Bola.com, Jakarta - Ada alasan kuat mengapa Pau Cubarsi mampu mendapatkan kepercayaan di lini belakang Timnas Spanyol. Aymeric Laporte merasakan langsung kualitas bek Barcelona tersebut saat keduanya tampil bersama.
Kolaborasi mereka menghasilkan catatan positif pada Piala Dunia 2026. Dari pertandingan yang dijalani bersama, hanya satu gol yang masuk ke gawang Timnas Spanyol.
Laporte kemudian menjelaskan kualitas yang membuat Cubarsi berbeda. Bek berpengalaman itu menilai usia bukan gambaran tepat untuk mengukur kematangan permainan Cubarsi.
Keputusan Cepat Jadi Pembeda
Menurut Laporte, Cubarsi mampu memperlihatkan kedewasaan dalam mengantisipasi berbagai situasi. Ia dapat membaca permainan dengan baik sebelum menentukan langkah yang harus diambil.
Kualitas tersebut sangat penting bagi seorang bek tengah. Kesalahan kecil dalam mengambil keputusan dapat memberikan ruang kepada lawan, sedangkan Cubarsi mampu menjaga konsentrasi dan memilih tindakan yang tepat.
Laporte juga memberikan penilaian positif terhadap kesadaran bertahan Cubarsi. Kemampuan itu menjadi salah satu alasan sang bek muda dapat tampil bersama pemain yang lebih berpengalaman.
Duet dengan Laporte Berjalan Solid
Kinerja Cubarsi bersama Laporte menghasilkan statistik pertahanan yang cukup kuat. Timnas Spanyol hanya kemasukan satu gol ketika keduanya berada di lapangan sebagai pasangan bek.
Menariknya, nama Cubarsi dan Laporte tidak masuk dalam daftar resmi Best XI. Kendati demikian, Laporte tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap performa pemain muda Barcelona tersebut.
Pengalaman di Timnas Spanyol juga memberikan gambaran mengenai potensi kombinasi keduanya. Jika kembali bermain bersama, keduanya sudah memiliki modal berupa pemahaman yang terbentuk dari pengalaman sebelumnya.
Masa Depan Bersama Barcelona
Nama Laporte juga dikaitkan dengan Barcelona dalam pembahasan mengenai masa depannya. Kondisi tersebut membuat kemungkinan duet dengan Cubarsi di level klub menjadi topik yang menarik.
Di sisi lain, Laporte turut berbicara mengenai pemain yang memiliki peluang dalam persaingan Ballon d'Or. Harry Kane, Lamine Yamal, dan Rodri menjadi beberapa nama yang masuk dalam pembahasannya.
Perhatian Laporte terhadap Yamal sekaligus memperlihatkan keyakinannya terhadap kualitas generasi muda. Cubarsi pun berada dalam kelompok pemain muda yang telah menunjukkan kemampuan untuk tampil di panggung besar.
Sumber: Barca Universal