AC Milan Catat Pendapatan Rp9,4 Triliun, tetapi Utang Meningkat Tajam

AC Milan membukukan pendapatan 464,6 juta euro sepanjang musim 2025/2026, tetapi tetap mencatat kerugian bersih.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 29 September 2026, 20:40 WIB
Penyerang AC Milan asal Portugal bernomor punggung 9, Goncalo Ramos (tengah), merayakan gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-3 bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Manchester United dan AC Milan di Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia, pada 15 Agustus 2026. (Sergei GAPON/AFP)

Bola.com, Jakarta - AC Milan mencatat pendapatan sebesar 464,6 juta euro atau sekitar Rp9,4 triliun pada musim 2025/2026, tetapi harus membukukan kerugian bersih sekitar 24 juta euro.

Angka tersebut tercantum dalam laporan keuangan AC Milan untuk tahun fiskal yang berakhir pada 30 Juni 2026.

Advertisement

Dewan Direksi klub telah menyetujui rancangan laporan keuangan tersebut untuk kemudian diajukan kepada pemegang saham.

Pendapatan Milan memang turun enam persen dibandingkan musim 2024/2025.

Penurunan tersebut berkaitan dengan absennya Rossoneri dari kompetisi Eropa sepanjang musim lalu setelah hanya finis di posisi kelima Serie A.

Meski demikian, pendapatan Milan masih 1,7 persen lebih tinggi dibandingkan musim 2023/2024. Klub juga menyebut sejumlah sumber pendapatan utama tetap menunjukkan performa positif.


Pendapatan Sponsor

Pemain AC Milan merayakan gol yang dicetak Goncalo Ramos dalam laga koontra Venezia di giornata kedua Serie A Liga Italia yang digelar di San Siro, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB. AC Milan menang 2-0 dalam pertandingan tersebut. (Stefano RELLANDINI / AFP)

Sektor komersial menjadi satu di antara penopang keuangan Milan. Pendapatan dari sponsorship untuk pertama kalinya dalam sejarah klub menembus angka 100 juta euro.

Performa pada hari pertandingan juga tetap kuat. Milan mencatat rata-rata kehadiran lebih dari 72.000 penonton setiap laga kandang dan menjadi klub dengan rata-rata penonton tertinggi di Serie A selama dua musim berturut-turut.

Selain pendapatan, nilai merek AC Milan mengalami peningkatan. Berdasarkan laporan Brand Finance, nilai merek klub mencapai 514 juta euro pada 2026.

Angka tersebut meningkat 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Milan menyebut pertumbuhan tersebut menjadi bagian dari perkembangan kekuatan merek klub dalam beberapa tahun terakhir.


Kerugian Bersih

Reaksi para pemain AC Milan setelah pertandingan Liga Europa melawan Benfica di Stadion San Siro, Milan, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. AC Milan kalah 0-2 dari Benfica. (Marco Bertorello/AFP)

Di sisi lain, Milan mencatat kerugian bersih sekitar 24 juta euro pada musim 2025/2026. Klub mengaitkan kondisi tersebut dengan dampak sementara akibat tidak berpartisipasi dalam kompetisi Eropa.

Utang finansial bersih Milan juga meningkat menjadi 145,3 juta euro pada akhir tahun fiskal, dibandingkan sekitar 92 juta euro pada periode sebelumnya.

Menurut klub, kenaikan tersebut terutama berkaitan dengan penggunaan fasilitas kredit untuk mendukung investasi dan proyek pengembangan jangka panjang.

Satu di antara proyek utama yang terus didorong Milan adalah pembangunan stadion baru di kawasan San Siro.

Rossoneri menilai proyek tersebut dapat membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru dalam jangka panjang.

 

Sumber: Football Italia


Persaingan Terkini

Berita Terkait