5 Rekrutan Terbaik Real Madrid Sepanjang Masa: Cristiano Ronaldo Menguasai Posisi Puncak

5 rekrutan terbaik Real Madrid dipilih berdasarkan kontribusi, prestasi, dan peran penting mereka dalam membawa Los Blancos meraih berbagai trofi bergengsi.

BolaCom | Fauzi Ananta DharmawanDiterbitkan 20 September 2026, 14:15 WIB
Kesuksesan Zinedine Zidane di awal kariernya menjadi pelatih Real Madrid tak lepas dari peran seorang Cristiano Ronaldo. Selama di Bernabeu, duet Zizou dan CR7 telah tampil sebanyak 114 pertandingan sebelum sang bintang hengkang ke Juventus. (AFP/Franck Fife)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid dikenal sebagai klub yang selalu berusaha mendatangkan pemain-pemain terbaik dunia. Sepanjang perjalanan klub, sejumlah nama besar berhasil direkrut dan kemudian menjadi bagian penting dari era kejayaan Los Blancos.

Beberapa di antaranya bahkan berkembang menjadi legenda klub setelah mempersembahkan berbagai trofi bergengsi, termasuk La Liga dan Liga Champions.

Advertisement

Kontribusi serta prestasi mereka membuat para pemain tersebut layak masuk dalam daftar rekrutan terbaik Real Madrid.

Berikut lima rekrutan yang dianggap paling menonjol dalam sejarah Real Madrid, seperti dikutip dari Planet Football, Sabtu (19/9/2026). 

 


5. Casemiro (2013–2022)

Casemiro. Gelandang berusia 30 tahun yang didatangkan Real Marid dari Sao Paulo pada awal musim 2013/2014 dengan nilai transfer 6 juta euro ini telah merebut 5 gelar Liga Champions termasuk yang terbaru pada musim 2021/2022. Empat gelar sebelumnya diraih pada musim 2013/2014, dan 2015/2016 hingga 2017/2018. Sempat dipinjamkan selama semusim ke FC Porto pada musim 2014/2015, ia tetap menjadi pilihan utama hingga kini. (AFP/Javier Soriano)

Salah satu gelandang bertahan terbaik pada generasinya, Casemiro menjadi sosok penting di lini tengah Real Madrid yang berhasil memenangkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun di bawah asuhan Zinedine Zidane pada 2016 hingga 2018.

Mantan pemain Manchester United itu juga memenangkan Liga Champions bersama Madrid pada 2014 dan 2022, serta meraih tiga gelar La Liga.

Namun, Casemiro harus berjuang untuk mendapatkan tempat di tim utama Madrid. Los Blancos baru memutuskan mempermanenkannya pada 2013 setelah menjalani masa peminjaman.


4. Luka Modric (2012–2025)

Luka Modric. Gelandang Kroasia berusia 36 tahun yang kini memasuki musim ke-11 membela Real Madrid ini mampu meraih Ballon d'Or pada edisi 2018 usai Real Madrid menjuarai Liga Champions musim 2017/2018 dan membawa Kroasia menjadi runner-up Piala Dunia 2018. Namun pada penghargaan Ballon d'Or edisi 2019 dirinya sama sekali tidak masuk dalam nominasi usai Real Madrid tak meraih satu pun gelar di musim 2018/2019. (AFP/Gabriel Bouys)

Real Madrid merekrut Luka Modric dari Tottenham Hotspur pada musim panas 2012 dengan nilai transfer sekitar Rp536 miliar.

Saat itu, gelandang asal Kroasia tersebut baru berusia 26 tahun. Pada Desember 2012, Modric bahkan terpilih sebagai rekrutan terburuk musim tersebut di La Liga oleh pembaca Marca, media olahraga Spanyol yang dikenal dekat dengan Real Madrid.

Modric kemudian membungkam para pengkritiknya dan berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik sepanjang masa sekaligus arsitek kesuksesan Madrid pada era berikutnya.

Sebagai pengatur permainan di lini tengah, Modric memenangkan Ballon d'Or dan penghargaan The Best FIFA Men's Player pada 2018. Ia juga membantu Madrid meraih empat gelar La Liga dan enam trofi Liga Champions.


3. Sergio Ramos (2005–2021)

Bek Real Madrid, Sergio Ramos, melakukan selebrasi usai membobol gawang Athletic Bilbao pada laga La liga di Stadion San Mames, Minggu (5/7/2020). Real Madrid menang 1-0 atas Athletic Bilbao. (AFP/Ander Gillenea)

Sergio Ramos merupakan salah satu bek tengah terbaik pada abad ke-21. Real Madrid mengeluarkan sekitar Rp330 miliar untuk memboyongnya dari Sevilla pada musim panas 2005.

Saat itu, Ramos baru berusia 19 tahun. Ia kemudian berkembang menjadi pemimpin lini belakang Madrid yang meraih begitu banyak trofi.

Bek yang dikenal tangguh dan tidak ragu melakukan tekel maupun mempertaruhkan tubuhnya di setiap pertandingan tersebut mencatatkan 101 gol dan 40 assist dalam 671 penampilan bersama Real Madrid.

Selama memperkuat Los Blancos, Ramos mengoleksi lima gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions.


2. Marcelo (2007–2022)

Marcelo. Bek kiri Brasil berusia 34 tahun ini telah memperkuat Real Madrid hampir 15 tahun usai didatangkan dari Fluminense pada tengah musim 2006/2007 dengan nilai transfer 6,5 juta euro. Ia total telah menjalani 545 laga bersama Los Blancos di semua ajang kompetisi dengan torehan 38 gol dan 103 assist. Berbagai gelar bergengsi telah diraihnya, di antaranya 6 trofi La Liga dan 5 trofi Liga Champions. Empat klub dikabarkan bisa menjadi pelabuhan selanjutnya di musim depan dengan status bebas transfer, yaitu Arsenal, Juventus, Inter Miami atau Fluminense. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Roberto Carlos merupakan salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah Real Madrid, hingga kemudian Marcelo hadir dan meneruskan standar tersebut.

Selain legenda seperti Paolo Maldini, Marcelo juga dianggap sebagai salah satu kandidat bek kiri terbaik sepanjang masa.

Marcelo memiliki gaya bermain seperti seorang gelandang serang ketika membantu serangan. Bahkan saat bertahan, pemain asal Brasil itu tidak ragu menunjukkan kemampuan tekniknya, termasuk melakukan flick melewati kepala lawan atau Marseille turn untuk keluar dari situasi sulit.

Selama memperkuat Madrid, Marcelo memenangkan enam gelar La Liga dan lima trofi Liga Champions.


1. Cristiano Ronaldo (2009–2018)

Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo menggendong trofi sambil menunjukkan lima jarinya usai menjadi juara Liga Champions di Stadion NSK Olimpiyskiy, Ukraina (26/5). (AP/Pavel Golovkin)

Cristiano Ronaldo bukan hanya salah satu rekrutan terbaik yang pernah didatangkan Real Madrid, tetapi juga salah satu pemain terhebat dalam sejarah klub.

Madrid menjadikan Ronaldo sebagai pemain termahal di dunia pada saat itu setelah membayar Manchester United sekitar Rp1,43 triliun untuk mendatangkannya pada musim panas 2009.

Di Los Blancos, Ronaldo berkembang menjadi mesin gol sekaligus sosok yang sangat identik dengan penghargaan Ballon d'Or.

Ia memenangkan Ballon d'Or atau FIFA Ballon d'Or sebanyak empat kali selama membela Madrid, setelah meraih satu trofi ketika masih bermain untuk Manchester United. Ronaldo juga dua kali dinobatkan sebagai The Best FIFA Men's Player.

Selama memperkuat Madrid, Ronaldo menyabet dua gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions. Rivalitasnya dengan Lionel Messi, yang saat itu membela Barcelona, selama berkarier di La Liga juga menjadi salah satu persaingan paling sengit dan menarik antara dua pesepak bola dalam sejarah.

Sumber: TeamTalk

Berita Terkait