Bola.com, Jakarta - Danny Murphy melihat persaingan Sepatu Emas Liga Inggris musim ini berpotensi melibatkan sejumlah penyerang selain Erling Haaland. Joao Pedro menjadi nama yang paling mendapat perhatian, sedangkan Kai Havertz dinilai bisa menyelinap ke posisi tiga atau empat besar.
Haaland mengawali musim dengan produktivitas tinggi setelah mencetak lima gol dalam lima pertandingan Liga Inggris. Striker Manchester City tersebut pun langsung menempati posisi teratas dalam daftar pencetak gol sementara.
Koleksi tiga Sepatu Emas sudah dimiliki Haaland sejak pindah ke Manchester City. Satu-satunya musim ketika ia tidak menjadi pencetak gol terbanyak terjadi pada 2024-2025, saat Mohamed Salah mengunggulinya.
Joao Pedro telah mengemas tiga gol bersama Chelsea, sementara Alexander Isak berada di belakang Haaland dengan empat gol. Di Arsenal, Havertz masih dipercaya sebagai penyerang pilihan utama Mikel Arteta meski klub telah merekrut Viktor Gyokeres dari Sporting pada musim panas.
Joao Pedro Punya Modal dari Lini Depan Chelsea
Menurut Murphy, kemampuan individu Joao Pedro bukan satu-satunya alasan pemain tersebut berpotensi mengejar Haaland. Faktor penting lainnya adalah keberadaan Palmer dan Rogers yang dapat menyediakan suplai bola secara konsisten.
Kondisi fisik kedua pemain tersebut juga menjadi perhatian karena Chelsea akan membutuhkan kreativitas mereka secara reguler. Apabila Palmer dan Rogers tetap tersedia, Joao Pedro diperkirakan akan terus memperoleh peluang untuk mencetak gol.
"Saya pikir Joao Pedro adalah ancaman utamanya bagi Erling Haaland karena semua kualitas yang dia miliki dan, yang lebih penting, siapa yang memberinya umpan," kata Murphy.
"Ketika Anda memiliki Cole Palmer dan Morgan Rogers yang memberinya umpan setiap pekan, jika mereka tetap fit dan tidak bermain di kompetisi Eropa sehingga hanya bermain satu pertandingan dalam sepekan, dia pasti akan mendapatkan banyak peluang," ujar Murphy.
Ada Alasan Haaland Tetap Sulit Dilewati
Murphy tidak menganggap persaingan tersebut akan membuat Haaland kehilangan keunggulannya. Bahkan dengan musim yang sangat baik dari Joao Pedro, Haaland masih dinilai memiliki kemampuan mencetak gol yang membuatnya berada satu langkah di depan.
Striker Manchester City itu dikenal mampu menemukan gol dalam berbagai kondisi pertandingan. Kemampuan tersebut membuat produktivitasnya tetap terjaga meski tidak selalu tampil dalam performa terbaik.
"Saya tetap berpikir bahwa meskipun dia menjalani musim yang luar biasa, dia akan tertinggal di belakang Haaland, karena Haaland memiliki kemampuan luar biasa untuk mencetak semua jenis gol sederhana bahkan ketika dia tidak bermain bagus atau terlihat sedikit berada di luar permainan," kata Murphy.
"Entah bagaimana dia selalu menemukan cara untuk mencetak gol. Apa yang dia lakukan itu sungguh luar biasa dan mengagumkan," lanjut Murphy.
Havertz Berpeluang Masuk Persaingan Papan Atas
Havertz menjadi nama lain yang disebut Murphy ketika membahas pemain yang berpotensi menembus jajaran pencetak gol terbanyak. Targetnya bukan harus melewati Haaland, melainkan menjaga peluang untuk finis di antara tiga atau empat pencetak gol terbaik.
Peran Havertz di Arsenal menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan Murphy. Jika kondisi fisiknya terjaga, peluang yang diciptakan Arsenal serta kemampuan Havertz dalam duel udara dapat membantunya menambah gol.
"Kuda hitam lainnya, jika dia tetap fit, mungkin adalah Havertz, bukan untuk mengejar Haaland, tetapi untuk berada di tiga atau empat besar, karena Havertz adalah penyelesai akhir yang tenang," kata Murphy.
"Jika dia tetap fit, Arsenal akan memberinya banyak peluang, ditambah dia sangat bagus dalam duel udara. Saya pikir dia bisa berada di papan atas dan mengejar di belakang Haaland, karena jika Arsenal terus mendominasi dan memenangkan pertandingan seperti yang mereka lakukan, serta dia terlihat fit, dia akan mencetak banyak gol," ujar Murphy.