Bola.com, Jakarta - Timnas Argentina belum terburu-buru menentukan pemain yang akan mengenakan nomor punggung 10 setelah Lionel Messi mengakhiri kariernya bersama La Albiceleste.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memastikan tidak ada pemain yang akan menggunakan nomor keramat tersebut dalam waktu dekat.
Keputusan itu diambil menjelang era baru Argentina setelah Messi memainkan pertandingan terakhirnya bersama Timnas Argentina.
Argentina akan menghadapi Bolivia dalam laga uji coba di Stadion Kempes, Cordoba, Kamis (1/10/2026) pagi WIB. Pertandingan tersebut menjadi salah satu ujian pertama Argentina tanpa Messi.
Messidijadwalkan menjalani pertandingan perpisahan bersama Argentina saat menghadapi Benin di Monumental, Buenos Aires, 6 Oktober 2026.
"Untuk pertandingan ini, kami tidak diwajibkan memberikan nomor 10 kepada siapa pun. Jadi, kami tidak akan memberikannya kepada siapa pun hingga pertandingan perpisahan Leo," ujar Scaloni, seperti dikutip dari ESPN, Rabu (30/9/2026).
Menurut Scaloni, nomor 10 pada akhirnya akan kembali digunakan oleh pemain lain. Namun, ia belum menentukan siapa yang akan mendapatkan kehormatan tersebut.
"Ide kami adalah pada akhirnya ada seseorang yang mengenakannya, karena betapa istimewanya menggunakan nomor tersebut. Kami hanya belum memutuskan siapa," lanjutnya.
Argentina Mulai Era Tanpa Messi
Argentina kini mulai mempersiapkan diri menghadapi era tanpa Messi. Scaloni mengakui menggantikan sosok seperti Messi bukan perkara mudah.
Namun, pelatih yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 itu tidak ingin timnya sekadar mencari sosok pengganti Messi.
"Kami akan menemukan cara untuk bermain secara berbeda," kata Scaloni.
"Itulah tujuan pertandingan-pertandingan ini, untuk bereksperimen. Namun, gaya utama kami tetap berkaitan dengan penguasaan bola. Setelah itu, kami akan melihat bagaimana kami beradaptasi."
Dalam laga melawan Bolivia, Scaloni diperkirakan melakukan sejumlah eksperimen. Salah satunya dengan memainkan Julian Alvarez dan Lautaro Martinez secara bersamaan di lini depan.
Kombinasi tersebut sebelumnya cukup jarang digunakan oleh Scaloni.
Argentina juga diperkirakan mempertahankan sebagian besar pemain yang tampil pada final Piala Dunia melawan Spanyol. Dalam laga tersebut, Argentina kalah 0-1.
Kiprah Messi Bersama Argentina
Messi telah mengumumkan keputusan mengakhiri karier internasionalnya pada akhir Agustus. Pemain berusia 39 tahun itu akan menjalani pertandingan terakhirnya bersama Argentina ketika menghadapi Benin pada 6 Oktober mendatang.
Messi menutup kiprahnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Argentina dengan 125 gol. Dari jumlah tersebut, 21 gol dicetaknya di ajang Piala Dunia.
Pada Piala Dunia terakhirnya, Messi tampil dalam delapan pertandingan dan mencetak delapan gol.
Selama kariernya bersama Argentina, Messi mencatatkan 207 penampilan. Ia juga menjadi bagian penting saat La Albiceleste meraih trofi Piala Dunia 2022.
Kini, Argentina harus mempersiapkan masa depan tanpa megabintang yang selama bertahun-tahun identik dengan nomor 10 tersebut.
Titik Terang Masa Depan Scaloni
Di tengah persiapan memasuki era baru, masa depan Scaloni bersama Argentina juga mulai menemui titik terang.
Kontrak Scaloni akan berakhir pada 31 Desember mendatang. Namun, ia dilaporkan semakin dekat dengan kesepakatan untuk memperpanjang kontraknya hingga Piala Dunia 2030.
Scaloni sebelumnya sempat memberi sinyal akan meninggalkan kursi pelatih setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 19 Juli lalu.
Namun, ia kemudian bertemu Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, untuk membahas perpanjangan kontrak.
"Hal terpenting adalah keinginan itu masih ada. Saya harus mengambil langkah mundur, mengevaluasi kembali, dan melihat secara saksama aspek olahraga sekaligus finansial," kata Scaloni.
"Pada akhirnya, kami antusias dengan masa depan. Antusiasme bersama itulah yang membuka jalan menuju kesepakatan."
Scaloni menegaskan dirinya ingin melanjutkan proyek bersama Argentina karena melihat banyak talenta muda yang siap berkembang.
"Kami akan selalu berkompetisi. Saya yakin akan hal itu, dan itulah alasan saya memutuskan untuk bertahan," tegasnya.
Sumber: ESPN