BRI Super League: PSS Ditahan Bhayangkara FC, Pieter Huistra Puji Performa Pemain Lokal

PSS Sleman harus puas berbagi poin saat menjamu Bhayangkara FC pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027.

Bola.com, Jakarta - PSS Sleman harus puas berbagi poin saat menjamu Bhayangkara FC pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027. Bertanding di Stadion Maguwoharjo, Minggu (8/11/2026) sore, kedua tim bermain 1-1.

PSS sebenarnya punya peluang untuk mengamankan kemenangan. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu membuka skor lewat tandukan Jajang Mulyana di menit ke-50.

Namun, keunggulan itu tidak mampu dipertahankan hingga laga berakhir. Bhayangkara FC menyamakan kedudukan lewat gol Sani Rizki pada menit ke-76.

Pelatih PSS, Pieter Huistra, menilai anak asuhnya sudah tampil cukup baik. Pemain mampu menjalankan rencana permainan dan beradaptasi dengan perubahan taktik yang dilakukan tim tamu.

"Kami secara umum berada di dalam permainan dan kita tahu apa yang harus dilakukan. Meskipun Bhayangkara mengubah taktik, saya pikir kami beradaptasi cukup cepat. Kami menciptakan peluang dan mencetak gol di babak kedua," ujar Huistra seusai laga.

"Sayang sekali dari bola rebound mereka juga mencetak gol, tetapi hari ini tim bermain cukup bagus untuk pantas meraih kemenangan. Tetapi kami harus menerimanya dan saya khususnya melihat performa para pemain muda yang masuk," lanjutnya.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Apresiasi Pemain Lokal

Pada pertandingan ini, Huistra juga memberikan apresiasi terhadap perjuangan talenta lokal PSS. Ia melihat pemain menunjukkan semangat dan daya juang tinggi sepanjang pertandingan.

"Kami bermain dengan banyak pemain lokal hari ini, pemain yang siap untuk berjuang untuk Sleman. Mereka berjuang, bertarung, melakukan yang terbaik dan Anda dapat melihat di akhir pertandingan bahwa mereka mencoba hingga detik terakhir," katanya.

PSS kini memiliki waktu sekitar dua pekan untuk melakukan evaluasi sebelum menghadapi Arema FC pascajeda FIFA Matchday. Huistra berharap timnya bisa tampil lebih baik lagi.

"Energi sudah habis, tetapi saya pikir ini adalah sinyal yang bagus dari para pemain hari ini dan sekarang kami memiliki dua minggu untuk mempersiapkan diri menghadapi Arema. Jika kami bermain dengan cara yang sama di sana, maka saya pikir kemenangan, poin-poin akan datang," imbuh dia.

 

Markus Madjar Belum Puas

Sementara itu, gelandang PSS, Markus Madjar, mengakui hasil imbang tersebut belum sepenuhnya memuaskan bagi timnya. Meski begitu, ia menilai rekan-rekannya sudah menunjukkan kekompakan.

"Ya, mungkin dari kami para pemain, jujur saja memang kami kurang puas ya, tapi apa yang kami sudah lakukan di sore hari tadi ini, kami sudah sangat kompak sekali," ucap Markus.

"Ya walau pertandingan kami kontrol pertandingan, mungkin kami kurang beruntung saja, tapi melihat pertandingan ini, kami bisa benahi lagi nanti pas latihan biar pas pada saat melawan Arema, kami dapat tiga poin," tuturnya.

Hasil imbang ini membuat PSS belum beranjak dari zona degradasi. Super Elang Jawa masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan koleksi lima poin dari sembilan laga.

Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Video Populer

Foto Populer