Dua Penyebab Manchester United Jalani Start Lambat di Musim 2026/2027

Phil Bardsley menilai pertahanan Manchester United rapuh dan kurang kepemimpinan di tengah start musim 2026/2027 yang buruk.

BolaCom | Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 23 September 2026, 20:20 WIB
Reaksi para pemain Manchester United setelah keok pada babak ketiga Carabao Cup 2026/2027 dari Brighton di Stadion Old Trafford, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. (Oli Scarff/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United memulai musim 2026/2027 dengan ekspektasi tinggi usai menuntaskan EPL sebelumnya di peringkat tiga. Namun performa awal mereka tidak sejalan dengan prediksi.

Di bawah Michael Carrick, Setan Merah hanya mampu meraih satu kemenangan dari lima laga perdana EPL musim ini. Tren negatif itu menurunkan keyakinan publik terhadap laju tim.

Advertisement

Situasi kian berat setelah Manchester United tersingkir lebih awal dari Carabao Cup. Mereka kalah 2-3 dari Brighton di Old Trafford pada partai terbaru.

Menanggapi kondisi tersebut, eks Manchester United, Phil Bardsley, menilai titik lemah utama berada di sektor pertahanan dan menyebut kurangnya kepemimpinan sebagai masalah yang harus segera ditangani.


Pertahanan Manchester United Dinilai Keropos

Bek Brighton, Maxim De Cuyper, merayakan gol ketiga timnya saat menghadapi Manchester United pada putaran ketiga Carabao Cup di Old Trafford, Manchester, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. (Oli Scarff/AFP)

Dalam wawancara dengan Goal International, Bardsley menyebut Manchester United tampak lebih solid saat ditangani Michael Carrick musim lalu. Ia menilai koordinasi lini belakang musim ini berubah dan tidak lagi menyatu.

Menurutnya, persoalan tidak semata menyangkut kualitas individu bek, melainkan juga berkurangnya otoritas serta kepemimpinan di atas lapangan yang mempengaruhi organisasi pertahanan.

"Pada akhirnya, jika melihat lini pertahanan secara keseluruhan, kita memang bisa mengatakan bahwa empat bek ini bukan yang terbaik di dunia. Namun, sebagai sebuah kesatuan, kami harus bermain lebih agresif," ujar Bardsley.

"Kami harus lebih menuntut satu sama lain. Dan itulah yang membuat saya khawatir, karena tuntutan tersebut tidak cukup terlihat. Ketika kebobolan, kami hanya berbalik dan kembali melakukan kick-off."


Saling Mengingatkan di Atas Lapangan

Pemain Manchester United Andrey Santos (kanan) dan pemain Brighton Chema Andres berebut bola dalam laga babak ketiga Carabao Cup antara Man Utd vs Brighton di Manchester, Inggris, Rabu, 16 September 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Bardsley menegaskan para pemain Manchester United perlu lebih berani saling mengingatkan dan meminta pertanggungjawaban ketika terjadi kesalahan. Tanpa itu, ia menilai tren hasil buruk berpotensi berlanjut.

"Harus ada tuntutan terhadap satu sama lain dan pemain harus saling bertanggung jawab ketika melakukan kesalahan, ketika tidak tampil maksimal, atau ketika gagal menghentikan umpan silang maupun tembakan lawan."

"Di sana terlihat adanya kekurangan dalam hal kepemimpinan," tegasnya.

Sumber: Goal International

Berita Terkait