5 Kesalahan VAR Terburuk di Premier League, Gol Haaland Hanya Salah Satunya

Berikut lima kesalahan VAR terburuk di Premier League, gol Erling Haaland masuk daftar.

Bola.com, Jakarta - Kontroversi VAR kembali menjadi perbincangan setelah keputusan dalam Derbi Manchester terbaru memunculkan masalah.

Gol Erling Haaland yang membawa Manchester City menang atas Manchester United menjadi insiden terbaru yang melibatkan keputusan kontroversial dari ruang VAR di Stockley Park.

Haaland mencetak gol yang menjadi penentu kemenangan Man City pada hari Minggu malam WIB.

Keputusan tersebut membuat pihak MU kecewa, termasuk sang pelatih, Michael Carrick, yang secara terbuka mempertanyakan keputusan VAR setelah pertandingan.

Tak lama berselang, pimpinan Pro Ref, Howard Webb, mengakui kesalahan tersebut secara langsung di televisi.

Sebelumnya, organisasi itu juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada MU hanya beberapa jam setelah pertandingan berakhir.

Perdebatan mengenai VAR dan kinerja para penggunanya pun kembali mencuat. Sistem tersebut sudah digunakan sejak 2019, tetapi keberadaannya tetap mendapat kritik.

Bahkan, sebagian pihak yang semula mendukung VAR kini kembali mempertanyakan apakah teknologi tersebut memang masih diperlukan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Komentar Maresca

Manajer Man City, Enzo Maresca, menilai respons terhadap kesalahan VAR dalam Derbi Manchester terlalu berlebihan.

Keputusan tersebut gagal mempertimbangkan posisi Enzo Fernandez yang berada dalam posisi offside ketika berusaha menyambut bola.

"Berbicara tentang satu episode atau satu momen setelah pertandingan ketika kami bermain selama 70 hingga 75 menit dengan 10 pemain, menurut saya itu cukup buruk," ujar Maresca.

Maresca juga mengingatkan bahwa keputusan wasit terkadang menguntungkan dan terkadang merugikan sebuah tim.

Ia bahkan kembali menyinggung kesalahan VAR dalam Derbi Manchester pada 2023 ketika dirinya masih menjadi asisten Pep Guardiola. Dalam kasus tersebut, badan wasit tidak memberikan permintaan maaf.

Kesalahan yang masih diingat hingga tiga tahun tentu bukan hal kecil. Namun, sepanjang penerapan VAR, sejumlah keputusan kontroversial lain juga pernah terjadi.

Nah, berikut lima insiden yang dinilai paling mencolok dalam sejarah Premier League, versi Mirror.

5. Gol Haaland dalam Derbi Manchester

Gol Haaland dalam Derbi Manchester terbaru menjadi kasus paling anyar yang kembali memicu perdebatan.

Gol tersebut sempat dianulir karena offside, tetapi setelah garis VAR ditarik, Patrick Dorgu dinilai membuat Haaland berada dalam posisi onside.

Posisi Haaland kemudian diterima sebagai keputusan yang benar. Persoalannya, terletak pada Enzo Fernandez yang berada di tengah kotak penalti dalam posisi offside.

Gelandang Argentina itu mencoba menyundul bola, meski gagal menyentuhnya. Gerakannya juga membuat Lisandro Martinez terganggu ketika berusaha mengantisipasi Fernandez dan Haaland.

VAR kemudian menilai tidak ada masalah karena Fernandez tidak menyentuh bola. Namun, keputusan tersebut tidak mempertimbangkan pengaruh pergerakan Fernandez terhadap jalannya permainan.

Gary Neville mengatakan dirinya memperkirakan permintaan maaf akan segera datang. Pernyataan tersebut kemudian terbukti setelah Pro Ref mengakui kesalahan tersebut.

4. Rodri Lolos dari Handball

Pada persaingan perebutan gelar Premier League 2021/2022, Manc City bertandang ke Goodison Park untuk menghadapi Everton.

Man City mencetak gol melalui Phil Foden pada fase akhir pertandingan dan berpeluang membawa pulang tiga poin penting.

Namun, pertandingan tersebut diwarnai insiden Rodri di kotak penalti The Citizens. Pemain asal Spanyol itu terlihat melakukan handball ketika berusaha mengontrol bola menggunakan dada.

Bola tampak mengenai lengannya setelah Rodri salah memperkirakan pantulan. Suporter Everton pun meyakini terjadi pelanggaran. Durasi pemeriksaan VAR juga menunjukkan bahwa insiden tersebut bukan keputusan yang mudah.

Pada akhirnya, penalti tidak diberikan dan Rodri serta Pep Guardiola lolos dari hukuman.

Manajer Everton saat itu, Frank Lampard, kemudian menuding wasit VAR Chris Kavanagh sebagai profesional yang tidak menjalankan tugasnya dengan benar.

Kepala wasit saat itu, Mike Riley, kemudian secara pribadi meminta maaf kepada Lampard.

3. Gol Bruno Fernandes Tetap Disahkan

Kasus berikutnya juga terjadi dalam Derbi Manchester pada 2023. Man City sempat unggul di Old Trafford sebelum MU membalikkan keadaan.

Bruno Fernandes mencetak gol penyama kedudukan, tetapi prosesnya memicu perdebatan karena Marcus Rashford berada dalam posisi offside beberapa meter.

Rashford mengejar bola yang berada di jalurnya, meski tidak menyentuhnya. Namun, keberadaannya dinilai memengaruhi pemain belakang Man City. Fernandes kemudian datang dari posisi onside dan mencetak gol.

Asisten wasit sempat mengangkat bendera offside, tetapi keputusan tersebut kemudian dibatalkan dan gol disahkan. MU akhirnya memenangkan pertandingan.

Pep Guardiola mempertanyakan keputusan tersebut dengan menyoroti posisi Rashford dan pengaruhnya terhadap permainan.

Howard Webb kemudian mengakui jika situasi serupa terjadi lagi, hasil keputusan kemungkinan akan berbeda.

2. Pelanggaran Andre Onana terhadap Sasa Kalajdzic Diabaikan

Pada musim kedua Erik ten Hag sebagai manajer MU, klub melepas David de Gea dan mendatangkan Andre Onana.

Tanda peringatan muncul dalam pertandingan pembuka MU melawan Wolverhampton Wanderers. Ketika Setan Merah berusaha mempertahankan keunggulan, Onana keluar untuk menghalau sebuah umpan silang.

Alih-alih mengenai bola, kiper asal Kamerun itu justru mengenai Sasa Kalajdzic. Tidak ada sentuhan terhadap bola, tetapi terjadi kontak dengan pemain Wolves pada penghujung pertandingan.

Wasit tidak memberikan penalti. Manajer Wolves saat itu, Gary O'Neil, kemudian mengatakan bahwa Jon Moss, yang bertanggung jawab atas wasit elite, mengaku tidak percaya dengan kesalahan tersebut.

Tiga ofisial yang terlibat dalam pertandingan itu kemudian tidak ditugaskan pada pekan berikutnya.

1. Gol Diaz Dianulir

Kasus Luis Diaz dalam pertandingan Tottenham Hotspur kontra Liverpool pada 2023 menjadi satu di antara kesalahan VAR paling mencolok.

Diaz mengira telah membuka keunggulan Liverpool, tetapi hakim garis mengangkat bendera offside. Keputusan tersebut terlihat cukup ketat sehingga VAR kemudian melakukan pemeriksaan.

Masalah besar muncul karena petugas VAR sebenarnya menganggap Diaz berada dalam posisi onside. Namun, ketika mereka menyatakan keputusan lapangan benar, mereka justru mengonfirmasi bahwa Diaz offside.

PGMOL kemudian menyebut kejadian tersebut sebagai "kesalahan manusia yang signifikan".

Rekaman audio yang dirilis setelah pertandingan memperlihatkan kepanikan di ruang VAR dan adanya ketidakselarasan antara sejumlah ofisial.

Ketika kesalahan tersebut disadari, pertandingan sudah kembali berjalan sehingga keputusan tidak bisa ditarik kembali. Liverpool pun harus menerima keputusan tersebut.

Manajer Liverpool saat itu, Jurgen Klopp, kemudian ditanya mengenai permintaan maaf dari PGMOL.

Ia menjawab bahwa permintaan maaf tersebut tidak akan mengubah perolehan poin dan mengingatkan bahwa VAR sebelumnya diharapkan membuat keputusan pertandingan menjadi lebih mudah.

 

Sumber: Mirror

Video Populer

Foto Populer