Pemain Porto Masuk Radar Manchester United dan Arsenal, Klausul Rp 1,1 Triliun

Manchester United dan Arsenal memantau bek Porto Alberto Costa. Klausul 65 juta euro, kontrak 2030. Belum ada tawaran jelang bursa Januari.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 29 September 2026, 19:35 WIB
Bek FC Porto, Alberto Costa (kanan), berusaha mengawal gelandang Nottingham Forest, Morgan Gibbs-White dalam pertandingan leg kedua perempat final Europa League antara Nottingham Forest dan FC Porto di Stadion The City Ground, Nottingham, Inggris tengah, pada 16 April 2026. (AFP/Paul Ellis) Paul ELLIS / AFP

Bola.com, Jakarta - Manchester United dan Arsenal sama-sama tengah memantau perkembangan bek kanan Porto, Alberto Costa. Nama bek Portugal berusia 22 tahun itu mencuat sebagai target potensial jelang bursa transfer Januari.

Menurut Sports Mole yang mengutip CaughtOffside, Manchester United dan Arsenal termasuk dalam daftar klub yang mengikuti progres Costa. Manchester City dan Paris Saint-Germain juga disebut menaruh ketertarikan terhadap sang pemain.

Advertisement

Hingga kini, belum ada tawaran resmi yang diajukan. Perwakilan klub-klub peminat disebut masih berada pada tahap pemantauan dan analisis menjelang dibukanya jendela transfer musim dingin.

Costa bergabung dengan Porto dari Juventus pada Juli 2025. Pada musim debutnya, ia tampil 47 kali dan mencatat delapan assist, membantu Porto menjuarai Primeira Liga sebelum kemudian terpilih masuk Team of the Year.


Klausul Rp 1,1 Triliun Mengikat Hingga 2030

Alberto Costa (kiri/AFP)

Porto hanya mengeluarkan biaya awal 15 juta euro atau sekitar Rp 258 miliar kepada Juventus untuk merekrut Costa pada musim panas 2025. Investasi itu langsung berbuah karena sang bek cepat menjadi andalan di sisi kanan pertahanan.

Tak lama berselang, Porto mengikat Costa dengan kontrak jangka panjang sampai Juni 2030. Dalam kesepakatan tersebut tercantum klausul pelepasan sebesar 65 juta euro atau sekitar Rp 1,1 triliun.

Juventus juga disebut menyimpan hak 10 persen dari keuntungan penjualan Costa di masa depan. Struktur semacam ini menempatkan Porto pada posisi negosiasi yang kuat.

Dengan nilai klausul yang tinggi, potensi transfer Costa tidak mudah dieksekusi, terutama bila Manchester United atau Arsenal berusaha memboyongnya pada bursa transfer Januari. Angka tersebut berpeluang menjadi rintangan awal bagi klub peminat yang ingin bergerak cepat.


Manchester United dan Arsenal di Barisan Peminat

Bagi Manchester United, profil Costa dipandang mampu menambah persaingan di sektor bek kanan. Usianya yang 22 tahun sejalan dengan fokus klub untuk merekrut pemain muda yang dapat berkembang menjadi pilar utama dalam beberapa musim ke depan.

Arsenal juga punya alasan serupa untuk memantau sang bek. Mikel Arteta dikenal mengutamakan bek yang fleksibel dan nyaman berkontribusi dalam penguasaan bola, karakter yang dinilai cocok dengan kemampuan Costa.

Di atas lapangan, Costa menunjukkan kapasitas menyerang serta kecepatan recovery saat tampil di kompetisi domestik dan Liga Champions. Kombinasi atribut ini membuatnya menarik bagi proyek sepak bola berbasis kontrol permainan.

Meski demikian, kontrak hingga 2030 menempatkan Porto pada posisi kuat untuk menahan minat klub-klub besar. Kondisi tersebut membuka kemungkinan bahwa pendekatan serius baru terjadi pada musim panas ketika ruang manuver lebih longgar.

Untuk saat ini, Manchester United dan Arsenal masih sebatas memantau situasi Alberto Costa. Belum ada tawaran resmi yang masuk ke Porto jelang dibukanya bursa transfer Januari.

Berita Terkait