Barcelona Menang Besar Lagi, tetapi Masalah Laten di Lini Belakang Terus Terjadi

Barcelona melibas Racing 7-2 di Camp Nou, tapi dua kebobolan menegaskan isu clean sheet: 1 dari 4 laga, total 7 kebobolan.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 17 September 2026, 15:39 WIB
Pelatih Barcelona asal Jerman, Hans-Dieter Flick, meneriakkan instruksi kepada para pemainnya dari pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan FC Barcelona di stadion San Siro di Milan, Rabu dini hari WIB (7-5-2025). (PIERO CRUCIATTI/AFP)

Bola.com, Jakarta - Barcelona kembali menunjukkan ketajaman luar biasa di La Liga. Menjamu Racing Santander pada pekan keenam di Camp Nou, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB, Blaugrana menang telak 7-2.

Sembilan gol tercipta dalam pertandingan tersebut, dengan Barcelona mendominasi jalannya laga. Namun, dua gol yang bersarang di gawang mereka kembali memperlihatkan persoalan pertahanan yang belum sepenuhnya teratasi.

Advertisement

Barcelona tampil agresif sejak awal dan mampu mengontrol pertandingan dengan penguasaan bola yang mencapai 80 persen. Berbagai peluang juga terus diciptakan untuk menekan pertahanan Racing Santander.

Dominasi tersebut sayangnya belum berjalan beriringan dengan konsistensi di lini belakang. Barcelona hanya sekali mencatatkan clean sheet dalam empat pertandingan terakhir, dengan tujuh gol bersarang di gawang mereka dalam periode tersebut.


Barcelona Dominan, tetapi Masih Lengah

Pemain Barcelona Raphinha merayakan gol bersama Gavi (kanan) dalam laga La Liga Spanyol antara Barcelona vs Racing Santander di Barcelona, Spanyol, Rabu, 16 September 2026. (AP Photo/Joan Monfort)

Barcelona praktis mengendalikan sebagian besar jalannya pertandingan. Penguasaan bola yang tinggi membuat peluang lebih banyak tercipta di area pertahanan Racing Santander.

Namun, dua gol tim tamu menunjukkan bahwa dominasi permainan belum menjamin pertahanan Barcelona terbebas dari masalah. Kedua gol tersebut bahkan lahir melalui situasi yang seharusnya dapat diantisipasi.

Gol pertama Racing Santander diawali serangan balik cepat. Gerard Martin dan Andreas Christensen berada dalam posisi yang kurang tepat, sebelum sentuhan Joao Cancelo justru mengarahkan bola ke jalur pemain lawan dan membuka ruang untuk mencetak gol.

Momen tersebut kembali memperlihatkan persoalan konsentrasi dan koordinasi di lini belakang Barcelona. Perubahan situasi secara cepat masih bisa membuat pertahanan Blaugrana kehilangan struktur.


Kesalahan Individu Jadi Pekerjaan Rumah

Penyerang Barcelona, Raphinha (kiri), merayakan gol ketiganya sekaligus hattrick saat menghadapi Racing Santander pada pertandingan LaLiga di Stadion Camp Nou, Barcelona, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. (Lluis Gene/AFP)

Gol kedua Racing Santander bahkan lahir dari kesalahan individu yang lebih fatal. Wojciech Szczesny kehilangan penguasaan bola tepat di depan gawang sehingga pemain lawan mendapatkan kesempatan mencetak gol dengan mudah.

Kesalahan seperti itu menjadi catatan negatif di tengah kemenangan besar Barcelona. Persoalannya bukan sekadar jumlah gol yang kebobolan, melainkan cara lawan memperoleh peluang tersebut.

Di luar dua gol Racing Santander, Barcelona hampir tidak memberikan banyak celah sepanjang pertandingan. Akan tetapi, kelengahan di lini belakang tetap menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera diperhatikan Hansi Flick.

Barcelona kini hanya mencatatkan satu clean sheet dalam empat pertandingan terakhir. Jika ingin menjaga konsistensi sepanjang musim, Flick perlu memastikan kesalahan serupa tidak terus terulang meski lini serang mampu menghasilkan banyak gol.

Sumber: Barca Universal

Berita Terkait