Pede Bisa Menang, Kylian Mbappe Bantah Ballon d'Or Jadi Obsesinya

Kylian Mbappe kembali masuk dalam daftar kandidat Ballon d'Or 2026 setelah menjalani tahun yang gemilang, baik bersama Real Madrid maupun Timnas Prancis.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 23 September 2026, 08:45 WIB
Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, memperlihatkan gestur hattrick saat merayakan gol ketiga yang dicetaknya ke gawang Real Sociedad dalam laga jornada kedua La Liga 2026/2027 di Santiago Bernabeu, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. (Thomas COEX / AFP)

Bola.com, Jakarta - Kylian Mbappe mengaku Ballon d'Or tetap jadi salah satu target dalam kariernya sebagai pesepak bola. Namun, striker Timnas Prancis itu menegaskan penghargaan individu bergengsi itu bukan sebuah obsesi.

Mbappe kembali masuk dalam daftar kandidat Ballon d'Or 2026 setelah menjalani tahun yang gemilang, baik bersama Real Madrid maupun Timnas Prancis.

Advertisement

Pemain berusia 27 tahun itu bahkan memiliki alasan kuat untuk percaya diri.

Mbappe tampil produktif di berbagai kompetisi dan menutup Piala Dunia 2026 sebagai pencetak gol terbanyak turnamen.

 
 

Ballon d'Or Bukan Sebuah Obsesi bagi Mbappe

Foto ini menunjukkan trofi setelah gelandang Manchester City asal Spanyol, Rodri, menciumnya saat memenangkan penghargaan Ballon d'Or dalam upacara penghargaan Ballon d'Or 2024 di Theatre du Chatelet, Paris, pada 28 Oktober 2024. (FRANCK FIFE/AFP)

Mbappe sudah masuk nominasi Ballon d'Or setiap tahun sejak 2017. Pencapaian terbaik terjadi pada 2023 ketika masih membela Paris Saint-Germain.

Saat itu, Mbappe finis di posisi ketiga di belakang Lionel Messi dan Erling Haaland.

Pada 2025, setelah pindah dari PSG ke Real Madrid, posisi Mbappe justru merosot ke peringkat ketujuh. Penghargaan itu akhirnya dimenangi mantan rekan setimnya di PSG, Ousmane Dembele.

Dembele menjadi salah satu pemain utama PSG saat klub tersebut meraih gelar Ligue 1, Piala Prancis, dan Liga Champions untuk pertama kalinya.

Mbappe menegaskan dirinya tetap ingin memenangkan Ballon d'Or, tetapi tidak menjadikannya sebagai beban.

"Saya pikir Ballon d'Or adalah tujuan bagi setiap pemain dan setiap kompetitor. Tetapi sebuah obsesi? Tidak, saya rasa tidak," ujar Mbappe kepada RFI.


Mbappe Percaya Diri Bisa Memenangkan Ballon d'Or 2026

Pemain Real Madrid Bernardo Silva (kiri) dan Kylian Mbappe merayakan gol dalam laga La Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Sociedad di Madrid, Spanyol, Rabu, 26 Agustus 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Meski tidak ingin terobsesi, Mbappe mengakui peluang untuk memenangkan Ballon d'Or tahun ini terbuka lebar.

Ia merasa performanya sepanjang tahun cukup untuk membuatnya percaya diri. Salah satu alasan utamanya adalah produktivitas gol yang ia tunjukkan di berbagai kompetisi.

"Saya punya peluang untuk menang karena saya menjalani tahun yang bagus," kata Mbappe.

"Saya menjalani tahun yang luar biasa secara pribadi, dan saya tahu itu adalah kriteria paling penting untuk Ballon d'Or."

"Saya menjadi pencetak gol terbanyak di semua kompetisi besar dan saya pikir ini bisa menjadi tahun yang bagus bagi saya. Saya punya perasaan yang bagus tentang ini," lanjutnya.

Persaingan Ballon d'Or 2026 juga kembali mempertemukan Mbappe dengan Dembele. Bintang PSG itu masuk daftar nominasi setelah kembali menjadi bagian penting dari kesuksesan klubnya.

Selain Dembele, delapan pemain lain dari skuad PSG yang menjuarai Liga Champions dan Ligue 1 2026 juga masuk daftar kandidat.


Cetak 10 Gol di Piala Dunia, Mbappe Ukir Rekor

France's Kylian Mbappe (10) reacts after scoring his team's second goal during the World Cup Group I soccer match between France and Iraq in Philadelphia, Monday, June 22, 2026. (AP Photo/Petr David Josek)

Performa Mbappe bersama Prancis di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu modal penting dalam perburuan Ballon d'Or.

Ia mencetak delapan gol ketika Prancis melaju hingga semifinal. Les Bleus kemudian dihentikan Spanyol dengan kekalahan 0-2.

Mbappe masih menambah dua gol dalam pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Inggris.

Meski Prancis kalah 4-6, tambahan tersebut membuatnya mengoleksi 10 gol sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak turnamen.

Ia juga menjadi pemain pertama yang meraih Sepatu Emas di dua edisi Piala Dunia secara beruntun.

Total, Mbappe kini telah mencetak 22 gol dalam tiga penampilan di Piala Dunia. Catatan tersebut menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah 96 tahun turnamen itu.


Era Baru Timnas Prancis Bersama Zinedine Zidane

Zinedine Zidane resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Timnas Prancis di markas Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Paris, Selasa (28/7/2026). Legenda Les Bleus itu menggantikan Didier Deschamps usai Piala Dunia 2026. (LOU BENOIST/AFP)

Setelah Piala Dunia 2026, Mbappe kini bersiap menjalani era baru bersama Timnas Prancis. Zinedine Zidane mengambil alih posisi pelatih dari Didier Deschamps pada Juli.

Mbappe memberikan penghormatan kepada Deschamps yang berhasil membawa Prancis meraih berbagai kesuksesan selama masa kepemimpinannya.

"Dia telah membuat sejarah. Dia benar-benar mengembalikan Timnas Prancis ke tempat yang seharusnya. Untuk itu, kami akan selalu berterima kasih," ujar Mbappe.

Kini, Prancis memasuki babak baru bersama Zidane. Tantangan pertama mereka datang di UEFA Nations League.

Prancis akan menghadapi Turki pada Jumat malam dalam League A1, sebelum bertandang menghadapi Belgia tiga hari kemudian.

Setelah itu, Les Bleus akan menghadapi Italia pada 2 Oktober dan kembali melawan Belgia pada 5 Oktober di Stade de France.

"Kami harus menemukan ritme. Kami akan langsung dilempar ke situasi yang sulit dan harus mulai menang lagi sejak awal karena itu yang diharapkan orang-orang dari kami," tutur Mbappe.

Sumber: RFI

Berita Terkait