Bola.com, Jakarta - Real Madrid sempat kehilangan Aurelien Tchouameni pada awal musim akibat cedera yang didapatnya saat Piala Dunia. Absennya gelandang asal Prancis itu menjadi tantangan tersendiri bagi Jose Mourinho di tengah komposisi skuad yang dipenuhi pemain bertipe menyerang.
Tchouameni akhirnya kembali ketika Real Madrid memasuki periode krusial dengan jadwal yang semakin padat. Pemain berusia 26 tahun tersebut langsung menunjukkan mengapa dirinya memiliki peran penting dalam struktur permainan Los Blancos.
Mourinho memang menegaskan tidak ada pemain yang tidak tergantikan di skuadnya. Namun, karakter Tchouameni sebagai gelandang yang memberikan keseimbangan membuat posisinya semakin sulit diabaikan.
Menurut AS, staf pelatih Real Madrid melihat Tchouameni sebagai pemain yang mampu menghadirkan keteraturan dan stabilitas bagi tim. Ia juga dipandang sebagai sosok penting dalam pertandingan besar dan kini berpeluang menjadi starter saat menghadapi Atletico Madrid di Metropolitano.
Tchouameni Kembali dengan Performa Impresif
Mourinho sempat berhati-hati dalam mengelola menit bermain Tchouameni setelah sang gelandang kembali dari cedera. "Dia pasti akan mendapatkan lebih banyak menit bermain saat melawan Elche. Kondisinya semakin baik, lebih kuat, dan lebih percaya diri. Dia pasti akan bermain, meski saya tidak bisa memastikan berapa lama," katanya.
Madrid awalnya mempertimbangkan untuk memainkan Tchouameni sekitar 30 menit sebelum meningkatkan beban kerjanya secara bertahap. Namun, ia justru dipercaya tampil sebagai starter bersama Federico Valverde dan bermain selama 86 menit.
Meski belum mencapai ritme kompetitif terbaik, Tchouameni mampu menyelesaikan 40 operan dengan akurasi 95,2 persen. Di antara gelandang dan penyerang Madrid, hanya Arda Guler yang mencatatkan persentase operan lebih tinggi.
Tchouameni juga mencatatkan empat ball recovery dalam pertandingan yang sempat membuat Madrid kesulitan setelah mengawali laga dengan baik. Statistik tersebut memperlihatkan kontribusinya bukan hanya dalam distribusi bola, tetapi juga dalam menjaga keseimbangan permainan.
Jangkar untuk Menyeimbangkan Madrid
Real Madrid terkadang terlalu mudah ditembus lawan di area 'between the lines'. Kehadiran Tchouameni memberikan perlindungan di ruang tersebut sekaligus fondasi yang lebih stabil bagi pemain-pemain di sekitarnya.
Staf pelatih Madrid melihatnya sebagai elemen taktis yang mampu menghubungkan antarlini sekaligus mengurangi ruang yang dapat dieksploitasi lawan. Fungsi tersebut menjadi semakin penting karena Madrid memiliki banyak pemain dengan orientasi menyerang.
Eduardo Camavinga dan Bernardo Silva juga bisa dimainkan di area tersebut, tetapi profil permainan keduanya berbeda. Tchouameni menawarkan karakter yang lebih sesuai untuk menjalankan fungsi sebagai jangkar dan menjaga struktur tim.
Kini, pertanyaan utamanya adalah kesiapan fisik Tchouameni setelah bermain 86 menit melawan Elche. Jika kondisinya memungkinkan, ia berpeluang kembali menjadi pilihan Mourinho bersama Valverde saat menghadapi Atletico Madrid di Metropolitano.
Sumber: Madrid Universal