Eric Cantona Sentil Sir Jim Ratcliffe: Kalau Dia Berkuasa, Saya Tak Akan Gabung MU

Legenda Manchester United (MU), Eric Cantona, melontarkan pernyataan menarik terkait pemilik klub saat ini, Sir Jim Ratcliffe.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 24 September 2026, 15:15 WIB
7. Eric Cantona - Si Bengal dari Prancis ini merupakan simbol kejayaan Manchester United bersama Sir Alex Ferguson. Mantan pemain Leeds ini sukses meraih sembilan gelar, empat di antaranya merupakan juara Liga Inggris. (AFP/Stringer)

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United (MU), Eric Cantona, melontarkan pernyataan menarik terkait pemilik klub saat ini, Sir Jim Ratcliffe.

Cantona mengaku tidak akan pernah bergabung dengan Manchester United jika Ratcliffe sudah menjadi sosok yang berkuasa di klub berjuluk Setan Merah tersebut.

Advertisement

Pernyataan itu disampaikan Cantona setelah Ratcliffe kembali menuai kontroversi melalui komentarnya terkait isu imigrasi di Inggris.

Dalam wawancara dengan BBC, Ratcliffe menyebut Inggris sedang mengalami kemunduran karena tidak ada yang cukup tegas untuk menangani masalah imigrasi.

Cantona, yang pernah menjadi salah satu pemain favorit Ratcliffe di Manchester United, kemudian mendapat pertanyaan dari suporter MU, Pete Boyle, melalui kanal TikTok miliknya.

Boyle bertanya apakah Cantona akan tetap memilih bergabung dengan MU jika Ratcliffe sudah memimpin klub.

"No, tentu saja tidak," jawab Cantona, seperti dikutip dari Irish Examiner, Kamis (24/9/2026). 

 


Cantona Soroti Politik dan Sepak Bola

3. Eric Cantona pernah menggunakan ban kapten di Manchester United. Dia setahun menjadi pemimpin lapangan pada 1996-1997.(AFP/Gerry Penny)

Cantona kemudian menjelaskan alasannya. Menurut pria asal Prancis tersebut, sepak bola merupakan olahraga yang sangat populer dan memiliki sejarah panjang dengan keberagaman serta gelombang imigrasi.

"Anda tahu apa yang saya pikirkan tentang semua ini, tentang politik seperti ini. Saya tidak bisa memahami bagaimana seseorang seperti dia bisa mengatakan hal seperti itu ketika dia adalah salah satu pemilik klub," ujar Cantona.

"Sepak bola adalah olahraga yang sangat populer. Sepak bola dibentuk oleh para pemain hebat yang datang dari berbagai gelombang imigrasi. Di mana pun, di Prancis, Inggris, di mana-mana," lanjutnya.

Cantona kemudian mengambil contoh negaranya sendiri. "Di Prancis, misalnya, para pemain terbaik di Prancis semuanya berasal dari berbagai gelombang imigrasi," kata dia.

 

 


Bagian Era Kejayaan Ferguson

Mantan pemain sepak bola dan aktor Prancis, Eric Cantona, meninggalkan ruangan setelah menghadiri upacara pemakaman aktor Prancis-Denmark, Niels Arestrup, di luar Gereja Saint-Roch di Paris, pada 10 Desember 2024. (STEPHANE DE SAKUTIN/AFP)

Cantona bergabung dengan Manchester United pada 1992 setelah meninggalkan rival mereka, Leeds United.

Kedatangannya menjadi salah satu bagian penting dalam era kejayaan MU di bawah Sir Alex Ferguson. Cantona membantu Setan Merah meraih empat gelar Premier League dalam lima musim.

Kini, meski sudah lama meninggalkan Old Trafford, sosok Cantona tetap menjadi salah satu pemain paling ikonik dalam sejarah Manchester United. Bahkan, Ratcliffe sebelumnya pernah menyebut Cantona sebagai pemain favoritnya di klub tersebut.

Sumber: Irish Examiner

Berita Terkait