Bola.com, Sleman - PSS Sleman kebobolan tujuh gol dalam tiga laga awal BRI Super League 2026/2027. Catatan itu menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi selama jeda kompetisi.
PSS Sleman gagal meraih kemenangan dalam tiga laga yang dijalani. Super Elang Jawa kalah 1-2 dari Bali United, kemudian digasak Madura United 1-3 dan keok 1-2 saat bersua Dewa United.
Hasil itu membuat PSS terpuruk di posisi ke-15 klasemen sementara BRI Super League. Cleberson dkk. belum mengoleksi satu pun poin dari tiga pertandingan terakhir.
Pelatih PSS, Pieter Huistra, menilai persoalan bertahan tidak bisa hanya dibebankan kepada seorang bek. Menurutnya, seluruh pemain memiliki tanggung jawab ketika tim sedang defense.
"Ini bukan hanya soal lini pertahanan atau para pemain belakang. Bertahan adalah pekerjaan yang dilakukan oleh 11 pemain. Jadi, saya tidak menyalahkan pemain bertahan mana pun. Saya juga tidak menyalahkan penyerang," ujar Huistra.
Kebobolan dari Berbagai Situasi
Huistra menyebut tidak semua gol yang bersarang ke gawang PSS terjadi melalui pola yang sama. Beberapa di antaranya lahir dari situasi yang dinilai kurang menguntungkan.
"Beberapa gol yang kami terima juga terjadi karena situasi yang kurang beruntung. Ada gol dari tengah lapangan, kesalahan, dan penalti yang menurut saya cukup ringan," katanya.
Pelatih asal Belanda itu mengatakan jumlah kebobolan PSS sejauh ini tetap jadi perhatian serius. Tujuh gol dalam tiga pertandingan cukup untuk menunjukkan adanya hal yang kudu secepatnya diperbaiki.
"Namun, kami tetap harus bersikap kritis. Kebobolan tujuh gol dalam tiga pertandingan terlalu banyak. Jadi, kami harus memperbaikinya. Itu sudah sangat jelas," tutur Huistra.
Punya Waktu untuk Berbenah
Laskar Sembada sebenarnya punya waktu cukup panjang untuk melakukan evaluasi. BRI Super League memasuki jeda sekitar tiga pekan karena agenda FIFA Matchday.
Setelah duel kontra Dewa United pada Minggu (20/9/2026), skuad PSS hanya mendapatkan libur singkat selama dua hari.
Tim kemudian kembali berlatih di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Rabu (23/9/2026).
Selain membenahi pertahanan, PSS juga perlu meningkatkan produktivitas di depan gawang.
Sejauh ini, Super Elja baru mencetak tiga gol melalui Matheus Fornazari, Melvyn Lorenzen, dan Christophe Nduwarugira.
Tim berlogo Candi itu akan bertanding lagi pada 11 Oktober 2026. PSS bakal menjamu PSM Makassar pada pekan keempat BRI Super League di Stadion Maguwoharjo, Sleman.