AC Milan Belum Stabil, Masih Percaya dengan Ruben Amorim?

AC Milan tanpa kemenangan dalam tiga laga beruntun. Ardon Jashari minta tim lebih agresif dan menegaskan para pemain wajib bertanggung jawab.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 17 September 2026, 15:16 WIB
Pelatih AC Milan asal Portugal Ruben Amorim saat pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan AC Milan di Stadion Allianz di Turin pada 7 September 2026. (Isabella BONOTTO/AFP)

Bola.com, Jakarta - AC Milan belum mampu menjaga konsistensi pada awal musim 2026/2027. Rossoneri melewati tiga pertandingan terakhir tanpa kemenangan setelah bermain imbang 1-1 melawan Juventus, ditahan Lazio 2-2, lalu kalah 0-2 dari Benfica.

Hasil kontra Benfica menjadi pukulan tersendiri karena Milan tampil di hadapan pendukungnya sendiri di San Siro. Benfica bermain efektif dengan mencetak satu gol pada masing-masing babak untuk membawa pulang tiga poin.

Advertisement

Ardon Jashari tetap percaya terhadap proyek Milan bersama Ruben Amorim. Namun, gelandang asal Swiss itu mengakui timnya harus menunjukkan agresivitas dan semangat lebih besar setelah gagal memberikan respons yang memadai saat menghadapi Benfica.

Menurut Jashari, persoalan tersebut tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada Amorim. Para pemain Milan juga harus mengambil tanggung jawab atas performa yang belum sesuai harapan.


Jashari Minta AC Milan Lebih Agresif

Reaksi para pemain AC Milan setelah pertandingan Liga Europa melawan Benfica di Stadion San Siro, Milan, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. AC Milan kalah 0-2 dari Benfica. (Marco Bertorello/AFP)

Jashari menilai Milan perlu meningkatkan intensitas permainan jika ingin berkembang di bawah arahan Amorim. Kepercayaan terhadap proyek klub, menurutnya, harus dibarengi penampilan yang lebih baik di lapangan.

"Kami harus percaya pada proyek ini. Performa seperti ini saja tidak cukup. Kami harus bermain agresif. Jika kami bermain cerdas, jika kami memiliki semangat sejak awal," kata Jashari.

Milan sebenarnya sempat memiliki peluang untuk mengubah jalannya pertandingan melawan Benfica. Namun, peluang tersebut tidak dimaksimalkan sehingga Rossoneri gagal mencetak gol balasan.

"Jika kami melakukan kesalahan dan membiarkan lawan mengambil keuntungan, itu bukan karena proyek ini. Kami harus tampil lebih baik," tegas Jashari.


Pemain AC Milan Harus Bertanggung Jawab

Kiper Benfica Anatoliy Trubin menghalau sundulan pemain AC Milan Strahinja Pavlovic dalam laga Liga Europa antara AC Milan vs Benfica di Milan, Italia, Rabu, 16 September 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Jashari juga menolak anggapan bahwa seluruh persoalan Milan harus diarahkan kepada Amorim. Ia menilai para pemain memiliki tanggung jawab yang sama, baik secara kolektif maupun individu.

"Kami adalah pemain di klub besar, dan kami semua harus bertanggung jawab atas cara kami bermain, baik secara kolektif maupun individu. Menang atau kalah, kami harus menerimanya," kata Jashari.

Milan kini harus segera berbenah setelah gagal menang dalam tiga laga beruntun. Perbaikan diperlukan agar Rossoneri mampu mengembalikan kepercayaan diri sekaligus menjaga arah proyek Amorim.

"Saya sudah mengatakannya dalam wawancara-wawancara sebelumnya: penting bagi kami untuk percaya pada proyek ini," tutup pemain asal Swiss tersebut.

Sumber: SempreMilan

Berita Terkait