Bola.com, Jakarta - Karl-Heinz Rummenigge mengungkap alasan Florian Wirtz memilih Liverpool ketimbang Bayern Munchen saat meninggalkan Bayer Leverkusen.
Menurut Rummenigge, yang saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Pengawas Bayern Munchen, Arne Slot memiliki peran penting dalam keputusan Wirtz.
Pelatih Liverpool saat itu menjanjikan posisi nomor 10 kepada Wirtz, peran yang juga dimainkan sang gelandang ketika masih membela Leverkusen.
Rummenigge mengatakan aspek finansial tidak menjadi pembeda besar antara Bayern dan Liverpool. Nilai yang ditawarkan kedua klub disebut relatif sama.
"Kami mendapat kesan dia memilih Liverpool karena pelatih saat itu, Arne Slot, menjanjikan posisi nomor 10, peran yang juga dia jalankan di Leverkusen. Itu menjadi faktor penting dalam keputusannya bergabung dengan Liverpool," ungkap Rummenigge, dikutip dari talkSPORT.
"Tidak ada perbedaan besar secara finansial. Dia sudah menentukan pilihannya dan kami menghormatinya," imbuh eks Wakil Presiden Bayern Munchen itu.
Potensi Gabung Bayern
Wirtz kemudian pindah ke Liverpool pada musim panas 2025. The Reds membayar hingga 116 juta paun untuk mendatangkan pemain berusia 23 tahun itu dari Leverkusen.
Transfer Wirtz menjadi rekor pembelian Liverpool saat itu. Kedatangan sang gelandang terjadi setelah Liverpool menjuarai Premier League dan berupaya memperkuat skuad.
Namun, kiprah Wirtz di Premier League sejauh ini belum sepenuhnya memenuhi harapan. Ia baru mencetak lima gol dan memberikan lima assist.
Situasi itu membuat Rummenigge mengaku terkejut ketika ditanya mengenai kemungkinan Wirtz gabung Bayern. Meski begitu, ia menegaskan keputusan mengenai transfer bukan berada di tangannya.
Rummenigge juga menyoroti komposisi Bayern di posisi yang sama. Ia menyebut Jamal Musiala, Serge Gnabry, dan Ismael Saibari sebagai opsi yang sudah tersedia.
"Jadi, tidak perlu mengeluarkan uang sebesar yang kemungkinan dibutuhkan untuk mendapatkan Wirtz hanya untuk mendatangkan pemain keempat di posisi itu. Karena itu, sebelum mengambil langkah apa pun, seorang pemain harus memikirkannya dengan sangat matang," ujar Rummenigge.
Bahagia di Liverpool?
Mengenai peluang Wirtz kembali ke Jerman pada masa mendatang, Rummenigge mengaku tidak mengetahui apakah hal itu masih mungkin terjadi.
Ia juga tidak bisa menilai apakah Wirtz saat ini bahagia di Liverpool.
"Apakah sesuatu masih mungkin terjadi suatu saat nanti? Saya tidak tahu. Pertanyaannya adalah apakah Wirtz bahagia di Liverpool. Saya tidak bisa menilainya," tutur Rummenigge.
"Saya sempat berhubungan dengan ayah dan ibunya selama beberapa waktu. Kemudian mereka memutuskan mengambil jalan yang berbeda dan kami menghormatinya," tambah Rummenigge.
Sumber: Talksport