Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan skuad yang dipersiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026 berbeda dengan tim yang sebelumnya tampil di ajang AFF.
Herdman menyebut dirinya memiliki kelompok pemain yang berbeda ketika menangani Timnas Indonesia pada FIFA ASEAN Cup. Ia juga menegaskan identitas permainan yang dibangun sejak pemusatan latihan pada Maret dan Juni akan kembali menjadi acuan.
"Seperti yang sudah saya katakan, turnamen AFF sangat berbeda dengan FIFA ASEAN. Di AFF kami memiliki skuad yang berbeda," ujar Herdman.
"Ini adalah skuad yang saya tangani pada Maret, ini juga skuad yang saya tangani pada Juni. Kami sudah membangun sebuah identitas yang berhasil. Para suporter sangat menikmati gaya bermain kami dan kami mendapatkan banyak komentar positif mengenai hal itu."
Tak Mau Anggap Remeh
Herdman mengakui hasil pertandingan tidak selalu menggambarkan performa sebuah tim di lapangan. Menurutnya, Indonesia pernah mampu mendominasi sejumlah aspek permainan, tetapi tetap gagal mendapatkan hasil maksimal.
"Sayangnya dalam sepak bola, Anda bisa mendominasi wilayah permainan, mendominasi statistik crossing, mendominasi perebutan kembali bola di area lawan, tetapi terkadang sepak bola tidak memberikan hasil yang Anda inginkan," kata pelatih asal Inggris tersebut.
"Itu bagian dari permainan dan kami menerimanya."
Herdman Ingin Identitas Permainan Kembali Muncul
Herdman berharap para pemain yang masuk skuad FIFA ASEAN Cup mampu kembali menunjukkan identitas permainan yang sebelumnya terlihat pada agenda internasional Maret dan Juni.
"Tapi saya akan terus mengatakan bahwa ini adalah dua tim yang berbeda. Ada tim FIFA ASEAN dan ada tim AFF. Kalian akan melihat tim FIFA ASEAN," tegas Herdman.
"Kita akan melihat bagaimana tim ini tampil dan apakah mereka bisa mengangkat kembali identitas yang kami lihat pada Maret dan Juni, yang membawa kami meraih clean sheet dan kemenangan."
Timnas Indonesia kini bersiap menghadapi rangkaian pertandingan di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda akan bersaing dengan Bangladesh, Malaysia, dan Singapura.