Skenario yang Harus Dijalani Timnas Indonesia agar Jadi Juara Grup A Sekaligus Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 masih terbuka.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 30 September 2026, 17:30 WIB
Malaysia Vs Timnas Indonesia, Dean James, FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (28-9-2026). (Dok. Official FAM Facebook)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan melakoni partai hidup-mati menghadapi Bangladesh dalam laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (1/10/2026) malam WIB.

Kendati kemenangan menjadi harga mati bagi Skuad Garuda, tiga poin atas Bangladesh ternyata belum sepenuhnya menjamin tiket ke partai puncak. Pasalnya, kepastian nasib anak asuh John Herdman juga sangat bergantung pada hasil duel sengit antara Malaysia kontra Singapura yang digelar pada waktu bersamaan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Advertisement

Saat ini persaingan memperebutkan satu tiket menuju babak final masih berlangsung ketat di antara tiga negara. Lantas, bagaimana hitung-hitungan agar Timnas Indonesia bisa melenggang mulus ke partai pemungkas? 

Berikut 3 skenario utamanya.


1. Indonesia Menang, Malaysia Imbang

Laga Timnas Indonesia versus Singapura pada matchday pertama FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion GBK, Jakarta, Jumat (25-9-2026). (Dok. Official FAS Facebook)

Ini merupakan skenario paling aman dan sederhana bagi Timnas Indonesia. Jika Ole Romeny dan kawan-kawan berhasil mengamankan tiga poin penuh atas Bangladesh, sementara duel Malaysia vs Singapura berakhir tanpa pemenang (seri), maka Timnas Indonesia otomatis mengunci status sebagai juara Grup A tanpa perlu pusing memikirkan hitung-hitungan selisih gol.N

Namun, pada skenario ini Timnas Indonesia tidak cukup hanya berharap pada diri sendiri. Mereka juga masih harus berharap pada ketangguhan Timnas Singapura untuk menahan Timnas Malaysia. 


2. Indonesia Menang dengan Selisih Gol Lebih Banyak

Laga Timnas Indonesia versus Singapura pada matchday pertama FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion GBK, Jakarta, Jumat (25-9-2026). (Dok. Official FAS Facebook)

Skenario ini berlaku jika Malaysia juga sukses memetik kemenangan atas Singapura. Apabila kedua tim sama-sama mengantongi kemenangan, penentuan juara grup akan ditentukan lewat selisih gol akhir.

Oleh karena itu, Timnas Indonesia dituntut untuk menang dengan margin gol sebesar mungkin saat bersua Bangladesh. Sebagai gambaran, jika Malaysia menang 1-0 atas Singapura, Timnas Indonesia wajib menang minimal 3-0 demi mengungguli selisih gol Harimau Malaya.

 


3. Malaysia Kalah dari Singapura, Indonesia Menang

Aksi Ragnar Oratmangoen dalam duel Timnas Indonesia versus Singapura pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026). (Bola.com/Budy Santoso)

Skenario terakhir bergantung pada kejutan yang dihadirkan Singapura. Jika Harimau Malaya tersandung dan takluk di tangan Singapura, tugas Indonesia menjadi jauh lebih ringan. Berapa pun skor kemenangan yang diraih atas Bangladesh, Skuad Garuda dipastikan langsung melesat ke puncak klasemen dan berhak mengamankan tiket ke final.

Meski peluang terbuka lebar, Timnas Indonesia tetap wajib mewaspadai kekuatan Bangladesh. Sang lawan yang diperkuat pemain keturunan kompetisi Inggris, Hamza Choudhury, diprediksi bakal tampil tanpa beban dan siap memberikan perlawanan sengit di SUGBK.

Berita Terkait