Bola.com, Jakarta - Presiden FIFA Gianni Infantino memerintahkan peninjauan terhadap proposal tambahan pendanaan setelah UEFA dan CONCACAF mengusulkan pembagian dana sebesar USD 2,1 miliar atau sekitar Rp32 triliun dari cadangan FIFA.
Proposal tersebut mengusulkan agar masing-masing dari 211 asosiasi anggota FIFA menerima sedikitnya USD 10 juta selama periode 2027-2030. Dana tersebut akan diberikan di luar pendanaan pengembangan yang sudah berjalan.
Infantino belum menyetujui nominal tersebut. Dalam surat kepada enam presiden konfederasi benua, ia menegaskan bahwa proposal harus melalui pemeriksaan keuangan dan proses persetujuan resmi sebelum dapat menjadi komitmen FIFA.
"Sampai penilaian dan persetujuan yang diperlukan selesai, tidak ada angka sementara yang dapat dianggap sebagai komitmen yang telah disetujui kepada Asosiasi Anggota," tulis Infantino yang dilansir Reuters.
UEFA dan CONCACAF Usulkan Dana USD 2,1 Miliar
UEFA dan CONCACAF mengajukan proposal tersebut pada September 2026. Keduanya juga meminta peninjauan independen terhadap cadangan keuangan FIFA.
Dalam perhitungan mereka, cadangan FIFA diproyeksikan mencapai sekitar USD 6 miliar pada akhir 2026. UEFA dan CONCACAF menilai pembagian USD 2,1 miliar masih memungkinkan FIFA mempertahankan cadangan di atas USD 1,5 miliar sepanjang periode 2027-2030.
Namun, perhitungan tersebut masih bergantung pada sejumlah asumsi keuangan. Karena itu, proposal meminta kondisi keuangan FIFA diperiksa sebelum keputusan mengenai jumlah dana dibuat.
FIFA Council Bahas Proposal pada Oktober
Infantino meminta konfederasi menyerahkan model keuangan, asumsi, serta data pendukung untuk diperiksa oleh pihak terkait di FIFA.
FIFA Council dijadwalkan menerima rekomendasi awal pada 15 Oktober 2026 apabila data yang dibutuhkan telah tersedia. Dewan tersebut nantinya akan menentukan jumlah dan waktu pembayaran tambahan, termasuk persyaratan pelaporan serta audit.
Infantino juga mengatakan dirinya tidak ingin menentukan nominal sebelum proses tersebut selesai.
"Saya tidak akan mendahului jumlahnya. Saya akan mendukung tingkat pendanaan tambahan terbesar yang dapat diberikan secara bertanggung jawab melalui proses tata kelola FIFA yang tepat, diterapkan secara adil dan didukung pengaturan yang transparan serta dapat diaudit," tulis Infantino.
FIFA Forward Enterprise Sempat Dihentikan
Pembahasan pendanaan ini berlangsung setelah FIFA Forward Enterprise dihentikan pada Juli 2026. Rencana investasi komersial tersebut mendapat penolakan dari sejumlah konfederasi, termasuk UEFA, CONCACAF, dan AFC, karena persoalan konsultasi.
Infantino sebelumnya menjelaskan bahwa rencana tersebut ditujukan untuk menghasilkan dana tambahan bagi investasi sepak bola, bukan menggantikan pendanaan yang dapat diberikan dari sumber daya FIFA yang sudah ada.
Proposal USD 2,1 miliar tersebut kini masih dalam tahap peninjauan dan belum menjadi keputusan final FIFA.
Sumber: Reuters