Real Madrid Kalah di Derbi Madrid, Mourinho Salahkan Komite Wasit

Jose Mourinho serang Komite Wasit setelah Real Madrid tumbang di derbi Madrid melawan Atletico.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 21 September 2026, 05:30 WIB
Wasit Miguel Angel Ortiz Arias mengeluarkan kartu kuning untuk gelandang asal Inggris milik Real Madrid, #05 Jude Bellingham (tidak terlihat dalam foto), saat pertandingan Liga Spanyol antara Atletico Madrid dan Real Madrid di Stadion Metropolitano, Madrid, pada 20 September 2026. (Oscar DEL POZO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyoroti keputusan wasit setelah timnya kalah dalam derbi Madrid.

Kekalahan tersebut membuat Madrid turun ke posisi ketiga dan tertinggal enam poin dari Barcelona yang masih belum terkalahkan di puncak klasemen.

Advertisement

Mourinho mempermasalahkan sejumlah keputusan wasit pada babak pertama. Ia menilai pelanggaran Cristian Romero terhadap Jude Bellingham dan Lee Kang-in kepada Federico Valverde seharusnya berujung kartu merah.

Real Madrid kemudian harus bermain dengan 10 pemain pada awal babak kedua. Dean Huijsen melakukan pelanggaran terhadap Giuliano Simeone di kotak penalti sehingga Atletico mendapatkan hadiah penalti.

Mourinho bahkan membawa lembaran kertas berisi gambar sejumlah pelanggaran yang dipermasalahkannya saat menghadiri konferensi pers.


Kantongi Bukti

Bek Real Madrid Dean Huijsen melanggar gelandang Atletico Madrid Giuliano Simeone sehingga mendapat kartu merah pada laga Liga Spanyol 2026/2027 di Estadio Metropolitano, Minggu (20/9/2026) malam WIB. (AP Photo/Bernat Armangue)

Ia menilai bukti tersebut sudah cukup menggambarkan cerita pertandingan.

"Kita bisa saja melewati konferensi pers karena cerita pertandingan sudah ada di sini," ujar Mourinho kepada wartawan sambil menunjukkan kertas tersebut.

Menurut Mourinho, dua insiden pada babak pertama merupakan pelanggaran yang jelas layak diganjar kartu merah. Ia kemudian mengarahkan kritiknya kepada wasit Miguel Angel Ortiz Arias.

Mourinho menilai Ortiz Arias tidak mampu menghadapi tekanan di Stadion Metropolitano. Ia juga mempertanyakan keputusan komite penunjukan wasit Spanyol, CTA, yang memilih Ortiz Arias untuk memimpin pertandingan tersebut.

"Yang seharusnya benar-benar senang adalah komite penunjukan wasit karena semuanya sangat aneh," kata Mourinho.

Pelatih asal Portugal itu juga menyinggung pengalaman Ortiz Arias. Mourinho menyebut sang wasit berusia 41 tahun tersebut belum pernah bertugas sebagai wasit internasional dan mempertanyakan alasan penunjukannya.


Lontaran Sarkas

Bek Atletico Madrid Alejandro Grimaldo sukses mengeksekusi penalti pada laga Liga Spanyol 2026/2027 melawan Real Madrid di Estadio Metropolitano, Minggu (20/9/2026) malam WIB. (AFP/Oscar del Pozo)

Selain wasit utama, Mourinho turut menyoroti Daniel Jesus Trujillo yang bertugas sebagai wasit VAR. Ia menyebut Trujillo memiliki "sejarah" dengan Real Madrid.

Mourinho juga mengaku tidak melihat secara langsung insiden yang membuat Huijsen menerima kartu merah.

Dalam pernyataannya, ia kembali memberikan "ucapan selamat" kepada komite penunjukan wasit atas kombinasi wasit utama dan VAR dalam pertandingan tersebut.

Pada Februari 2025, Real Madrid pernah mengajukan keluhan resmi mengenai perwasitan di Spanyol kepada Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF).

Los Blancos saat itu menyebut sistem perwasitan telah "diatur" dan "sepenuhnya kehilangan kredibilitas".

Kanal televisi Real Madrid juga secara rutin mengkritik keputusan wasit di Spanyol.


Apresiasi Pasukan

Penyerang Atletico Madrid Kanada #15, Jonathan David (kanan), mencetak gol kedua timnya melewati kiper Real Madrid Belgia #01, Thibaut Courtois, selama pertandingan liga Spanyol antara Club Atletico de Madrid dan Real Madrid CF di stadion Metropolitano di Madrid pada 20 September 2026. (Thomas COEX/AFP)

Kendati kecewa dengan perwasitan, Mourinho tetap memberikan apresiasi terhadap penampilan para pemainnya pada babak pertama.

Ia menilai Real Madrid menunjukkan kualitas dan kepribadian, meski tidak menciptakan peluang berarti dalam laga yang berjalan minim peluang tersebut.

Mourinho juga menegaskan Real Madrid masih memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan gelar Liga Spanyol.

Namun, ia berharap timnya dapat bertanding dalam kondisi yang menurutnya setara dengan para pesaing.

"Jika mereka membiarkan kami dalam ketenangan, jika mereka membiarkan kami bersaing dengan persyaratan yang sama dengan semua orang, perjalanan masih panjang," ujar Mourinho.

 

Sumber: AFP via France 24

Berita Terkait