Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde Belum Klik, Jose Mourinho Punya Masalah di Lini Tengah Real Madrid

Jose Mourinho memang memberikan perhatian khusus terhadap hubungan kedua pemain tersebut setelah persoalan di ruang ganti musim lalu.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 30 September 2026, 07:30 WIB
Gelandang Real Madrid asal Uruguay #15, Federico Valverde (kiri), dan bek Real Madrid asal Prancis #18, Aurelien Tchouameni, bereaksi terhadap gol yang dicetak oleh gelandang Osasuna asal Spanyol #34 Iker Munoz selama pertandingan Liga Spanyol antara CA Osasuna dan Real Madrid CF di stadion El Sadar di Pamplona pada 16 Maret 2024. (ANDER GILLENEA/AFP)

Bola.com, Jakarta - Jose Mourinho masih mencari formula terbaik untuk lini tengah Real Madrid. Salah satu opsi yang paling sering dicoba memasangkan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni dalam skema double pivot.

Jose Mourinho memang memberikan perhatian khusus terhadap hubungan kedua pemain tersebut setelah persoalan di ruang ganti musim lalu.

Advertisement

Pelatih asal Portugal itu berusaha memastikan Valverde dan Tchouameni bisa kembali bekerja sama dengan baik. Namun, sejauh ini duet tersebut belum memberikan hasil yang diharapkan.

 

Duet Valverde-Tchouameni Belum Beri Dampak Maksimal

Pemain Real Madrid, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni menyaksikan pemain Mallorca, Vedat Muriqi mencetak gol dalam pertandingan La Liga 2024/2025, Senin (19/8/2024) dini hari WIB. (AP Photo/Francisco Ubilla)

Valverde dan Tchouameni sudah dimainkan bersama sebagai starter dalam dua pertandingan, yakni melawan Elche dan Atletico Madrid.

Saat menghadapi Elche, keduanya bermain bersama selama 86 menit. Mereka mencatatkan total 78 operan, dengan 25 di antaranya dilakukan di sepertiga akhir lapangan.

Meski demikian, kontribusi keduanya dalam merebut kembali penguasaan bola belum terlalu menonjol.

Tidak ada satu pun dari Valverde maupun Tchouameni yang masuk lima besar pemain Real Madrid dalam hal ball recovery.

Bahkan, keterlibatan Marc Cucurella dan Trent Alexander-Arnold dalam permainan lebih tinggi dibandingkan gabungan kedua gelandang itu.


Statistik di Derbi Madrid Lebih Mengkhawatirkan

Situasi menjadi lebih mengkhawatirkan ketika Real Madrid menghadapi Atletico Madrid dalam derbi.

Valverde dan Tchouameni hanya mencatatkan 55 operan secara gabungan selama 71 menit bermain bersama.

Sebagai perbandingan, Koke yang baru bermain pada babak kedua saja mampu mencatatkan jumlah operan lebih banyak daripada gabungan Valverde dan Tchouameni.

Sementara itu, Marcos Llorente dan Cardoso mampu melakukan total 140 operan, lebih dari dua kali lipat jumlah operan kedua gelandang Real Madrid tersebut.

Meski demikian, duet Valverde-Tchouameni menunjukkan kontribusi positif dalam hal recovery. Tchouameni mencatatkan lima recovery, sedangkan Valverde empat.


Hubungan Keduanya Sudah Kembali Membaik

Di luar statistik pertandingan, hubungan personal Valverde dan Tchouameni tampaknya sudah kembali membaik.

Keduanya terlihat berpelukan setelah Tchouameni kembali dari cedera. Valverde memberikan apresiasi ketika rekannya itu masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan melawan Rayo Vallecano.

Artinya, persoalan hubungan di antara kedua pemain tersebut tampaknya tidak lagi menjadi masalah utama.

Namun, Real Madrid masih membutuhkan stabilitas dan ketenangan yang lebih baik di lini tengah.

Duet Valverde-Tchouameni sejauh ini belum sepenuhnya mampu memberikan keseimbangan maupun progresi permainan yang dibutuhkan tim.


Mourinho Masih Harus Temukan Formula Terbaik

Staf kepelatihan Mourinho menilai Tchouameni sebagai pemain yang mampu memberikan keteraturan dan stabilitas di lini tengah.

Namun, ketika dipasangkan dengan Valverde, kombinasi tersebut belum menghasilkan keseimbangan yang diharapkan.

Mourinho kini masih memiliki pekerjaan rumah untuk menemukan formula terbaik di lini tengah Real Madrid.

Setelah musim kembali bergulir bulan depan, menarik melihat apakah ia tetap mempertahankan duet Valverde-Tchouameni atau mencoba kombinasi lain untuk meningkatkan kontrol permainan Los Blancos.

Sumber: Madrid Universal

Berita Terkait