Dilema Jose Mourinho di Real Madrid: Cari Tempat untuk Bernardo Silva

Bernardo Silva kesulitan mendapatkan tempat di Real Madrid karena persaingan dengan Valverde dan Tchouameni. Mourinho harus menemukan cara memaksimalkan peranny

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 22 September 2026, 17:10 WIB
Pemain Real Madrid Bernardo Silva (kiri) dan Kylian Mbappe merayakan gol dalam laga La Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Sociedad di Madrid, Spanyol, Rabu, 26 Agustus 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Bola.com, Jakarta - Bernardo Silva belum mampu mendapatkan tempat reguler di lini tengah Real Madrid sejak bergabung pada musim panas. Gelandang Portugal tersebut harus bersaing dengan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni yang memiliki peran penting dalam skema Jose Mourinho.

Bernardo datang ke Santiago Bernabeu sebagai pemain gratis setelah kontraknya bersama Manchester City berakhir. Kehadirannya sempat dianggap bisa membantu Madrid mengatasi persoalan di lini tengah ketika Tchouameni belum dapat bermain.

Advertisement

Namun, kesempatan Bernardo belakangan semakin terbatas. Menurut AS, memasukkannya ke posisi gelandang tengah berarti Mourinho harus mengistirahatkan Valverde atau Tchouameni.

Keduanya menjadi pilihan yang sulit digantikan karena memiliki kontribusi penting dalam menjaga keseimbangan permainan Madrid. Di sisi lain, kemampuan Bernardo dalam mengontrol bola dapat menjadi solusi ketika tim membutuhkan penguasaan permainan yang lebih baik.


Pengalaman Bernardo Bisa Menjadi Solusi

Para pemain Real Madrid merayakan gol ketiga yang dicetak oleh gelandang asal Inggris, Jude Bellingham (nomor punggung 5), dalam pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Rayo Vallecano de Madrid di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 13 September 2026. (Oscar DEL POZO/AFP)

Kualitas tersebut terlihat dari pengalamannya selama memperkuat Manchester City. Dari 460 pertandingan bersama klub Inggris tersebut, Bernardo bermain sebagai gelandang dalam 264 laga atau sekitar 57 persen dari total penampilannya.

Madrid kembali membutuhkan karakter seperti itu ketika menghadapi Atletico Madrid. Dalam kekalahan 1-2 tersebut, Bernardo baru masuk pada 15 menit terakhir, tetapi periode setelah kedatangannya justru menjadi salah satu fase terbaik Madrid meski mereka sudah bermain dengan 10 pemain.

Bernardo sebenarnya tidak harus menjadi kreator utama untuk memberikan dampak bagi Madrid. Pengalamannya bermain di area tengah membuatnya dapat membantu Mourinho ketika tim membutuhkan ketenangan dalam menguasai bola dan mengatur tempo pertandingan.


Valverde dan Tchouameni Masih Jadi Prioritas

Gelandang Real Madrid asal Uruguay Federico Valverde (kiri) merayakan gol bersama gelandang Real Madrid asal Prancis Eduardo Camavinga (tengah) dan gelandang Real Madrid asal Turki Arda Guler setelah mencetak gol pertama mereka selama pertandingan sepak bola liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Athletic Club Bilbao di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid, pada 20 April 2025.OSCAR DEL POZO / AFP

Bernardo sempat menjadi starter dalam dua pertandingan La Liga pertama Madrid melawan Espanyol dan Real Sociedad. Setelah itu, ia hanya sekali kembali masuk starting XI, yakni ketika Madrid menang 4-1 atas Rayo Vallecano.

Menjelang jeda internasional, Bernardo baru mengumpulkan 282 menit bermain musim ini. AS menilai persaingan dengan Valverde dan Tchouameni menjadi faktor utama yang membuat menit bermainnya terbatas.

Valverde dan Tchouameni memberikan kekuatan fisik, keamanan saat bertahan, serta kualitas taktik yang dibutuhkan Madrid dengan banyaknya pemain berorientasi menyerang. Mourinho karena itu perlu menemukan cara untuk memanfaatkan kemampuan Bernardo tanpa harus mengorbankan keseimbangan yang diberikan duet tersebut.

Sumber: Madrid Universal


Persaingan Panas di Liga Spanyol

Berita Terkait