3 Komposisi Lini Depan Real Madrid Jika Vinicius Junior Dicadangkan

Real Madrid memiliki tiga opsi lini depan jika Vinicius Junior dicadangkan, dengan Mbappe, Endrick, Espi, Diomande, dan Guler sebagai alternatif.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 29 September 2026, 14:04 WIB
Pemain Real Madrid Kylian Mbappe dan Vinicius Junior merayakan gol dalam laga La Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Sociedad di Madrid, Spanyol, Rabu, 26 Agustus 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Bola.com, Jakarta - Vinicius Junior belum menemukan performa terbaiknya pada awal musim bersama Real Madrid. Dari delapan penampilan, penyerang asal Brasil itu baru mencetak satu gol.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi Jose Mourinho untuk melakukan penyegaran di lini depan, apalagi Madrid memiliki sejumlah pemain yang bisa mengisi posisi Vinicius dengan karakter permainan berbeda.

Advertisement

Kylian Mbappe menjadi pemain yang paling mudah digeser untuk mengubah komposisi serangan. Namun, Mourinho juga memiliki opsi lain melalui Endrick, Carlos Espi, Yan Diomande, dan Arda Guler.


Mbappe di Kiri, Endrick di Tengah, Diomande di Kanan

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, mencetak hattrick ke gawang Real Sociedad dalam laga tunda jornada pertama La Liga Spanyol 2026/2027 di Santiago Bernabeu, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. (Thomas COEX / AFP)

Salah satu skenario paling masuk akal adalah mengembalikan Mbappe ke sisi kiri. Posisi tersebut sudah akrab bagi penyerang Prancis itu sebelum lebih banyak dimainkan sebagai ujung tombak.

Jika skema ini diterapkan, Endrick dapat dipercaya sebagai penyerang tengah dan Diomande menempati sektor kanan. Kecepatan Mbappe dari kiri akan memberikan ancaman besar ketika Madrid mendapatkan ruang untuk melakukan serangan cepat.

Endrick juga membutuhkan kesempatan bermain lebih banyak setelah baru tampil selama empat menit musim ini. Diomande bisa melengkapi trio tersebut dengan kemampuan membawa bola dan melakukan penetrasi dari sisi kanan.


Trio Mbappe, Espi, dan Diomande

Carlos Espi merayakan golnya pada laga Real Madrid lawan Espanyol pada pekan ke-2 La Liga 2026/2027 di RCDE Stadium - AP Photo/Joan Monfort

Mourinho juga bisa memilih Carlos Espi untuk mengisi lini depan bersama Mbappe dan Diomande. Meski baru bermain 26 menit dari total 720 menit yang tersedia, Espi sudah memberikan kontribusi penting.

Penyerang muda itu mencetak dua gol di La Liga dan kedua gol tersebut menghasilkan tambahan empat poin bagi Madrid. Tanpa kontribusinya, Madrid hanya akan mengumpulkan 11 poin dari pertandingan yang sudah dimainkan.

Catatan tersebut membuat Espi memiliki alasan kuat untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak. Trio Mbappe, Espi, dan Diomande dapat menghadirkan kombinasi kecepatan, pergerakan vertikal, serta kemampuan menyelesaikan peluang.


Diomande di Kiri, Mbappe Penyerang Tengah, Guler di Kanan

Pemain Real Madrid Arda Guler (kiri) merayakan gol bersama rekan setimnya Kylian Mbappe dalam laga La Liga Spanyol antara Elche vs Madrid di Elche, Spanyol, Selasa, 15 September 2026. (AP Photo/Alberto Saiz)

Pilihan lain adalah memainkan Diomande di kiri, Mbappe sebagai penyerang tengah, dan Guler di kanan. Skema ini memungkinkan Mourinho tetap mempertahankan Mbappe di posisi yang belakangan menjadi peran utamanya.

Diomande mulai menunjukkan perkembangan yang menarik. Saat Madrid kalah 1-2 dari Atletico Madrid, pemain Pantai Gading itu mampu mencatat jumlah dribel yang sama dengan gabungan Vinicius dan Mbappe.

Guler juga memiliki statistik menyerang yang mendukung peluangnya masuk starting XI. Dalam delapan pertandingan di semua kompetisi, ia menciptakan 28 peluang, menghasilkan delapan peluang besar, dan mengirimkan 14 umpan silang hanya dari 349 menit bermain.


Vinicius Belum Kehilangan Tempat

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho (kiri), berjabat tangan dengan Vinicius Junior, saat pertandingan persahabatan pramusim antara FC Schalke 04 dan Real Madrid di Gelsenkirchen, Jerman bagian barat, pada 16 Agustus 2026. (INA FASSBENDER / AFP)

Perubahan susunan pemain tidak berarti Vinicius akan langsung kehilangan posisinya secara permanen. Riwayat kontribusinya bersama Madrid tetap membuatnya menjadi bagian penting dari rencana tim.

Akan tetapi, performa yang belum maksimal memberi Mourinho alasan untuk mencoba formula berbeda. Persaingan internal juga semakin terbuka karena beberapa pemain memiliki kualitas yang bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan pertandingan.

Madrid kini memiliki beberapa jalur untuk mengubah wajah lini serang. Mbappe bisa bergeser ke kiri, Endrick membutuhkan menit bermain, Espi telah memberikan dampak ketika dipercaya, sedangkan Diomande dan Guler menawarkan alternatif dari sisi taktik.

Sumber: Madrid Universal


Klasemen

Berita Terkait