untuk tetap diperhitungkan di tengah persaingan ketat. Performa di level internasional menjadi salah satu modal utama sang gelandang dalam perburuan penghargaan tersebut.


Masalah Cedera Mengganjal Laju Rodri

Foto ini menunjukkan trofi setelah gelandang Manchester City asal Spanyol, Rodri, menciumnya saat memenangkan penghargaan Ballon d'Or dalam upacara penghargaan Ballon d'Or 2024 di Theatre du Chatelet, Paris, pada 28 Oktober 2024. (FRANCK FIFE/AFP)

Namun, pencalonan Rodri juga memiliki catatan yang dapat memengaruhi persaingannya. Ia menghabiskan sebagian besar musim lalu di ruang perawatan setelah mengalami cedera.

Rodri hanya tampil dalam 21 pertandingan Premier League bersama Manchester City musim lalu. Pada musim tersebut, Man City juga gagal memenangkan gelar Premier League.

Kondisi tersebut membuat pencapaian Rodri bersama Spanyol di Piala Dunia menjadi bagian penting dari pencalonannya. Sementara itu, Yamal memiliki modal berbeda setelah membantu Barcelona meraih gelar La Liga dan ikut memperkuat Spanyol di Piala Dunia.

Performa Yamal di Piala Dunia memang tidak dinilai sebaik Rodri, Kane, atau Mbappe dalam materi sumber. Dengan sejumlah faktor tersebut, persaingan menuju Ballon d'Or 2026 tetap menghadirkan perdebatan yang ketat.

Sumber: Barca Universal

Berita Terkait