Bola.com, Jakarta - Kai Havertz menjadi sumber kekhawatiran bagi Arsenal setelah mengalami cedera ketika memperkuat Jerman menghadapi Belanda di UEFA Nations League, Jumat (25/9/2026) dini hari WIB. Ia hanya berada di lapangan selama sekitar setengah jam.
Penyerang berusia 27 tahun itu mendapat kepercayaan dari Jurgen Klopp untuk memimpin lini depan Jerman. Namun, pertandingan Havertz berakhir lebih cepat setelah ia menerima tekel keras Quinten Timber dan terlihat kesakitan.
Havertz sempat mendapatkan perawatan sebelum meninggalkan lapangan dan langsung menuju ruang ganti. Hingga kini, belum ada konfirmasi mengenai cedera spesifik yang dialaminya sehingga Arsenal masih harus menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.
Kondisi Cedera Havertz Belum Jelas
Benturan dengan Timber awalnya mengarah pada dugaan cedera lutut. Akan tetapi, Havertz juga terlihat memegangi bagian hamstring yang sudah mendapatkan balutan saat berada di lapangan.
Situasi ini cukup mengkhawatirkan mengingat Havertz memiliki catatan cedera di kedua bagian tersebut. Ia pernah mengalami masalah lutut pada musim 2025-26 yang membuatnya harus menjalani operasi dan absen selama empat bulan.
Sebelumnya, Havertz juga sempat masuk ruang operasi untuk menangani cedera hamstring serius pada 2025. Oleh karena itu, pemeriksaan lebih lanjut akan menentukan apakah masalah terbarunya hanya cedera ringan atau membutuhkan masa pemulihan lebih lama.
Peluang Havertz Tampil Lawan Leeds
Untuk saat ini, belum tersedia jadwal pasti mengenai kepulangan Havertz ke skuad Arsenal. Jika pemeriksaan menunjukkan cedera serius, sang pemain kemungkinan meninggalkan Timnas Jerman dan kembali ke London untuk menjalani rehabilitasi.
Arsenal masih memiliki waktu sebelum kembali bertanding. Jeda internasional September-Oktober memberikan Havertz lebih dari dua pekan untuk memulihkan kondisi sebelum The Gunners dijadwalkan menghadapi Leeds United di Liga Inggris pada 10 Oktober.
Akan tetapi, masalah pada lutut atau hamstring dengan tingkat keparahan tertentu dapat membuat periode pemulihan berlangsung jauh lebih lama. Havertz pernah absen empat bulan akibat cedera lutut dan tiga bulan ketika mengalami cedera hamstring.
Arteta Punya 2 Alternatif
Jika Havertz harus menepi, Mikel Arteta masih dapat mengandalkan Viktor Gyokeres sebagai penyerang tengah. Meski demikian, performa pemain asal Swedia tersebut pada awal musim 2026-27 belum maksimal.
Gyokeres baru tampil lima kali dan hanya dua di antaranya sebagai starter. Kedua penampilan sejak menit pertama tersebut juga bukan berasal dari pertandingan Liga Inggris. Ia bahkan belum mencetak gol musim ini.
Arteta juga mempunyai pilihan untuk kembali menggunakan Mikel Merino sebagai penyerang darurat. Merino telah menjalankan peran tersebut untuk Arsenal musim lalu dan juga bermain sebagai striker bagi Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026.
Havertz sendiri telah mencetak tiga gol dalam tujuh penampilan sebelum cedera. Kondisinya dalam beberapa hari ke depan akan menjadi faktor penting untuk menentukan apakah Arsenal perlu mengubah rencana di lini depan.
Sumber: Sports Illustrated