5 Pemain yang Diprediksi Tetap Bertahan jika Manchester City Terdegradasi, Erling Haaland Jadi Dilema

Selain Haaland, ada lima pemain Manchester City yang dinilai berpeluang bertahan jika skenario degradasi benar-benar terjadi.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 27 September 2026, 07:30 WIB
Erling Haaland dari Manchester City melakukan selebrasi setelah mencetak gol kelima dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Sunderland di Manchester, Inggris, Minggu, 20 September 2026. (Foto AP/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Manchester City menghadapi situasi yang tidak biasa setelah muncul laporan mengenai putusan kasus 115 dakwaan dugaan pelanggaran aturan finansial Premier League.

Jika pada akhirnya The Citizens mendapat hukuman berat hingga harus turun kasta ke Championship, komposisi skuad mereka berpotensi mengalami perubahan besar.

Advertisement

Sejumlah pemain bintang bisa saja memilih hengkang demi tetap bermain di Premier League. Namun, ada pula pemain yang dinilai kemungkinan bertahan dan membantu Manchester City kembali ke kasta tertinggi.

Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Erling Haaland.

Penyerang asal Norwegia itu memiliki kontrak hingga 2034 dengan gaji sekitar 500 ribu poundsterling per pekan. Kontrak tersebut dilaporkan tidak memiliki klausul degradasi.

Artinya, Haaland secara teori bisa saja tetap terikat dengan Manchester City jika klub terdegradasi. Namun, situasinya bisa berubah apabila ada klub lain yang bersedia merekrutnya dengan nilai yang sesuai.

Selain Haaland, ada lima pemain Manchester City yang dinilai berpeluang bertahan jika skenario degradasi benar-benar terjadi, seperti dikutip dari Sportbible, Sabtu (26/9/2026).

 


1. Phil Foden

Gelandang Manchester City, Phil Foden, merayakan gol keempat timnya dalam pertandingan Liga Inggris antara Fulham dan Manchester City di Craven Cottage, London, pada 2 Desember 2025. (Ben STANSALL / AFP)

Phil Foden menjadi nama pertama. Sebagai pemain yang lahir dan berkembang di akademi Manchester City, loyalitasnya terhadap klub sangat kuat.

Jika City terdegradasi, Foden dinilai bisa memilih bertahan dan menjadi bagian penting dalam upaya klub kembali ke Premier League.

Pemain berusia 26 tahun tersebut berpeluang menjadi kapten sekaligus sosok utama dalam perjalanan The Citizens di Championship.

Foden memang belum selalu mendapat tempat sebagai starter sejak menembus tim utama di bawah Pep Guardiola. Namun, bermain secara reguler di Championship bisa menjadi kesempatan baginya untuk kembali menjadi pemain utama sekaligus memperkuat statusnya sebagai salah satu legenda Manchester City.

 


2. Abdukodir Khusanov

Bek muda Uzbekistan, Abdukodir Khusanov, resmi dikontrak Manchester City hingga musim panas 2029. City menebus sang pemain dari Lens dengan mahar Rp 679,5 miliar. (AFP/Oli Scarff)

Nama berikutnya adalah Abdukodir Khusanov.

Bek asal Uzbekistan tersebut disebut memiliki keinginan bermain di Manchester City. Karena itu, ia diprediksi tidak akan begitu saja meninggalkan klub hanya karena harus bermain di Championship.

Khusanov memang memiliki sejumlah opsi. Chelsea bahkan dikaitkan dengannya setelah Manchester City dilaporkan bersalah dalam 114 dakwaan.

Namun, Khusanov dinilai masih bisa memilih bertahan di Etihad Stadium.

Pemain berusia 22 tahun itu menjadi starter dalam 22 pertandingan Premier League musim lalu di bawah Guardiola. Gaya bermainnya yang penuh determinasi juga dinilai cocok dengan atmosfer kompetisi Championship.

Jika melihat rencana jangka panjang, satu musim di kasta kedua bisa menjadi pengorbanan sementara bagi Khusanov demi membantu Manchester City kembali ke Premier League sekaligus membangun warisan bersama klub.

 

 

 


3. Rico Lewis

Dari kiri, Rico Lewis dari Manchester City, Matheus Nunes dari Manchester City, Enzo Fernandez dari Manchester City melakukan pemanasan sebelum pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Coventry City di Manchester, Inggris, Sabtu, 5 September 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Rico Lewis juga masuk dalam daftar pemain yang diprediksi tetap bertahan.

Alasannya kurang lebih sama dengan Foden. Sebagai jebolan akademi Manchester City, Lewis memiliki ikatan kuat dengan klub.

Bek asal Inggris itu baru tampil selama 57 menit di Premier League musim ini dan hanya empat kali menjadi starter pada musim terakhir Guardiola.

Jika City benar-benar harus turun ke Championship, Lewis berpeluang mendapatkan menit bermain lebih banyak.

Satu musim sebagai pemain utama di Championship bisa menjadi kesempatan berharga bagi Lewis untuk berkembang sekaligus membantu Manchester City kembali ke Premier League.

 


4. Kaden Braithwaite

Kaden Braithwaite melengkapi daftar lima pemain yang diprediksi bertahan di Manchester City.

Bek berusia 18 tahun itu sudah dipantau Manchester City sejak masih berada di kelompok usia U-7. Ikatan tersebut membuatnya memiliki hubungan panjang dengan klub.

Seperti McAidoo, Braithwaite masih memiliki waktu panjang untuk berkembang.

Satu musim di Championship dapat menjadi pengalaman penting untuk meningkatkan kemampuannya tanpa terburu-buru mengambil langkah besar ke klub Premier League lain.

Jika Manchester City mampu kembali ke kasta tertinggi, pengalaman bermain di Championship juga bisa menjadi bekal berharga bagi Braithwaite untuk menembus tim utama.

Menjadi penerus Vincent Kompany tentu bukan perkara mudah. Namun, bagi Braithwaite, bertahan bersama Manchester City di tengah situasi sulit bisa menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya.

 

 

 


5. Ryan McAidoo

Gelandang Manchester City, Floyd Samba (kanan), merayakan gol keempat timnya bersama gelandan, Ryan McAidoo, pada pertandingan putaran ketiga English League Cup melawan Norwich City di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Kamis (17/9/2026). (Oli Scarff/AFP)

Ryan McAidoo menjadi pemain keempat yang diprediksi tetap bertahan.

Berbeda dengan Foden dan Lewis, McAidoo belum banyak mendapatkan kesempatan bersama tim utama Manchester City.

Pemain berusia 18 tahun itu juga memiliki perjalanan akademi yang berbeda. Ia pernah menimba ilmu di Colchester United dan Chelsea sebelum bergabung dengan Manchester City.

Jika tidak ada perkembangan mengejutkan atau transfer sebelum hukuman degradasi benar-benar dijatuhkan, satu musim di Championship justru bisa memberikan manfaat besar bagi perkembangan McAidoo.

Kompetisi kasta kedua dapat membantunya meningkatkan fisik dan kualitas permainan sebelum Manchester City kembali ke Premier League.

Pengalaman tersebut juga bisa menjadi fondasi penting bagi McAidoo untuk berkembang menjadi bagian dari skuad utama The Citizens pada masa depan.

Sumber: Sportbible

Berita Terkait