Malaysia Ingin Ulang Memori 2019 di FIFA ASEAN Cup 2026: Taklukkan Indonesia di SUGBK

Derbi Serumpun tersaji di FIFA ASEAN Cup 2026.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 28 September 2026, 13:30 WIB
Starting XI Timnas Malaysia saat menghadapi Bangladesh dalam laga pertama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Jumat (25/9/2026). (Dok. FA Malaysia)

Bola.com, Jakarta - Bek Timnas Malaysia, Muhammad Syahmi Safari, mencoba menebar ancaman psikologis jelang bentrokan sengit kontra Timnas Indonesia pada matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Pemain berusia 28 tahun itu berharap memori manis membungkam Skuad Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 2019 bisa menjadi pelecut motivasi Harimau Malaya.

Advertisement

Laga bertajuk Derbi Serumpun antara Timnas Indonesia versus Malaysia bakal digulirkan di SUGBK, Jakarta, pada Senin (28/9/2026) malam WIB. Kedua tim memburu poin penuh demi mengamankan puncak klasemen Grup A.

Syahmi Safari mengenang momen tujuh tahun silam saat Malaysia secara dramatis menang 3-2 atas Timnas Indonesia di hadapan puluhan ribu suporter tuan rumah pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Meskipun kala itu hanya duduk di bangku cadangan, Syahmi mengaku atmosfer magis SUGBK masih terekam jelas di ingatannya.

"Tentu saja saya masih ingat memori 2019 itu. Momen itu menjadi salah satu pengalaman terbaik sepanjang karier sepak bola saya. Meski tidak bermain malam itu, saya bisa merasakan langsung atmosfer luar biasa dan intensitas tinggi pertandingan," ujar Syahmi via Bernama.


Kekuatan Kedua Tim Sudah Berubah Total

Pemain Timnas Malaysia, Syahmi Safari (kiri), saat melawan Timnas Thailand di leg kedua semifinal Piala AFF 2018 di Stadion Rajamangala, Bangkok (5/12/2018). (AFP/Lillian Suwanrumpha)

Pemain Johor Darul Ta'zim (JDT) tersebut tak menampik bahwa memori kemenangan di Jakarta dapat menyuntikkan kepercayaan diri ekstra bagi skuad asuhan Pau Marti Vicente.

Namun, ia menyadari peta kekuatan kedua negara kini sudah mengalami pergeseran signifikan.

"Memori 2019 tentu memberi dorongan motivasi bagi saya dan tim. Namun, kami harus realistis bahwa Timnas Indonesia saat ini sudah sangat berbeda, begitu pula dengan Malaysia. Saya yakin laga nanti malam bakal berjalan sangat sengit," tuturnya.

Menariknya, dari rombongan skuad Malaysia yang diboyong ke Jakarta kali ini, hanya tersisa dua nama dari generasi 2019, yakni Syahmi Safari dan bek kiri naturalisasi, La'Vere Corbin-Ong.


Duel Sengit demi Puncak Klasemen

Ragnar Oratmangoen (11) melakukan selebrasi bersama Ole Romeny setelah mencetak gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Singapura dalam laga pertama FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2026). (Bola.com/Budy Santoso)

Pada pertemuan 2019 lalu, Timnas Indonesia sempat dua kali memimpin sebelum akhirnya dipukul balik secara menyakitkan lewat brace Mohamadou Sumareh dan satu gol Muhammad Syafiq Ahmad.

Kini, peta persaingan di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 kian panas. Baik Indonesia maupun Malaysia sama-sama mengemas tiga poin dari laga perdana.

Malaysia memuncaki klasemen berkat keunggulan selisih gol usai melibas Bangladesh 3-0, sementara Timnas Indonesia membuntut di posisi kedua usai membungkam Singapura 2-0 lewat gol Ragnar Oratmangoen dan penalti Ole Romeny.

 

Berita Terkait