Bola.com, Jakarta - KTM mengungkap alasan di balik keputusan Pedro Acosta meninggalkan pabrikan asal Austria tersebut dan bergabung dengan Ducati mulai MotoGP 2027.
CEO KTM, Gottfried Neumeister, mengatakan dirinya sempat berusaha secara langsung membujuk Acosta agar bertahan. Namun, pembalap muda asal Spanyol itu menegaskan keputusannya bukan soal uang.
Acosta justru memiliki ambisi untuk menantang Marc Marquez dengan motor yang sama. "Saya mencoba secara pribadi meyakinkan dia untuk bertahan," ujar Neumeister seperti dikutip dari Crash, Sabtu (26/9/2026).
Neumeister mengaku masih merinding ketika mengingat percakapannya dengan Acosta. Sang pembalap menyampaikan bahwa tambahan nilai kontrak bukan alasan utama di balik keputusannya.
"Ini bukan soal satu juta lebih atau kurang. Kami melihat pembalap yang mengendarai motor terbaik di awal musim, kemudian memilih bergabung dengan tim lain hanya karena uang. Bagi saya, itu bukan semangat balap," tutur Neumeister menirukan ucapan Acosta.
Kagumi Karakter Acosta
Menurut Neumeister, Acosta memiliki motivasi yang sangat jelas ketika memutuskan menerima pinangan Ducati.
"Dia hanya berkata, 'Saya orang Spanyol. Bahkan jika Anda memiliki motor yang lebih baik dengan mesin 850cc, dan saya menang dengan motor ini, saya ingin mengalahkan Marc dengan senjata yang sama'," ungkap Neumeister.
Pernyataan tersebut membuat Neumeister tak bisa berkata banyak. Ia justru mengagumi karakter yang dimiliki Acosta.
"Kalau begitu, saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Dia memiliki karakter yang luar biasa dan saya akan selalu memiliki perasaan terbaik ketika melihatnya. Kami akan berjuang bersama hingga hari terakhir," kata Neumeister.
Acosta telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama Ducati. Ia akan bergabung dengan tim pabrikan Ducati mulai musim 2027, bertepatan dengan era baru MotoGP yang menggunakan mesin 850cc dan ban Pirelli.
Di Ducati, Acosta akan menjadi rekan satu tim Marc Marquez, juara dunia MotoGP tujuh kali.
Hadiah Perpisahan untuk KTM
Acosta sebenarnya sudah menjadi bagian dari KTM sejak masih berlaga di Moto3. Sebelum meninggalkan pabrikan tersebut, ia memberikan hadiah perpisahan yang manis.
Acosta berhasil meraih kemenangan perdana di kelas premier pada MotoGP Austria di Red Bull Ring. Itu menjadi kemenangan pertama KTM di MotoGP sejak 2022.
Pembalap berusia muda tersebut kini berada di posisi keempat klasemen sementara MotoGP 2026. Neumeister juga menegaskan keberhasilan Acosta tidak bisa dilepaskan dari kerja keras seluruh tim KTM.
"Ketika di Misano saya menelepon Pit Beirer karena kesal, banyak orang mengatakan, 'Lihat apa yang Pedro bisa dapatkan dari motor itu!' Ini bukan hanya karena Pedro," ujar Neumeister.
"Kalau motornya tidak kompetitif, Anda tidak akan mampu melakukan itu dan justru berada di barisan belakang. Jadi saya ingin menegaskan kerja keras yang terus dilakukan. Anda memang bisa memiliki pembalap hebat, tetapi timlah yang membuat perbedaan."
Sumber: Crash