Perang Bintang Timnas Indonesia Melawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Adu Tajam Ole Romeny Vs Ilhan Fandi

Ole Romeny dan Ilhan Fandi menjadi tumpuan lini depan Timnas Indonesia dan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 24 September 2026, 06:15 WIB
Selebras Ole Romeny dalam duel Timnas Indonesia melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/6/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan mengawali kiprah di Grup A Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menghadapi Singapura. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25-9-2026).

Duel Indonesia kontra Singapura selalu menghadirkan persaingan ketat. Kedua tim merupakan kekuatan di kawasan Asia Tenggara dan kerap terlibat dalam pertandingan dengan intensitas tinggi.

Advertisement

Pertemuan terakhir kedua negara terjadi pada 7 Agustus 2026 di fase grup Piala AFF 2026. Saat itu, Indonesia dan Singapura bermain imbang 1-1.

Hasil tersebut mengantarkan Singapura ke semifinal, sedangkan langkah Indonesia terhenti di fase grup.

Pertandingan kali ini menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk kembali menghadapi Singapura di hadapan pendukung sendiri. Laga di SUGBK pun diprediksi menjadi panggung bagi para pemain kunci dari kedua kesebelasan.

Dari kubu Indonesia, Ole Romeny menjadi satu di antara sosok yang patut diperhatikan. Sementara Singapura memiliki Ilhan Fandi yang juga menjadi ancaman di lini depan.

 


Ole Romeny, Andalan di Lini Depan Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny, mencetak gol pada debutnya saat menghadapi Australia pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025) sore WIB. (DAVID GRAY / AFP)

Ole Romeny menjadi salah satu striker yang menonjol di Timnas Indonesia. Sejak menjalani debut pada 20 Maret 2025, ia telah mencatatkan enam gol dalam 10 penampilan bersama Skuad Garuda.

Romeny menjadi bagian penting ketika Indonesia berusaha lolos ke Piala Dunia 2026. Ia mencetak gol secara beruntun saat menghadapi Australia, Bahrain, dan China, meski Indonesia akhirnya gagal melaju ke putaran final.

Di level klub, Romeny memiliki pengalaman bermain di sejumlah tim Belanda. Ia pernah memperkuat Willem II, NEC Nijmegen, FC Emmen, dan FC Utrecht sebelum bergabung dengan Fortuna Sittard.

Musim lalu, ia bermain untuk Oxford United di kasta kedua Inggris.

Selama tampil di Eredivisie, Romeny sudah mengoleksi 87 pertandingan dengan torehan 15 gol dan satu assist.

Sebelum memperkuat Timnas Indonesia, Romeny juga pernah menjadi bagian dari Timnas Belanda kelompok umur pada 2014 hingga 2019.

Ia memperkuat tim U-15, U-18, U-19, dan U-20 dengan total sembilan penampilan serta mencetak satu gol.

Romeny memiliki postur 1,85 meter dan dapat dimainkan di beberapa posisi. Selain sebagai penyerang tengah, ia mampu bermain di sisi kiri dan kanan serta sebagai gelandang serang.

Kemampuan menggiring bola dan akselerasinya menjadi bagian dari permainan yang dimiliki Romeny.


Ilhan Fandi, Ancaman dari Bangku Cadangan

Ilhan Fandi mencetak gol kemenangan Timnas Singapura atas Kamboja pada laga pertama Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Jumat (25-7-2026). (Dok. aseanutdfc,com)

Singapura juga mempunyai striker yang memiliki catatan produktif bersama tim nasional. Sosok tersebut adalah Ilhan Fandi, yang telah memperkuat The Lions sejak menjalani debut pada 3 Juni 2021.

Pemain berusia 23 tahun itu telah mencatatkan 31 penampilan bersama Timnas Singapura dengan koleksi 10 gol. Ia juga memiliki pengalaman bermain di beberapa kompetisi klub.

Ilhan pernah memperkuat Young Lions dan Albirex Niigata di Singapura. Ia kemudian mencoba peruntungan di luar negeri bersama KMSK Deinze di Belgia serta BG Pathum dan Buriram di Thailand.

Dalam strategi pelatih Gavin Lee, Ilhan Fandi kerap dimainkan sebagai pemain pengganti pada babak kedua. Perannya dari bangku cadangan turut terlihat pada Piala AFF 2026.

Singapura memang terhenti di semifinal, tetapi Ilhan menjadi pencetak gol terbanyak The Lions dengan empat gol. Ia kerap dimanfaatkan sebagai supersub untuk menambah daya gedor pada babak kedua.

Putra legenda Singapura, Fandi Ahmad, tersebut dikenal memiliki kemampuan mencari ruang untuk mencetak gol. Ia juga memiliki keunggulan dalam duel udara.

 

Berita Terkait