Bola.com, Jakarta - Arsenal mendapat kabar kurang menyenangkan setelah Kai Havertz mengalami dugaan cedera hamstring.
Penyerang asal Jerman itu kini harus menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui seberapa parah cederanya dan berapa lama harus menepi.
Cedera itu menjadi pukulan bagi Mikel Arteta setelah Havertz mengawali musim dengan performa positif. Ia berhasil mencetak gol dalam tiga dari empat pertandingan pertama Arsenal musim ini.
Havertz sebelumnya juga sudah bisa kembali bermain bersama Martin Odegaard dan Bukayo Saka.
Ketiganya bahkan baru kembali tampil bersama setelah lebih dari setahun karena sempat mengalami cedera pada periode yang berbeda.
Namun, dengan Arsenal akan menghadapi Leeds United di pertandingan berikutnya, Arteta berpotensi kembali harus melakukan perubahan di lini depan.
Viktor Gyokeres Jadi Kandidat Utama
Nama yang paling mungkin mengisi posisi Havertz adalah Viktor Gyokeres. Penyerang asal Swedia tersebut merupakan opsi utama Arsenal di belakang Havertz.
Gyokeres tampil produktif musim lalu dengan menjadi pencetak gol terbanyak Arsenal.
Ia mencetak 21 gol ketika The Gunners berhasil menjuarai Premier League dan mencapai dua final turnamen domestik.
Namun, situasinya berubah pada awal musim ini. Gyokeres kehilangan tempatnya di tim utama dan baru dua kali menjadi starter, itu pun seluruhnya di luar Premier League. Ia belum mencetak gol.
Sebelumnya bahkan sempat muncul rumor bahwa Gyokeres bisa meninggalkan Arsenal pada musim panas setelah klub dikaitkan dengan upaya mendatangkan Julian Alvarez.
Meski masih mendapat kritik dan ada pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan gaya bermain Arteta, Gyokeres memiliki satu keunggulan penting: ketersediaan.
Jika Havertz harus absen dalam waktu lama, cedera tersebut bisa menjadi kesempatan besar bagi Gyokeres untuk kembali merebut tempat di lini depan Arsenal.
Mikel Merino Sudah Teruji sebagai Penyerang
Opsi kedua adalah Mikel Merino. Gelandang asal Spanyol tersebut bukan pemain asing dengan posisi penyerang tengah.
Dalam dua musim terakhir, Merino beberapa kali dipercaya bermain lebih ke depan ketika Arsenal mengalami krisis pemain. Ia mampu memberi kontribusi positif setiap mendapat kesempatan.
Merino tercatat sudah 23 kali bermain sebagai penyerang tengah untuk Arsenal. Dari penampilan tersebut, ia berhasil mencetak 10 gol dan menyumbangkan enam assist.
Ia bahkan pernah memberikan kontribusi dalam sejumlah pertandingan sulit.
Merino mencetak gol atau membuat assist ketika Arsenal menghadapi Sunderland dan Chelsea, serta memberikan assist dalam North London Derby musim lalu.
Pengalaman Merino di Liga Champions juga menjadi nilai tambah. Pada musim 2024/2025, ia mencetak gol ketika Arsenal menjamu Real Madrid dan kemudian menyumbangkan dua assist dalam kemenangan di Santiago Bernabeu.
Jika Arteta kembali membutuhkan solusi darurat di posisi penyerang tengah, Merino telah membuktikan bahwa dirinya mampu menjalankan peran tersebut.
Igor Tyjon, Rekrutan Musim Panas yang Terlupakan
Opsi ketiga mungkin menjadi nama yang paling mengejutkan. Arsenal memiliki pemain muda yang baru direkrut pada musim panas, yakni Igor Tyjon.
Pemain berusia 18 tahun tersebut merupakan pemain muda internasional Inggris dan Polandia. Arsenal merekrutnya dari Blackburn Rovers setelah melalui saga transfer yang cukup panjang.
Peluang Tyjon tampil di Premier League tentu masih sangat kecil. Namun, situasi cedera Havertz bisa membuka peluang baginya untuk mendapatkan kesempatan di level senior.
Tyjon sebelumnya sudah memiliki pengalaman bermain di level senior bersama Blackburn. Jika mampu tampil mengesankan bersama tim Arsenal U-21, ia berpotensi mendapatkan kepercayaan untuk tampil dalam pertandingan tertentu.
Piala Liga Bisa Jadi Panggung Tyjon
Salah satu pertandingan yang berpotensi menjadi kesempatan bagi Tyjon adalah laga Piala Liga Inggris menghadapi Fleetwood Town.
Pertandingan tersebut bisa menjadi momen yang tepat bagi Arteta untuk memberikan pengalaman kepada pemain muda sekaligus menguji kedalaman skuadnya.
Untuk saat ini, Gyokeres menjadi opsi paling natural untuk menggantikan Havertz, sementara Merino memiliki pengalaman menjalankan peran serupa.
Namun, jika Arteta ingin memberikan kesempatan kepada pemain muda, Tyjon bisa menjadi kejutan dari balik layar.
Cedera Havertz pada akhirnya membuat Arsenal kembali dihadapkan pada persoalan kedalaman skuad.
Seberapa lama sang penyerang harus absen akan menentukan pilihan Arteta untuk mengisi posisinya.
Sumber: Football London