Jose Mourinho Kecam Wasit, Klaim Real Madrid Dirugikan di Derby Madrid

Usai Real Madrid kalah 2-1 di markas Atletico, Jose Mourinho menuding wasit merugikan timnya dan menyebut dua insiden layak kartu merah.

BolaCom | Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 21 September 2026, 09:58 WIB
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho (kanan), menyambut Kylian Mbappe yang meninggalkan lapangan saat diganti pada laga kontra Inter Milan di Liga Champions, di Santiago Bernabeu, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB. (Thomas Coex/AFP)

Bola.com, Jakarta - Jose Mourinho menyoroti kepemimpinan wasit seusai Real Madrid kalah 2-1 dari Atletico Madrid di Metropolitano. Pelatih asal Portugal itu menilai keputusan-keputusan krusial berdampak besar pada jalannya laga.

Pertemuan bertajuk El Derby Madrileno tersebut dimainkan pada jornada ketujuh La Liga 2026/2027. Real Madrid gagal membawa pulang poin setelah tertinggal satu gol dari sang tetangga.

Advertisement

Mourinho menyebut ada dua insiden yang menurutnya seharusnya berujung kartu merah. Ia menilai keputusan yang tidak tegas membuat timnya berada pada situasi sulit di partai panas ini.

Dalam pandangannya, momen-momen kunci itu mengubah konteks pertandingan dan memengaruhi keseimbangan duel. Ia pun menekankan bahwa hal tersebut tidak bisa dilepaskan dari hasil akhir.


Protes Wasit: Real Madrid Dirugikan

Jude Bellingham dari Real Madrid dan Cristian Romero dari Atletico Madrid meringis kesakitan di lapangan setelah terlibat benturan dalam pertandingan La Liga Spanyol antara Atletico Madrid dan Real Madrid di Madrid, Minggu, 20 September 2026. (Foto AP/Bernat Armangue)

Dalam konferensi pers, Mourinho mengkritik wasit Miguel Angel Ortiz Arias yang memimpin laga. Ia menilai Atletico Madrid seharusnya menerima dua kartu merah atas pelanggaran Cristian Romero dan Lee Kang-In, namun tidak ada kartu yang keluar untuk keduanya.

"Kita sebenarnya bisa melewatkan konferensi pers ini karena cerita pertandingan sudah ada di sini. Itu adalah dua kartu merah yang jelas" ujar Mourinho sembari menunjukkan dua foto pelanggaran yang dibuat Atletico Madrid.

Ia menegaskan dampak keputusan tersebut terasa sepanjang laga. "Kami sudah kesulitan ketika bermain 11 melawan 10, jadi kita hanya bisa membayangkan seperti apa situasinya jika selama 50 menit kami harus bermain 11 melawan sembilan." ujarnya.

Menurut Mourinho, keputusan itu mengubah dinamika duel sejak dini. Ia menilai margin keunggulan pemain di lapangan akan memberi konsekuensi langsung pada kontrol permainan.

Pelatih berusia 63 tahun itu menilai timnya kehilangan momentum karena standard perwasitan yang tak konsisten. Ia menandaskan kritiknya diarahkan pada keputusan spesifik, bukan sekadar ketidakpuasan pada hasil.


Apresiasi Tim dan Sindiran ke Komite Wasit

Bek Atletico Madrid Alejandro Grimaldo sukses mengeksekusi penalti pada laga Liga Spanyol 2026/2027 melawan Real Madrid di Estadio Metropolitano, Minggu (20/9/2026) malam WIB. (AFP/Oscar del Pozo)

Mourinho menyebut Real Madrid tidak layak menelan kekalahan pada pertandingan ini. Ia menilai timnya terhambat oleh keputusan yang menurutnya tidak adil di momen-momen krusial.

Ia tetap memberi apresiasi kepada skuadnya yang dinilai tampil maksimal. "Karena itu, saya hanya bisa merangkul para pemain saya. Mereka sudah memberikan segalanya dan memainkan babak pertama dengan kualitas serta karakter yang luar biasa."

Di penutup, Mourinho melontarkan sindiran kepada perangkat pertandingan dan komite wasit La Liga. Ia menyebut pihak tersebut sebagai yang paling diuntungkan setelah tiga poin menjadi milik tuan rumah.

"Setelah itu, pihak yang seharusnya merasa senang, tentu selain para pendukung Atletico karena mereka mendapatkan tiga poin, adalah komite perwasitan," katanya

Sumber: Real Madrid CF

Berita Terkait