Tak Mau Terobsesi Gol dan Assist, Lamine Yamal Pilih Menikmati Sepak Bola

Lamine Yamal mengaku bermain sepak bola karena menikmati permainan, bukan semata-mata mengejar gol, assist, atau penghargaan individu.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 28 September 2026, 14:15 WIB
Penyerang Barcelona, Lamine Yamal, merayakan gol kelima timnya dalam pertandingan Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Rayo Vallecano de Madrid di Stadion Camp Nou, Barcelona, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. (Lluis Gene/AFP)

Bola.com, Jakarta - Lamine Yamal mengungkap pandangannya mengenai sepak bola. Bintang Barcelona itu menilai pemain yang terlalu terobsesi dengan gol dan assist justru bisa kehilangan kesenangan bermain.

Lamine Yamal menyampaikan hal itu dalam wawancara dengan The Guardian. Pemain berusia 19 tahun itu mengatakan dirinya tidak bermain sepak bola demi uang, melainkan karena memang menikmati permainan.

Advertisement

Menurut Yamal, statistik bukan satu-satunya ukuran untuk menikmati sepak bola. Ia lebih menyukai momen ketika bisa melewati lawan, memainkan umpan satu atau dua sentuhan, hingga membantu rekan setim mencetak gol.

"Para pemain yang terobsesi dengan gol atau assist tidak menikmatinya. Saya bermain untuk bersenang-senang, menggiring bola, bermain satu atau dua sentuhan, serta membuat rekan setim yang belum mencetak gol bisa mencetak gol," ujar Yamal.


Yamal Tak Hanya Bicara soal Statistik

Pemain Barcelona Lamine Yamal merayakan gol dalam laga Liga Champions antara Barcelona vs Feyenoord di Barcelona, Spanyol, Rabu, 9 September 2026. (AP Photo/Emilio Morenatti)

Yamal menyadari performanya selalu menjadi perhatian. Statistik dan kontribusinya bersama Barcelona maupun Timnas Spanyol terus menjadi bahan pembicaraan.

Namun, ia mengaku tidak ingin angka-angka tersebut mengubah cara dirinya menikmati pertandingan.

Bagi Yamal, bermain sepak bola tetap tentang kesenangan dan kebahagiaan di atas lapangan.

Pandangan itu muncul setelah Yamal menjalani periode luar biasa bersama Timnas Spanyol. Ia telah memenangkan Euro 2024 dan Piala Dunia 2026 sebelum berusia 19 tahun.


Lamine Yamal Temui Messi Setelah Final Piala Dunia

Lamine Yamal (19) dari Spanyol dan Lionel Messi (10) dari Argentina berpelukan setelah pertandingan final Piala Dunia antara Spanyol dan Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Senin (2-7-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Seth Wenig)

Lamine Yamal juga menceritakan momen setelah Spanyol mengalahkan Argentina pada final Piala Dunia 2026. Ia kemudian mencari Lionel Messi, pemain yang telah menjadi idolanya sejak kecil.

Lamine Yamal mengatakan dirinya ingin berterima kasih kepada Messi atas kontribusinya terhadap sepak bola.

Lamine Yamal menegaskan pertemuan itu bukan dilakukan demi mendapatkan perhatian atau sekadar berfoto.

"Saya berterima kasih kepadanya atas semua yang telah dia berikan kepada sepak bola. Saya tidak melakukan sesuatu hanya untuk terlihat bagus di foto. Itu datang dari dalam diri saya," kata Yamal.


Yamal Ingin Memenangkan Ballon d'Or

Penyerang muda Barcelona, Lamine Yamal, menerima Kopa Trophy, lambang pemenang predikat pemain muda terbaik di seremonial Ballon d'Or yang berlangsung di Theatre du Chatelet di Paris, Senin (28/10/2024) malam waktu setempat. (FRANCK FIFE / AFP)

Meski tidak menjadikan statistik sebagai alasan utama bermain sepak bola, Yamal tetap memiliki ambisi besar dalam penghargaan individu.

Yamal secara terbuka mengincar Ballon d'Or dan merasa sudah berada di level tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

"Bukan hanya tahun ini saya berada di level untuk memenangkannya. Saya sudah berada di level itu sejak beberapa waktu lalu," ujar Yamal.

Yamal juga menyadari usianya bisa menjadi pertimbangan bagi para pemilih. Namun, ia memilih fokus untuk terus meraih kemenangan agar peluangnya mendapatkan Ballon d'Or semakin besar.

Sumber: SportsMole

Penulis: Merisa Amanda


Persaingan di La Liga Spanyol

Berita Terkait